Menu

Mode Gelap

Berita · 26 Sep 2022 08:36 WIB

Tukang Ojek dan Nelayan Bakal Terima Bansos, Pencairan Oktober-Desember, Lengkapi Syarat-syaratnya Ini


 Ilustrasi dana BLT. (Mufid Majnun/Unsplash/suara.com) Perbesar

Ilustrasi dana BLT. (Mufid Majnun/Unsplash/suara.com)

1TULAH.COM-Para tukang ojek dan nelayan dikategorikan oleh pemerintah sebagai pekerjaan yang juga mendapatkan bantuan sosial (Bansos), selain pelaku UMKM.

Kabar gembira ini sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 134/2022 tentang Belanja Wajib Dalam Rangka Penanganan Dampak Inflasi Tahun Anggaran 2022.

Bukan hanya masyarakat dengan pekerjaan umum dengan BPJS Ketenagakerjaan yang akan mendapat bantuan dana sosial dari pemerintah. Kini pekerja di sektor lain yakni nelayan dan ojek online (ojol), juga akan mendapat bantuan serupa.

Lebih detail, bantuan yang dimaksud akan berupa bantuan UMKM untuk ojol dan nelayan, yang cair mulai bukan Oktober mendatang, hingga bulan Desember 2022.

Dituliskan juga dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No. 134/2022 tentang Belanja Wajib Dalam Rangka Penanganan Dampak Inflasi Tahun Anggaran 2022, diatur bahwa yang akan mendapat suntikan dana ini tak hanya para pelaku UMKM. Selain UMKM, ojek hingga Nelayan akan mendapat bansos tersebut.

Masih dalam peraturan yang sama, beleid tersebut juga mengatur total dana yang dianggarkan yakni sebesar 2 persen dari dana transfer umum atau sebesar Rp2,17 triliun. Nantinya, para penerima manfaat akan mendapatkan suntikan dana bantuan sosial sebesar Rp 1,2 juta.

Syarat dan cara agar mendapat BLT UMKM 2022

Tidak serta merta otomatis mendapatkan dana BLT, tentu dibutuhkan data untuk memastikan dana tersebut tersalur ke pihak yang tepat. Adapun syarat masyarakat yang bisa mendapatkan dana BLT UMKM tersebut adalah sebagai berikut:

– Warga Negara Indonesia (WNI),

РMemiliki  eKTP,

– Pelaku usaha mikro yang dibuktikan melalui surat usulan calon penerima Badan Produktif Usaha Mikro atau BPUM dari pengusul BPUM beserta,

– Bukan merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang meliputi anggota Polri atau TNI, Pegawai BUMN atau pegawai BUMD,

– Tidak sedang menerima kredit atau pembiayaan dari perbankan dan KUR, dan

– Para pelaku UMKM yang memiliki KTP dan domisili usaha yang berbeda, dapat melampirkan Surat Keterangan Usaha (SKU).

Sedangkan cara mendaftar untuk mendapat dana BLT adalah sebagai berikut:

– KTP yang meliputi, Nomor Induk Kependudukan (NIK),

– Kartu Keluarga (KK) yang meliputi Nomor Kartu Keluarga,

– Melengkapi identitas diri,

– Alamat tempat tinggal sesuai dengan KTP,

– Melampirkan identitas bidang usaha, dan

– Melampirkan nomor telepon. (Sumber: suara.com)

 

Artikel ini telah dibaca 75 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Terungkap, Aksi Bejat Oknum Paspampres Diduga Perkosa Prajurit Wanita Pada Saat Bertugas di KTT G20 Bali

3 Desember 2022 - 10:50 WIB

Hasil Pantauan BMKG : Aktivitas Gempa Susulan di Cianjur Semakin Lemah dan Jarang

3 Desember 2022 - 10:22 WIB

Ilustrasi Gempa Bumi. sumber foto : suara.com

Ketua Caretaker DAD Barito Utara Audensi dengan Asisten dua Mewakili Bupati dan Kapolres Barut

3 Desember 2022 - 08:46 WIB

Ketua Caretaker DAD Barito Utara bersama pengurus lain, saat audensi dengan Asisten II, Rahmat MUratni dan dengan Kapolres Barut AKBP Gede Pasek Muliadnyana, Jumat (04/12/2022). Foto. Dellia Anisya Fitri/1tulah.com

Kabar Baik! Kompetisi Liga 1 Digulir 5 Desember

3 Desember 2022 - 08:39 WIB

Ilustrasi pertandingan Liga 1 2022/2023. [ANTARA FOTO/Bayu Pratama S]

Berperan Dalam Kesehatan Ibu dan Anak, Pemkab Barut Dukung Rencana Aksi Pokja Posyandu

3 Desember 2022 - 08:38 WIB

Rp 1,794 Triliun, Pemkab Barut Terima Transferan Dana Provinsi Tahun Anggaran 2023

3 Desember 2022 - 08:30 WIB

Trending di Berita