Geger Napi di Tapanuli Meninggal Dunia, Begini Kronologinya

- Jurnalis

Jumat, 5 Agustus 2022 - 18:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi jenazah (suara.com)

Ilustrasi jenazah (suara.com)

1TULAH.COM – Seorang Napi Ramah Tahanan (Rutan) Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara (Sumut) meninggal dunia.

Meninggalnya Napi itu sempat membuat geger para penghuni Rutan.

Sebelum meninggal dunia, korban bernama Indra (25) disebut sempat kejang-kejang.

Kepala Rutan Sipirok Jepri mengatakan, napi tersebut sudah dua hari tidak nafsu makan. Pihaknya telah memberikan obat, namun sampai pagi belum ada perubahan.

Baca Juga :  Reses di Pahandut, Anggota DPRD Kalteng Faridawaty Darland Atjeh Terima Aspirasi Pendampingan Hukum & Beasiswa

“Karena di tempat kami tidak ada para medis, saya komunikasi dengan pihak Puskesmas. Karena mereka juga ada jadwal lain, pihak Puskesmas tidak bisa ke Rutan,” katanya melansir Suara.com–jaringan 1tulah.com, Jumat (5/8/2022).

Warga binaan tersebut dibawa ke Puskesmas Sipirok pada Kamist hingga menghabiskan 2 botol infus. Lantaran keadaannya mulai membaik, siang harinya napi itu dikembalikan ke Rutan Sipirok.

Baca Juga :  KPK Ungkap Realisasi Rp2,7 Miliar Bupati Tulungagung, Target Rp5 Miliar

“Kondisi napi itu kembali memburuk. Kurang lebih 2 jam setelah di Rutan, tiba-tiba korban kejang-kejang dan langsung kami bawa ke rumah sakit. Tak lama korban meninggal dunia,” ungkapnya.

Pihaknya telah menyerahkan jenazah kepada keluarga di Desa Sipangko, Kecamatan Angkola Muaratais, untuk dimakamkan.

(Sumber : Suara.com)

Berita Terkait

Bupati Mura Dukung PPID, Heriyus: Percepat Ekspor Komoditas Unggulan
Negara Rugi Rp800 Triliun, Satgas PKH Sita Lahan Tambang PT Maslapita di Barito Timur
Strategi Menhut Raja Juli Antoni Perkuat Pasar Karbon Nasional: Transparan dan Terintegrasi Global
Ditemukan di Kedalaman Hutan, Kondisi Helikopter PK-CFX Hancur Lebat, 8 Orang Meninggal.
Dituduh Gagal Operasi Plastik, Pihak Rossa Bongkar Manipulasi Foto ‘Cat Eyes’ di Balik Fitnah.
Jejak Karier Hery Susanto: Dari Aktivis KAHMI hingga Jadi Ketua Ombudsman yang Ditangkap Kejagung
Pinkan Mambo Tetap Ngamen di Jalan Meski Dibantu Ivan Gunawan, Netizen: Bunda Maia Benar!
Dolar AS Perkasa karena Data Pekerjaan Solid, Rupiah Tertekan ke Rp17.180
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 15:15 WIB

Bupati Mura Dukung PPID, Heriyus: Percepat Ekspor Komoditas Unggulan

Sabtu, 18 April 2026 - 14:09 WIB

Negara Rugi Rp800 Triliun, Satgas PKH Sita Lahan Tambang PT Maslapita di Barito Timur

Sabtu, 18 April 2026 - 05:56 WIB

Strategi Menhut Raja Juli Antoni Perkuat Pasar Karbon Nasional: Transparan dan Terintegrasi Global

Sabtu, 18 April 2026 - 03:58 WIB

Ditemukan di Kedalaman Hutan, Kondisi Helikopter PK-CFX Hancur Lebat, 8 Orang Meninggal.

Jumat, 17 April 2026 - 10:36 WIB

Jejak Karier Hery Susanto: Dari Aktivis KAHMI hingga Jadi Ketua Ombudsman yang Ditangkap Kejagung

Jumat, 17 April 2026 - 10:26 WIB

Pinkan Mambo Tetap Ngamen di Jalan Meski Dibantu Ivan Gunawan, Netizen: Bunda Maia Benar!

Jumat, 17 April 2026 - 10:12 WIB

Dolar AS Perkasa karena Data Pekerjaan Solid, Rupiah Tertekan ke Rp17.180

Kamis, 16 April 2026 - 19:42 WIB

Pemkab Bartim Mediasi Sengketa Lahan Warga Desa Unsum dengan PT Bartim Coalindo dan PT MUTU

Berita Terbaru