Ruas Jalan Desa Rusak Parah, Dewan: PT Makin Group Diminta Bantu Perbaikan.

- Jurnalis

Selasa, 11 Januari 2022 - 15:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto - Anggota Komisi IV DPRD Kotim, Bima Santoso, saat menyampaikan pandangan fraksi pada rapat paripurna DPRD Kotim. Fotografer: Ifit/1tulah.com.

Foto - Anggota Komisi IV DPRD Kotim, Bima Santoso, saat menyampaikan pandangan fraksi pada rapat paripurna DPRD Kotim. Fotografer: Ifit/1tulah.com.

1tulah.com, SAMPIT- Kondisi jalan menuju Desa Penda Durian Kecamatan Mentaya Hulu rusak parah, terlebih saat musim penghujan seperti ini. Sejauh ini upaya perbaikan hanya dilakukan warga secara swadaya.

Anggota Komisi IV DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Bima Santoso meminta perusahaan besar swasta agar membantu akses jalan menuju Desa Penda Durian, Kecamatan Mentaya Hulu, terutama PT Makin Group yang perkebunannya berdekatan dengan desa tersebut.

Bima Santoso mengatakan, hal tersebut sudah menjadi tanggung jawab perusahaan yang telah berinvestasi di wilayah setempat. Perusahaan harus memperhatikan dan membantu kebutuhan masyarakat desa di wilayah perkebunan, di antaranya akses jalan.

“Kehadiran sebuah investasi di Kotim seharusnya dapat memberikan kontribusi yang jelas baik kepada daerah, terlebih lagi terhadap warga desa sekitar,” kata Bima kepada 1tulah.com di Sampit, Selasa (11/2/2022).

Baca Juga :  Penanganan Karhutla Butuh Sinergi Lintas Sektor: WALHI Tegaskan Perusahaan Konsesi Tak Boleh Lepas Tangan

Secara umum, ujarnya, keberadaan sebuah investasi perkebunan kelapa sawit di wilayah Kotim sering hanya membawa konflik.

Lebih lanjut Bima menambahkan, akses jalan Desa Penda Durian tersebut berada di wilayah perkebunan PT Makin Group. “Dan itu sudah menjadi kewajiban perusahaan untuk dapat memperhatikan kebutuhan masyarakat desa setempat,”tukasnya.

Hal itu, katanya, juga sesuai dengan harapan sebelumnya yaitu dapat memberikan manfaat terutama kesejahteraan terhadap warga sekitar.

“Sangat miris sebuah desa dikelilingi investasi tapi justru menjadi sebuah desa yang tertinggal, jangan sampai seperti itu,” tegasnya.

Baca Juga :  Tingkatkan Ketepatan Data, Kemendagri Evaluasi Layanan Pengusulan Satyalancana Karya Satya PNS

“Jika perusahaan peduli, saya yakin masyarakat juga akan ikut melindungi investasi mereka,” ujar Bima Santoso.

Sementara itu, Iwan salah seorang warga Desa Penda Durian mengakui, kerusakan jalan desa itu sangat menganggu akses warga. Sebab, banyak di antara warga setempat yang setiap harinya harus melintasi ruas tersebut untuk keperluan sehari-hari.

“Untuk berharap ke pemerintah desa atau kecamatan tentu terkendala birokrasi, bisa membutuhkan waktu lama, padahal ruas tersebut mendesak diperbaiki agar arus barang dan jasa bisa normal,”kata Iwan yang sehari-harinya berjualan di pasar kecamatan ini.

Berita Terkait

MUI dan Publik Desak Hukuman Mati Kasus Korupsi Bencana BNPB, Begini Respon Resmi KPK
Innalillahi, Ulama Kharismatik KH Syukron Ma’mun “Singa Podium” Meninggal Dunia
Penanganan Karhutla Butuh Sinergi Lintas Sektor: WALHI Tegaskan Perusahaan Konsesi Tak Boleh Lepas Tangan
HUT ke-75 Presiden Prabowo Subianto: Ucapan Berkelas Istri Gubernur Kaltim & Kalteng Disorot, Unggahan Setkab Banjir Sindiran
KPK Jerat Kepala BPK Jateng dan Bupati Klaten dalam Skandal Pengondisian Laporan Keuangan
Mengapa Langit Palangka Raya Berubah Kuning Kecokelatan? Ini Bahaya Asap Karhutla & Dampaknya bagi Paru-Paru
Tajeri Usulkan Pengelolaan Pasar Barito Utara yang Mandiri dan Berorientasi pada Peningkatan PAD
Dinsos Barsel Alokasikan Bansos Sembako dan Kursi Roda pada APBD Perubahan 2026

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:02 WIB

MUI dan Publik Desak Hukuman Mati Kasus Korupsi Bencana BNPB, Begini Respon Resmi KPK

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Innalillahi, Ulama Kharismatik KH Syukron Ma’mun “Singa Podium” Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:55 WIB

Penanganan Karhutla Butuh Sinergi Lintas Sektor: WALHI Tegaskan Perusahaan Konsesi Tak Boleh Lepas Tangan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:46 WIB

HUT ke-75 Presiden Prabowo Subianto: Ucapan Berkelas Istri Gubernur Kaltim & Kalteng Disorot, Unggahan Setkab Banjir Sindiran

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:16 WIB

KPK Jerat Kepala BPK Jateng dan Bupati Klaten dalam Skandal Pengondisian Laporan Keuangan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:03 WIB

Tajeri Usulkan Pengelolaan Pasar Barito Utara yang Mandiri dan Berorientasi pada Peningkatan PAD

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Dinsos Barsel Alokasikan Bansos Sembako dan Kursi Roda pada APBD Perubahan 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Dua Emiten Haji Isam Jaminkan Saham Rp73 T ke Bank Mandiri, Ini Penjelasan Manajemen

Berita Terbaru