Ayah Kandung Mengaku Mabuk Cabuli Anaknya, 3 Lelaki Paruh Baya Mengaku Sudah Izin sang Ayah

Foto ilustrasi ayah gauli anak kandungnya sendiri.Foto.NET

1tulah.com, MUARA TEWEH– Empat pria paruh baya benar-benar bejat. Mereka tega mencabuli Bunga-nama samaran- seorang anak di bawah umur di Kecamatan Teweh Tengah Kabupaten Barito Utara.

Sang ayah kandung NW, mengaku tengah dipengaruhi miras hingga alias mabuk tega menyetubuhi anak kandung sendiri. Sementara tiga lelaki paruh baya lainnya, TR alias Ufik, S alias pakde dan IS alias Pari mengaku sudah mendapat izin hingga bisa memuaskan nafsu birahi jahatnya ke anak di bawah umur.

“Kalau ayah kandungnya mengaku tak sadar karena pengaruh minuman keras. Pengakuan korban ia pasrah karena takut kepada bapaknya yang galak. Sementara ketiga lelaki lain TR, S dan IS mengaku sudah mendapat izin dari ayahnya sampai bisa mengauli korban,” kata Kasat Reskrim AKP Wahyu Satiyo Budiarjo kepada 1tulah.com, Senin (6/6/2022) malam.

Baca juga : Diduga Mabuk saat Kemudikan Truck, Pengendara Motor Disenggol Hingga Terpental dan Motornya Ringsek

Kasus ini terungkap berawal dari sang anak (korban,red) bercerita ke temannya hal yang dialami. Awalnya, ia takut menceritakan ke ibu nya takut tidak percaya, bahwa ayah kandungnya tega memperkosa nya. Lalu ia lebih memilih mengadukan hal dialaminya ke temannya.

Seperti diberitakan sebelumnya,  laporan korban ke polisi bahwa pertama kalinya aksi pencabulan terjadi sekira bulan Januari  2019 di rumah korban di Kecamatan  Teweh.

Baca juga : Jual Sabu Rika Dibekuk Polisi di Warung Papadaan Desa Kandui, Polisi Amankan 3 Gram Sabu

Saat itu  pada Rabu sekira  pukul 10.30 WIB saat pulang sekolah Bunga diikuti pelaku atas nama TR alias Upik. Sesampai dirumah kemudian pelaku mencabuli  dan memperkosa  Bunga  di  dalam kamar.

Pada hari yang sama  sekira pukul 15.30 WIB, datang  pelaku lain atas nama  S alias Pakde. Pria paruh baya ini melakukan pencabulan kepada Bunga di kamar mandi, sambil melakukan hal tidak senonoh.

Lalu keesokan harinya pada Kamis datang  sekira pukul 18.30 WIB, datang IS alias Pari pelaku lainya mencabuli  korban dengan memperkosanya di dalam kamar.

Tak berhenti sampai di situ, aksi bejat ini ternyata juga dilakukan pula oleh NW, yang tidak lain adalah orangtua kandung korban.

Sekira pukul 22.30 WIB, NW pulang ke rumah  dalam keadaan mabuk. Saat melihat anaknya dalam keadaan tidur didalam kamar kemudian pelaku menyetubuhi korban sebanyak 1 (satu) kali.

Atas peristiwa tersebut korban didampingi Ibu kandung korban melaporkan ulah ke empat pria bejat ini kepada Polres Barut.

Aksi bejat para pelaku terjadi pada tahun 2019 lalu. Namun aparat berwajib baru mengamankan para pelaku pada tahun 2022 ini.(*)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.