Terseret Arus Deras di DAM Trinsing, Pelajar SMP Dilaporkan Tewas

  • Bagikan

1tulah.com, MUARA TEWEH– Naas menimpa seorang pelajar Sekolah menengah Pertama (SMP) saat berwisata di DAM Trinsing, Kecamatan Teweh Selatan, Minggu (14/11/2021).  Ia tewas tenggelam diduga terseret arus deras air bendungan sekira pukul 12.15 WIB.

Korban diketahui belakangan bernama Noval (12) warga Jalan Merpati, Kelurahan Melayu Kecamatan teweh Tengah. Meski sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat, nyawanya tak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia sebelum tiba di RSUD Muara Teweh.

 Advertisement Here

“Memang ada anak umur 12 tahun dibawa ke rumah sakit, tetapi sudah dalam keadaan meninggal dunia. Nama pasien inisialnya N. tadi dibawa sekira pukul 13.02 WIB,” kata salah perawat di RSUD Muara Teweh kepada 1tulah.com.

Sementara itu Susilo, Sekretaris Desa (Sekdes) Trinsing dikonfiramsi 1tulah.com membenarkan ada seorang anak yang sedang mandi di tempat wisata DAM Trinsing tenggelam.

Penuturan para saksi mata, kata Susilo, saat itu korban hendak mandi dan sempat memasukkan tangan ke air.

“Saat hendak berdiri lalu tangan korban ditarik dari dalam air dan ia tercebur ke sungai,” beber Susilo.

Korban sempat diselamatkan pengunjung lain yang tengah mandi, dan dia (korban) langsung dibawa ke rumah sakit menggunakan mobil Avanza.

“Kami tidak tau siapa yang membawa apakah dari pihak keluarga atau bukan, padahal kami sudah hendak membawa korban menggunakan ambulan desa. Terkait insiden itu tempat wisata langsung ditutup.

Wisata Trinsing merupakan salah satu tempat kunjungan warga di hari libur. Ditempat wisata yang dikelola dinas Pariwisata pemuda dan Olahraga itu ada tempat mandi bagi pengunjung. Sayangnya tak ada pemberitahuan dan SOP pemberitahuan dan peringatan di lokasi itu.

Pengunjung memasuki area wisata DAM Trinsing dipungut biaya masuk. (Tim Redaksi)

 

 

  • Bagikan

Respon (4)

  1. Dari pihak pariwisata sudah menuliskan peringatan dilarang berenang yang bisa dilihat oleh pengunjung, mohon berita ini ditelaah lagi dan diperbaiki agar tidak menimbulkan misinformasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *