Gelar Berbagai Perlombaan, Tradisi Unik Warga Jalan Kartini Buntok Memeriahkan Hari Raya Idul Adha 1443H

- Jurnalis

Senin, 11 Juli 2022 - 05:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Jalan Kartini, RT. 29 di Kota Buntok, saat mengadakan lomba panjat pinang. Foto. Alifansyah/1tulah.com

Warga Jalan Kartini, RT. 29 di Kota Buntok, saat mengadakan lomba panjat pinang. Foto. Alifansyah/1tulah.com

1tulah.com,BUNTOK-Warga di Jalan Kartini RT 29 Kelurahan Hilir Sper, Kecamatan Dusun Selatan, Kota Buntuk, Barsel ini, mempunyai tradisi unik dalam memeriahkan hari besar keagamaan.

Seperti halnya, dalam rangka memeriahkan Hari Raya Idul Adha 1443 H. Warga setempat  mengadakan berbagai lomba salah satunya panjat pinang bagi anak-anak dan remaja untuk menghibur masyarakat sekitar, Minggu (10/7/2022).

“Lomba panjat pinang ini sudah menjadi tradisi turun menurun warga kami, dalam memeriahkan hari sakral umat Islam yakni Idul Fitri dan Idul Adha,” ujar Abah Via Ketua RT. 29 kepada 1tulah.com saat berada di lokasi lomba.

Baca Juga :  Benarkah "Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi"? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia

Ia melanjutkan, selain panjat pinang untuk remaja ada juga lomba bagi anak-anak seperti balap karung, lomba joget kekinian dan masih banyak lagi lomba lainnya. Biasanya perlombaan dilaksanakan pada hari kedua lebaran, baik Idul Fitri maupun Idul Adha.

“Untuk Tahun ini kami meyelenggarakan lombanya di Hari pertama lebaran,” ucapnya

Sedangkan untuk pembiayaan, lanjut ia, bersumber dari swadaya masyarakat setempat dan kegiatan ini didukung penuh oleh pihak RT Dan warga setempat.

Baca Juga :  Rencana Pembayaran Gaji PNS Lewat Koperasi: Peluang, Risiko, dan Tantangan Realisasinya

Ia mengatakan, kegiatan yang dilakukan ini bukan untuk mengharapkan hadiah semata. Namun lebih menitikkan niatkan pada kebersamaan dan silaturrahmi antar warga setempat.

“Untuk hadiah panjat pinang ada uang, celana pendek, sabun, sampo dan berbagai hadiah lainnya,” ungkap pria yang akrab disapa Abah Via ini.

Ditambahkannya, tradisi ini selain untuk hiburan warga setempat juga bertujuan untuk menjalin tali silahturahmi sesama warga sekitar serta menghindari hal-hal yang negatif. (Alifansyah)

 

Berita Terkait

Pembangunan Kabupaten Kapuas Terus Melesat, Ketua Komisi I DPRD Kalteng Berikan Apresiasi
Respons Kabut Asap Lintas Batas: Presiden Prabowo Bahas Tawaran Bantuan Malaysia untuk Penanganan Karhutla
Ancaman Wacana Revisi UU Hak Cipta: Media Lokal Tolak Sentralisasi LMK dan Risiko Link Tax
Prabowo dan Presiden Mesir Sepakati Penguatan Pendidikan: Beasiswa, Riset, hingga Exchange Dosen
Survei CELIOS: 75% Masyarakat Merasa Stres dengan Kebijakan Pemerintah di 2 Tahun Kepemimpinan Prabowo
Benarkah “Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi”? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia
Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?
Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:15 WIB

Pembangunan Kabupaten Kapuas Terus Melesat, Ketua Komisi I DPRD Kalteng Berikan Apresiasi

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Respons Kabut Asap Lintas Batas: Presiden Prabowo Bahas Tawaran Bantuan Malaysia untuk Penanganan Karhutla

Senin, 12 Oktober 2026 - 10:06 WIB

Ancaman Wacana Revisi UU Hak Cipta: Media Lokal Tolak Sentralisasi LMK dan Risiko Link Tax

Senin, 12 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Survei CELIOS: 75% Masyarakat Merasa Stres dengan Kebijakan Pemerintah di 2 Tahun Kepemimpinan Prabowo

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:54 WIB

Benarkah “Belum Makan Kalau Belum Makan Nasi”? Menguak Sejarah Dominasi Beras di Indonesia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 16:03 WIB

Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Bebas dari Ilusi Timeline Hidup: Mengapa Ambil Jeda Bukan Berarti Tertinggal

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:30 WIB

Pemkab Mura Harapkan KNPI Jadi Mitra Strategis Pembangunan Daerah

Berita Terbaru

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata dan Kebudayaan (Disporaparbud) Kabupaten Seruyan, Megawati, saat menghadiri penutupan DSEF 2026 di Dermaga Desa Sembuluh II, Kecamatan Danau Sembuluh, Sabtu (10/10/2026).

Seruyan

Pemkab Apresiasi DSEF 2026, Harus Diagendakan Setiap Tahun

Senin, 12 Okt 2026 - 20:13 WIB