Anggota Polda Kalteng Tewas Dikeroyok di Kawasan ‘Texas’ Ponton, 6 dari 10 Pelaku Sudah Diringkus

- Jurnalis

Minggu, 4 Desember 2022 - 07:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Pol Kismanto Eko Saputro (tengah) didampingi Dirreskrimum Polda Kalteng Kombes Pol Faisal F Napitupulu (kiri) dan Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Budi Santosa (kanan).
Foto: Tangkapan Layar Konferensi Pers Polda Kalteng

Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Pol Kismanto Eko Saputro (tengah) didampingi Dirreskrimum Polda Kalteng Kombes Pol Faisal F Napitupulu (kiri) dan Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Budi Santosa (kanan). Foto: Tangkapan Layar Konferensi Pers Polda Kalteng

1tulah.com, PALANGKA RAYA-Aksi pengeroyokan anggota polisi yang bertugas di Polda oleh sejumlah pemuda di kawasan Ponton, Palangka Raya benar-benar menghantam wibawa institusi Polri setempat.

Dalam insiden ini Aipda Andre Wibisono tewas di lokasi kejadian di kawasan yang dikenal sebagai Texasnya Palangka Raya ini. Di bagian tubuhnya ditemukan beberapa bekas luka bacokan, dan luka tembak yang berasal dari senjata jenis airsoft gun.

Saat ini, 6 (enam) dari dugaan 10 pelaku pembunuhan polisi telah berhasil diringkus, empat lainnya buron. Hal ini setelah, jajaran kepolisian bergerak cepat untuk dapat mengungkap tindak pidana pembunuhan tersebut.

Usai peristiwa pembunuhan anggota Polda Kalteng bernama Andre Wibisono itu, tim gabungan dari Polresta Palangka Raya, Polsek Pahandut dan Ditreskrimum Polda Kalteng segera melakukan penyelidikan.

Andre Wibisono merupakan personel yang sehari-hari berdinas di Satker Biddokes Polda Kalteng. Anggota berpangkat Aipda ini ditemukan tewas terbunuh di kawasan Kompleks Ponton, Jumat (2/12/2022) sore.

Baca Juga :  Heboh di Netflix! Film "Sore: Istri dari Masa Depan" Puncaki Daftar Tayangan Terpopuler Indonesia

Personel langsung bekerja cepat untuk dapat mengungkap kasus tersebut. Hasilnya satu persatu dari para pelaku tindak pidana pembunuhan ini berhasil diamankan tim gabungan. Sementara itu ada beberapa pelaku lainnya yang kini buron.

Ada sebanyak enam pelaku yang berhasil diringkus, yakni IL, TK, JP, AD, IB dan AM. Para pelaku masing-masing diamankan di tempat kediamannya berada di kawasan Kompleks Ponton di Jalan Rindang Banua, Kelurahan Pahandut, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, Sabtu (3/12/2022).

Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Pol Kismanto Eko Saputro mengatakan, kasus pembunuhan terhadap anggota Polda Kalteng ini telah berhasil diungkap tim gabungan.

“Korbannya adalah anggota Polda Kalteng yang ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di Kampung Ponton,” katanya ketika menggelar konferensi pers dengan didampingi Kapolresta Palangka Raya.

Baca Juga :  Barcelona Juara Piala Super Spanyol 2026: Raphinha Jadi Bintang, Hansi Flick Pertegas Dominasi atas Real Madrid

Ditambahkannya, setelah mendapatkan informasi itu, pihaknya segera melakukan penyelidikan. Tim khusus dibentuk untuk melaksanakan pemeriksaan terhadap saksi-saksi yang berada di sekitar lokasi korban ditemukan.

“Dari pukul 03.00 WIB kami bekerja keras hingga pagi untuk dapat mengamankan para pelaku ini,” urainya didampingi Dirreskrimum Polda Kalteng Kombes Pol Faisal F Napitupulu dan Kapolresta Palangka Raya Kombes Pol Budi Santosa.

Dijelaskannya, dari penindakan itu didapatkan sebanyak delapan pelaku yang diduga kuat telah melakukan penganiayaan terhadap anggota kepolisian hingga menyebabkan kematian tersebut.

“Ada sebanyak enam pelaku terlibat secara langsung, baik itu mengeroyok, memukul dan sebagainya. Kemudian duanya lagi ini kedapatan memiliki narkoba jenis sabu-sabu dan akan kita kembangkan terkait peredarannya di Kampung Ponton ini,” ujarnya. (Adi)

 

 

Berita Terkait

Ditemukan Serpihan di Puncak Bulusaraung, Benarkah Milik Pesawat ATR 42-500 yang Hilang?
KPK Duga Mantan Sekjen Kemenaker Terima Dana Miliaran dari Pemerasan RPTKA
KPK Duga Sejumlah Dana Haji Mengalir ke Pengurus PBNU
Heboh Video Gibran Dikasih Kopi Biar Gak Ngantuk, Sindir Balik Materi Stand Up Pandji?
Sentimen Positif China Dongkrak Harga Batu Bara Global, Bursa Newcastle dan Rotterdam Hijau
Viral Pagi, Lupa Sore: Jebakan Algoritma yang Mengubah Cara Kita Berpikir
Apa Itu VPN? Mengenal Cara Kerja, Manfaat, dan Panduan Aman Menggunakannya
Klaim Indonesia Negara Paling Bahagia vs Data Kemiskinan Bank Dunia 2025: Sebuah Kontradiksi Nyata?

Berita Terkait

Sabtu, 17 Januari 2026 - 20:25 WIB

Ditemukan Serpihan di Puncak Bulusaraung, Benarkah Milik Pesawat ATR 42-500 yang Hilang?

Sabtu, 17 Januari 2026 - 19:03 WIB

KPK Duga Mantan Sekjen Kemenaker Terima Dana Miliaran dari Pemerasan RPTKA

Sabtu, 17 Januari 2026 - 19:01 WIB

KPK Duga Sejumlah Dana Haji Mengalir ke Pengurus PBNU

Sabtu, 17 Januari 2026 - 13:39 WIB

Heboh Video Gibran Dikasih Kopi Biar Gak Ngantuk, Sindir Balik Materi Stand Up Pandji?

Sabtu, 17 Januari 2026 - 08:37 WIB

Viral Pagi, Lupa Sore: Jebakan Algoritma yang Mengubah Cara Kita Berpikir

Jumat, 16 Januari 2026 - 17:48 WIB

Apa Itu VPN? Mengenal Cara Kerja, Manfaat, dan Panduan Aman Menggunakannya

Jumat, 16 Januari 2026 - 17:06 WIB

Klaim Indonesia Negara Paling Bahagia vs Data Kemiskinan Bank Dunia 2025: Sebuah Kontradiksi Nyata?

Jumat, 16 Januari 2026 - 11:11 WIB

Waspada! YLBHI Ungkap Dampak Buruk RUU Propaganda Asing Bagi Jurnalis & LSM

Berita Terbaru

Ilustrasi Gedung KPK.

Berita

KPK Duga Sejumlah Dana Haji Mengalir ke Pengurus PBNU

Sabtu, 17 Jan 2026 - 19:01 WIB