Warga Protes Rencana Kompleks Pelajar di Tamiang Layang Dijadikan Lapangan Tembak

- Jurnalis

Sabtu, 12 Februari 2022 - 15:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Saat rapat dengar pendapat di ruang rapat paripurna DPRD kabupaten Barito Timur. Foto: 1tulah.com/Zakirin

Saat rapat dengar pendapat di ruang rapat paripurna DPRD kabupaten Barito Timur. Foto: 1tulah.com/Zakirin

1tulah.com, TAMIANG LAYANG-Adanya rencana Pemkab Bartim menjadikan Kompleks Pelajar di Jalan Nansarunai Tamiang Layang sebagai Lapangan Tembak menuai protes dari warga setempat.

Sebannya, kawasan yang saat ini berstatus lahan terbuka hijau ini dahulunya merupakan hibah warga setempat. Sehingga, untuk memediasi perbedaan kepentingan antara pemerintah dan warga, DPRD Bartim melakukan dengar pendapat umum (RDPU).

“Dalam RDPU semua pihak sudah menyampaikan pendapat dan argumenya masing-masing, namun belum membuahkan hasil,” ujar Ketua DPRD Bartim, Nur Sulistio usai rapat kepada 1tulah.com, Jumat (12/2/2022).

Baca Juga :  DPRD Kalteng Dukung Langkah Hati-hati Pemkab Kotim Selesaikan Konflik Lahan

Aset pemda yang dipermasalahkan warga dalam RDPU itu adalah lahan terbuka hijau pada Jalan Nansarunai kompleks pelajar. Berdasarkan versi warga bahwa lahan ini dahulunya adalah tanah hibah dari masyarakat setempat.

“Masyarakat tidak sepakat kalau tanah tersebut dibangun lapangan tembak seperti yang dikatakan oleh pemda, karena didalam surat hibah itu dikhusukan buat komplek pelajar,” terangnya

Dengan demikian, masyarakat ingin mencabut atas surat hibah tersebut, dibuktikan dengan Surat Kepemilikan Tanah (SKT), namun pemda tetap mempertahankan aset atau lahan itu karena sudah dihibahkan.

Baca Juga :  Aviator – Het Snelle Crash Spel dat Je Alert Houdt

Nur sulistio menegaskan, DPRD tidak bisa berbuat apa-apa dalam permasalahan ini. “Tetapi melalui pengadilan dan melibatkan Badan Pertanahan Nasional (BPN) lah baru dapat memutuskanya,” kata dia

Selain itu, lanjut dia, pihaknya hanya bisa berharap dan meminta kepada kedua belah pihak sebelum kepengadilan duduk mari satu meja, berdiskusi, berdiolog dengan orang-orang yang terlibat disitu dan para sesepuh serta orang yang mengerti cerita atau sejarah (history) dari tanah tersebut, sehingga menghasilkan kesepakatan. (zek).

 

Berita Terkait

Aviator – Het Snelle Crash Spel dat Je Alert Houdt
Magius Casino – Quick‑Fire Gaming voor de Snel‑Paced Speler
InstaSpin Casino: Quick‑Fire Slots & Rapid Wins voor de Moderne Speler
Imigrasi Amankan 16 WNA di Sukabumi Terkait Dugaan Love Scamming, Segera Dideportasi!
Roby Casino: Quick‑Hit Slots and High‑Intensity Play for the Modern Gamer
Perkuat Peran Fraksi di Parlemen, Silaturahmi DPRD Kalteng dan PKB
Leon bet Casino – Your Gateway to Quick‑Fire Gaming Thrills
Bet On Red: Rask gevinst og høy‑intensitetsspill på farten

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:05 WIB

Aviator – Het Snelle Crash Spel dat Je Alert Houdt

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:56 WIB

Magius Casino – Quick‑Fire Gaming voor de Snel‑Paced Speler

Jumat, 1 Mei 2026 - 04:33 WIB

InstaSpin Casino: Quick‑Fire Slots & Rapid Wins voor de Moderne Speler

Jumat, 1 Mei 2026 - 03:15 WIB

Imigrasi Amankan 16 WNA di Sukabumi Terkait Dugaan Love Scamming, Segera Dideportasi!

Jumat, 1 Mei 2026 - 01:13 WIB

Roby Casino: Quick‑Hit Slots and High‑Intensity Play for the Modern Gamer

Kamis, 30 April 2026 - 21:46 WIB

Perkuat Peran Fraksi di Parlemen, Silaturahmi DPRD Kalteng dan PKB

Kamis, 30 April 2026 - 21:21 WIB

Leon bet Casino – Your Gateway to Quick‑Fire Gaming Thrills

Kamis, 30 April 2026 - 21:16 WIB

Bet On Red: Rask gevinst og høy‑intensitetsspill på farten

Berita Terbaru

Berita

Aviator – Het Snelle Crash Spel dat Je Alert Houdt

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:05 WIB