Jasad Bayi Malang Ditemukan di Sungai, Warga Mengira Boneka

- Jurnalis

Sabtu, 6 Agustus 2022 - 19:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi mayat anak (suara.com)

Ilustrasi mayat anak (suara.com)

1tulah.com – Warga Kampung Pagendingan, Desa Jatihurip, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, digemparkan dengan temuan bayi tak bernyawa di Sungai Cidadap, Sabtu (6/8/2022).

Bayi tak berdosa tersebut pertama kali ditemukan warga bernama Endang (58) saat akan memancing. Setelah didekati ternyata bayi dengan posisi tertelungkup dan tersangkut di tumpukan sampah.

“Saat saya akan mancing melihat seperti boneka, setelah lebih dekat ternyata bayi, kemudian ke pinggirkan karena khawatir hanyut, setelah itu memberitahu warga dan melapor ke Polsek Cisayong,” katanya mengutip dari suara.com.

Baca Juga :  Penyandang Disabilitas Masuk Desil Mampu? KPDJ dan Bansos Penyandang Disabilitas Berpotensi Hangus

Terpisah Kapolsek Cisayong, AKP H Ajat Sudrajat membenarkan bahwa pihaknya menerima laporan adanya penemuan mayat bayi berjenis kelamin laki-laki.

“Benar tadi ada warga yang melaporkan ke Polsek, kemudian kami dan beberapa personil mendatangi TKP,” ujarnya.
Petugas yang mendapat laporan turun ke lokasi. Selanjutnya, untuk penyelidikan mayat bayi tersebut dievakuasi ke rumah sakit.

Baca Juga :  Menteri P2MI Mukhtarudin Dorong Pemda dan Perguruan Tinggi Kalteng Siapkan SDM Unggul Siap Kerja di Luar Negeri

“Mayat bayi dievakuasi ke RSUD Dr Sukardjo untuk penyelidikan lebih lanjut,” jelasnya.

Saat ditemukan mayat bayi masih dalam keadaan utuh namun sudah membengkak.

“Kita masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus pembuangan bayi ini,” tandasnya.

(Sumber : suara com)

Berita Terkait

Presiden Prabowo Instruksikan Pembentukan Tim Khusus Wujudkan Kuliah Gratis di PTN
Bencana Karhutla dan Kabut Asap di Kalteng: DPRD Desak Faskes Siaga Full dan Maksimalkan Pelayanan ISPA
Menteri P2MI Mukhtarudin Dorong Pemda dan Perguruan Tinggi Kalteng Siapkan SDM Unggul Siap Kerja di Luar Negeri
BMKG Prediksi Hujan Mulai Turun September–Oktober 2026, Karhutla Sumatera-Kalimantan Berpotensi Mereda
Buntut Karhutla dan Kabut Asap, Tim Hukum Nafas Kalbar Layangkan Gugatan Class Action ke Presiden Prabowo
Terjerat Kasus Korupsi Pemkab Bekasi, Ini Profil dan Aset Ipda Yayat Sudrajat yang Disita KPK
Penyandang Disabilitas Masuk Desil Mampu? KPDJ dan Bansos Penyandang Disabilitas Berpotensi Hangus
Tiga Pejuang Karhutla Kalteng Meninggal Dunia, DPRD Minta Jaminan Keselamatan Kerja Diperketat

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 05:54 WIB

Presiden Prabowo Instruksikan Pembentukan Tim Khusus Wujudkan Kuliah Gratis di PTN

Kamis, 24 September 2026 - 05:46 WIB

Bencana Karhutla dan Kabut Asap di Kalteng: DPRD Desak Faskes Siaga Full dan Maksimalkan Pelayanan ISPA

Rabu, 23 September 2026 - 10:25 WIB

Menteri P2MI Mukhtarudin Dorong Pemda dan Perguruan Tinggi Kalteng Siapkan SDM Unggul Siap Kerja di Luar Negeri

Rabu, 23 September 2026 - 06:05 WIB

BMKG Prediksi Hujan Mulai Turun September–Oktober 2026, Karhutla Sumatera-Kalimantan Berpotensi Mereda

Rabu, 23 September 2026 - 05:53 WIB

Buntut Karhutla dan Kabut Asap, Tim Hukum Nafas Kalbar Layangkan Gugatan Class Action ke Presiden Prabowo

Selasa, 22 September 2026 - 18:27 WIB

Terjerat Kasus Korupsi Pemkab Bekasi, Ini Profil dan Aset Ipda Yayat Sudrajat yang Disita KPK

Selasa, 22 September 2026 - 18:01 WIB

Penyandang Disabilitas Masuk Desil Mampu? KPDJ dan Bansos Penyandang Disabilitas Berpotensi Hangus

Selasa, 22 September 2026 - 06:10 WIB

Tiga Pejuang Karhutla Kalteng Meninggal Dunia, DPRD Minta Jaminan Keselamatan Kerja Diperketat

Berita Terbaru