Tuntut Kadisdik Kalteng Turun, Sementara Guru yang Berdemo Bolos Mengajar

- Jurnalis

Selasa, 6 September 2022 - 13:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ratusan Guru dari 14 kabupaten/kota se-Kalteng menggelar aksi menuntut pengembalian TPP dan menuntut Kadisdik Kalteng turun.Foto.adi/1tulah.com

Ratusan Guru dari 14 kabupaten/kota se-Kalteng menggelar aksi menuntut pengembalian TPP dan menuntut Kadisdik Kalteng turun.Foto.adi/1tulah.com

1tulah.com, PALANGKA RAYA-Aksi  demonstrasi para guru di DPRD Kalteng, sudah kali kedua dalam tahun ini.

Sebelumnya, para guru juga menggelar aksi menuntut Tunjangan Kesejahteraan (TPP) yang dilakukan pemotongan sejak Januari 2022 lalu.

Ratusan guru yang berasal dari 14 kabupaten/kota ini  menggelar demonstrasi di depan Kantor DPRD Kalteng. Demi memperjuangkan hak-haknya, ratusan guru ini diduga rela meninggalkan jadwal mengajar alias bolos mengajar. Terlebih, mereka yang berasal dari luar Kota Palangka Raya.

Dalam aksi tersebut guru masuk ke halaman Kantor DPRD dengan penjagaan ketat pihak kepolisian dan keamanan lainnya. Dalam tuntutan orasinya para guru meminta DPRD mencari solusi untuk pengembalian TPP.

“Kita sudah melakukan berbagai langkah sebelum melakukan aksi ini, namun sampai hari ini belum ada tanggapan dari DPRD bahkan dari dinas pendidikan tidak ada jawaban pasti terkait pengembalian TPP,” tukas Normila salah seorang peserta aksi.

Baca Juga :  KPK Duga Mantan Sekjen Kemenaker Terima Dana Miliaran dari Pemerasan RPTKA

Mereka meminta DPRD provinsi Mendapatkan solusi atas masalah hilangnya TPP, karena mereka merasa seperti sampah yang tidak diberi kesejahteraan oleh pemerintah provinsi.

“Kita minta turunkan Kadis Pendidikan Provinsi Kalteng, yang selama ini tidak memperjuangkan para guru yang ada di Kalteng. Karena apa bila TPP itu di potong kami masih merasa di hargai namun ini dihilangkan, itu yang membuat kami marah,” ujarnya.

Di tempat sama, Ronald Valentino mengatakan, pihaknya ingin menuntut agar hak-hak mereka, yakni kembalikan tambahan penghasilan pegawai (TPP) guru sertifikasi seperti tahun-tahun sebelumnya.

Baca Juga :  Apa Itu Onengan Mengadu? Layanan Baru Inspektorat Barsel yang Diresmikan Wabup Kristianto Yudha

“Selain itu kami juga menolak dengan keras pemangkasan nominal tambahan penghasilan pegawai, yang menjadi Rp.500.000 perbulan,” katanya.

Meraka juga menuntut supaya proses pembayaran tambahan penghasilan pegawai terhitung sejak bulan Januari dan rapelan tidak melewati akhir tahun 2022.

“Kami hanya ingin menuntut hak kami. Tolong secepatnya memberikan hak kami. Kami akan melakukan kegiatan serupa jika tuntutan kami hari ini tidak segera ditindaklanjuti,” ujarnya.

Aksi damai yang dilakukan ini supaya dapat solusi dari pemerintah setempat terhadap nasib mereka yang ada di daerah.

“Kami minta pemerintah memberikan solusi permasalahan ini, sebab inilah harapan kami, jika tidak bagaimana kami makan,” ujarnya. (Ingkit)

 

 

Berita Terkait

Prabowo Usulkan Keponakannya Jadi Deputi Gubernur BI Gantikan Juda Agung
Polisi Sulsel Siapkan Tim DVI Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500
Fadli Zon Serahkan SK Pengelola Cagar Budaya Keraton Solo, Ini Fakta-Fakta Kericuhannya
Senegal Juara Piala Afrika 2025! Bungkam Maroko Lewat Drama Penalti Gagal dan Gol Pape Gueye
Tim SAR Gabungan Diturunkan ke Gunung Bulusaraung Usai Temuan Serpihan ATR
Bandingkan dengan Negara Raksasa, Airlangga Hartarto Sebut Ekonomi RI Tetap Solid
Mengenal Food Genomics: Rahasia Diet Presisi Berdasarkan DNA Anda
Lelah Menjelaskan? Ini 7 Cara Melepaskan Emosi Negatif Tanpa Harus Bercerita
Tag :

Berita Terkait

Senin, 19 Januari 2026 - 17:10 WIB

Prabowo Usulkan Keponakannya Jadi Deputi Gubernur BI Gantikan Juda Agung

Senin, 19 Januari 2026 - 12:10 WIB

Polisi Sulsel Siapkan Tim DVI Identifikasi Korban Pesawat ATR 42-500

Senin, 19 Januari 2026 - 08:10 WIB

Fadli Zon Serahkan SK Pengelola Cagar Budaya Keraton Solo, Ini Fakta-Fakta Kericuhannya

Minggu, 18 Januari 2026 - 19:56 WIB

Tim SAR Gabungan Diturunkan ke Gunung Bulusaraung Usai Temuan Serpihan ATR

Minggu, 18 Januari 2026 - 17:40 WIB

Bandingkan dengan Negara Raksasa, Airlangga Hartarto Sebut Ekonomi RI Tetap Solid

Minggu, 18 Januari 2026 - 15:41 WIB

Mengenal Food Genomics: Rahasia Diet Presisi Berdasarkan DNA Anda

Minggu, 18 Januari 2026 - 14:03 WIB

Lelah Menjelaskan? Ini 7 Cara Melepaskan Emosi Negatif Tanpa Harus Bercerita

Minggu, 18 Januari 2026 - 13:53 WIB

Noe Letto dan Frank Hutapea Dilantik Jadi Tenaga Ahli DPN 2026: Intip Rekam Jejak dan Peran Strategisnya

Berita Terbaru