Jelang Bulan Ramadhan, Dewan Kotim Minta Pengawasan Harga Sembako Diperketat

- Jurnalis

Jumat, 11 Maret 2022 - 13:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Hj. Darmawati.
Foto: Fitri /1tulah.com

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur, Hj. Darmawati. Foto: Fitri /1tulah.com

1tulah.com, SAMPIT– Anggota Komisi II DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), H Darmawati meminta pemerintah daerah dan dinas terkait untuk memperketat pengawasan peredaran barang kebutuhan pokok di pasaran. Hal tersebut penting dilakukan untuk menekan potensi kenaikan harga menjelang bulan Ramadhan.

“Kita harus pastikan harga barang tidak akan dijual di atas ketentuan harga eceran tertinggi (HET) saat permintaan diperkirakan naik, karena selalu terjadi seperti itu sehingga pengawasan harus rutin,” kata Darmawati kepada 1tulah.com di Sampit, Jumat (11/3/2022).

Darmawati menyarankan pemantauan secara berkala di pasar agar bisa dilakukan supaya mengetahui sejauh mana fluktuasi harga dan stok pangan apakah masih tersedia. Saat ada kenaikan harga pemerintah daerah bisa mengetahui penyebabnya apa.

Baca Juga :  Banjir Kritik! Jet Pribadi Presiden FIFA Terbangkan 516 Ton Emisi Karbon di Piala Dunia 2026

“Pengawasan pasar yang kami maksud bukan hanya turun ke pasar dan cek harga. Tapi ini salah satu bagian dari pengendalian dan memastikan bagaimana kondisi pasar, apakah harga masih normal dan tidak membuat masyarakat menjadi korban oleh oknum pemain atau spekulan,” ungkap Darmawati.

Ia juga mewanti-wanti jangan sampai ada penyebab kenaikan sejumlah harga kebutuhan pokok akibat ulah oknum pemain dipasaran yang tidak terpantau oleh pemerintah daerah. Pemerintah harus menangani pencegahan dan penanggulangan.

Baca Juga :  Bupati Murung Raya Tekankan Sinergi Polri, TNI, dan Pemda

“Kami menekankan agar pemerintah daerah menjaga pasokan dan pergerakan harga bahan pokok di tengah masyarakat,” pungkasnya.

Yakni dengan pemantauan harga dan pasokan di pasar secara intensif agar dapat dilakukan antisipasi dengan cepat ketika terjadi gejolak harga. Serta mengawal kelancaran pemasukan bahan pokok dari pelabuhan dan identifikasi jumlah stok bahan pokok dan ketahanannya.(Fit).

Berita Terkait

Heboh Kartu Merah Balogun di Piala Dunia, Nama Lionel Messi Ikut Terseret Kontroversi
Lumpuh Akibat Cuaca Ekstrem, Gelombang Panas AS Tekan Jaringan Listrik dan Transportas
Gresini Racing Rombak Skuad, Joan Mir dan Dani Holgado Jadi Andalan Baru untuk MotoGP 2027
PORCAM 2026 Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda Murung Raya
Harapan Politisi Golkar Kalteng di Hari Bhayangkara ke-80: Polri Makin Dicintai Rakyat!
Sisi Gelap Piala Dunia 2026: Mesin Uang FIFA dan Pemicu Ledakan Judi Online
Dukung Program MBG, Polri Targetkan Bangun 1.500 SPPG
Polda Metro Jaya Catat 2.216 Kasus Kejahatan 3C Hingga Juni 2026

Berita Terkait

Jumat, 3 Juli 2026 - 06:50 WIB

Heboh Kartu Merah Balogun di Piala Dunia, Nama Lionel Messi Ikut Terseret Kontroversi

Jumat, 3 Juli 2026 - 06:44 WIB

Lumpuh Akibat Cuaca Ekstrem, Gelombang Panas AS Tekan Jaringan Listrik dan Transportas

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:21 WIB

Gresini Racing Rombak Skuad, Joan Mir dan Dani Holgado Jadi Andalan Baru untuk MotoGP 2027

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:48 WIB

PORCAM 2026 Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda Murung Raya

Kamis, 2 Juli 2026 - 07:23 WIB

Harapan Politisi Golkar Kalteng di Hari Bhayangkara ke-80: Polri Makin Dicintai Rakyat!

Kamis, 2 Juli 2026 - 07:12 WIB

Sisi Gelap Piala Dunia 2026: Mesin Uang FIFA dan Pemicu Ledakan Judi Online

Rabu, 1 Juli 2026 - 21:28 WIB

Dukung Program MBG, Polri Targetkan Bangun 1.500 SPPG

Rabu, 1 Juli 2026 - 21:26 WIB

Polda Metro Jaya Catat 2.216 Kasus Kejahatan 3C Hingga Juni 2026

Berita Terbaru