Setelah Hujan dan Banjir, Warga Kotim Diminta Waspadai Penyakit Demam Berdarah

- Jurnalis

Rabu, 18 Mei 2022 - 07:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi III DPRD Kotim, H.Bardiansyah.(

Anggota Komisi III DPRD Kotim, H.Bardiansyah.(

1tulah.com, SAMPIT-Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, H. Bardiansyah mengingatkan masyarakat agar mewaspadai munculnya penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dan bencana banjir pada musim hujan kali ini.

“Tanpa mengabaikan pandemi covid-19 yang belum berakhir, saya rasa masyarakat juga perlu mewaspadai munculnya penyakit DBD saat musim hujan karena penularan penyakit ini dapat menyebabkan kematian. Berikutnya yang perlu diwaspadai peningkatan curah hujan yang dapat menyebabkan bencana banjir,” ujar Bardiansyah kepada 1tulah.com di Sampit, Rabu (18/5/2022).

Baca Juga :  Persaingan Pengaruh di Selat Malaka: Singapura Berdebat dengan Malaysia, Prabowo Ingatkan Kedaulatan RI

Menurut politisi dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Ini, saat musim hujan perkembangbiakan nyamuk penyebab DBD biasanya meningkat akibat banyaknya genangan air.

“Karena itu pola hidup bersih dan sehat dalam masyarakat sangat penting. Lingkungan sekitar rumah yang menyebabkan genangan air seperti saluran yang tersumbat dan sampah harus dibersihkan,”jelasnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat di wilayah rawan banjir, agar melakukan upaya antisipasi jika sewaktu-waktu terjadi banjir demi mencegah kerugian materi maupun korban jiwa.

Baca Juga :  Murung Raya Siapkan Duta Wisata ke Tingkat Provinsi

“Kalau wilayah yang langganan banjir warga dan pemerintah desa setempat harus lebih waspada serta memahami tanda-tanda datangnya banjir sehingga dapat mempersiapkan evakuasi,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Bardiansyah juga meminta agar OPD terkait seperti dinas kesehatan, dinas sosial dan BPBD mempersiapkan penanganan bencana jika sewaktu-waktu dibutuhkan.

“Koordinasi lintas OPD harus berjalan dengan baik sehingga ketika terjadi bencana masyarakat dapat terlayani dengan maksimal tanpa menunggu masyarakat protes di media sosial dulu,” kata Bardiansyah.(Fit).

 

Berita Terkait

Respons Aksi “Reformasi Militer”, DPRD Kalteng Gelar Koordinasi Intensif Bersama TNI dan Polri
Skandal Chat Mesum FH UI: 16 Mahasiswa Terseret, Alarm Keras bagi Dunia Pendidikan
Harga Emas Hari Ini 16 April 2026: Antam Tembus Rekor Rp3 Juta per Gram!
Resmi! Korlantas Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan, Cukup KTP Pemilik Baru
Tok! Presiden Prabowo Teken PP Gaji Ke-13 2026: Cair Juni, Ini Rincian Nominal PNS, PPPK, & Pejabat
Dongkrak PAD, Pemkab Murung Rayaa Siapkan Perseroda
Tetap Sejuk dan Eksis! Goojodoq GFS025 Jadi Pendamping Wajib Saat Cuaca Panas Ekstrem
Gugat Legitimasi Paus Leo XIV, Donald Trump Picu Kemarahan Internasional dan Kecaman Iran

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 13:10 WIB

Respons Aksi “Reformasi Militer”, DPRD Kalteng Gelar Koordinasi Intensif Bersama TNI dan Polri

Kamis, 16 April 2026 - 09:08 WIB

Harga Emas Hari Ini 16 April 2026: Antam Tembus Rekor Rp3 Juta per Gram!

Rabu, 15 April 2026 - 22:11 WIB

Resmi! Korlantas Polri Longgarkan Syarat Pajak Kendaraan, Cukup KTP Pemilik Baru

Rabu, 15 April 2026 - 21:57 WIB

Tok! Presiden Prabowo Teken PP Gaji Ke-13 2026: Cair Juni, Ini Rincian Nominal PNS, PPPK, & Pejabat

Rabu, 15 April 2026 - 15:59 WIB

Dongkrak PAD, Pemkab Murung Rayaa Siapkan Perseroda

Rabu, 15 April 2026 - 08:41 WIB

Tetap Sejuk dan Eksis! Goojodoq GFS025 Jadi Pendamping Wajib Saat Cuaca Panas Ekstrem

Rabu, 15 April 2026 - 08:33 WIB

Gugat Legitimasi Paus Leo XIV, Donald Trump Picu Kemarahan Internasional dan Kecaman Iran

Selasa, 14 April 2026 - 10:30 WIB

Waspada! Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, DPRD Kalteng Ingatkan Potensi Karhutla di Kotim

Berita Terbaru