Terdeteksi Kelompok JAD, Ini Tampang Pelaku Bom Bunuh Diri Polsek Astana Anyar

- Jurnalis

Rabu, 7 Desember 2022 - 16:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agus Muslim, Pelaku Bom Bunuh Diri Polsek Astanaanyar Terafiliasi Kelompok JAD
Pelaku bom bunuh diri Polsek Astanaanyar, Agus Muslim. (Ist/suara.com)

Agus Muslim, Pelaku Bom Bunuh Diri Polsek Astanaanyar Terafiliasi Kelompok JAD Pelaku bom bunuh diri Polsek Astanaanyar, Agus Muslim. (Ist/suara.com)

1TULAH.COM – Polisi berhasil mengungkap identitas terduga pelaku bom bunuh diri di Polsek Astanaanyar pada Rabu (7/12/2022) pagi.

Pelaku bom bunuh diri di halaman Polsek Astanaanyar teridentifikasi bernama Agus Sujatno alias Agus Muslim. Ia terdeteksi masih bagian dari kelompok Jamaah Ansharut Daulah (JAD).

“Pelaku terafiliasi dengan kelompok JAD Bandung atau JAD Jabar,” kata Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di sekitar Polsek Astanaanyar, Bandung, Rabu (7/12/2022).

Baca Juga :  Mengenal Motif Tato Dayak: Simbol Identitas dan Status Sosial Masyarakat Kalimantan

Pihak kepolisian berhasil menemukan identitas Agus Muslim usai melakukan pengecekan sidik jari dan face recognition. Dari hasil pendalaman, Listyo menerangkan kalau Agus Muslim merupakan mantan narapidana teroris Lapas Nusakambangan.

Ia menjalani hukuman setelah meledakkan bom panci di Cicendo, Bandung pada 2017 lalu.

“Sempat dihukum 4 tahun di bulan September atau Oktober lalu yang bersangkutan bebas,” tuturnya.

Baca Juga :  Tetap Sejuk dan Eksis! Goojodoq GFS025 Jadi Pendamping Wajib Saat Cuaca Panas Ekstrem

Menurut Listyo, bukan hal mudah untuk melakukan pendekatan terhadap Agus Muslim. Apalagi, pelaku kerap menghindari program deradikalisasi.

“Untuk proses deradikalisasi juga tentunya membutuhkan teknik dan taktik yang berbeda karena memang yang bersangkutan masih susah untuk diajak bicara masih cenderung menghindar walaupun masih melakukan aktivitas,” tukasnya. (sumber: suara.com)

Berita Terkait

Polisi Usut Kasus Balita Meninggal di Kediri yang Ditemukan dengan Luka Lebam
Kemenag Siapkan Skema Kontingensi untuk Petugas Haji di Tengah Konflik Timteng
Bupati Mura Dukung PPID, Heriyus: Percepat Ekspor Komoditas Unggulan
Negara Rugi Rp800 Triliun, Satgas PKH Sita Lahan Tambang PT Maslapita di Barito Timur
Strategi Menhut Raja Juli Antoni Perkuat Pasar Karbon Nasional: Transparan dan Terintegrasi Global
Ditemukan di Kedalaman Hutan, Kondisi Helikopter PK-CFX Hancur Lebat, 8 Orang Meninggal.
Dituduh Gagal Operasi Plastik, Pihak Rossa Bongkar Manipulasi Foto ‘Cat Eyes’ di Balik Fitnah.
Jejak Karier Hery Susanto: Dari Aktivis KAHMI hingga Jadi Ketua Ombudsman yang Ditangkap Kejagung

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 18:52 WIB

Polisi Usut Kasus Balita Meninggal di Kediri yang Ditemukan dengan Luka Lebam

Sabtu, 18 April 2026 - 18:17 WIB

Kemenag Siapkan Skema Kontingensi untuk Petugas Haji di Tengah Konflik Timteng

Sabtu, 18 April 2026 - 15:15 WIB

Bupati Mura Dukung PPID, Heriyus: Percepat Ekspor Komoditas Unggulan

Sabtu, 18 April 2026 - 14:09 WIB

Negara Rugi Rp800 Triliun, Satgas PKH Sita Lahan Tambang PT Maslapita di Barito Timur

Sabtu, 18 April 2026 - 05:56 WIB

Strategi Menhut Raja Juli Antoni Perkuat Pasar Karbon Nasional: Transparan dan Terintegrasi Global

Sabtu, 18 April 2026 - 03:50 WIB

Dituduh Gagal Operasi Plastik, Pihak Rossa Bongkar Manipulasi Foto ‘Cat Eyes’ di Balik Fitnah.

Jumat, 17 April 2026 - 10:36 WIB

Jejak Karier Hery Susanto: Dari Aktivis KAHMI hingga Jadi Ketua Ombudsman yang Ditangkap Kejagung

Jumat, 17 April 2026 - 10:26 WIB

Pinkan Mambo Tetap Ngamen di Jalan Meski Dibantu Ivan Gunawan, Netizen: Bunda Maia Benar!

Berita Terbaru