Nestapa, Guru Honorer ini Tinggal Seatap dengan Kandang Kambing

- Jurnalis

Sabtu, 23 Oktober 2021 - 13:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Guru di SD Negeri Pandean 4, Ngawi ini tinggal di rumah gedek atau anyaman bambu. [Beritajatim.com]

Guru di SD Negeri Pandean 4, Ngawi ini tinggal di rumah gedek atau anyaman bambu. [Beritajatim.com]

1tulah.com-Kondisi Sri Hartuti, guru honorer di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur ini sungguh memprihatinkan. Belasan tahun mengabdi untuk dunia pendidikan, kehidupannya masih jauh dari kata layak.

Guru di SD Negeri Pandean 4, Kecamatan Karanganyar ini tinggal di rumah gedek atau anyaman bambu. Lantai pun tanpa keramik dan menyatu dengan kandang ternak.

Kendati demikian, ibu tiga anak ini tak pernah mengeluh. Honor sebagai guru Rp 300 ribu per bulan diterimanya dengan penuh rasa syukur. Nominal itu tentu jauh dari kata cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ditambah sang suami, Anggi Nugroho tak memiliki pekerjaan tetap.

Suaminya bekerja serabutan, kadang mengais sebagai kuli panen padi, kuli bangunan, hingga kuli tebang tebu.

“Honor saya dan hasil kerja suami belum cukup untuk memenuhi kebutuhan. Masih ada yang kurang. Tapi ya kami hidup apa adanya seperti ini, yang ada disyukuri,” kata Sri,  menyadur dari Beritajatim.com jaringan Suara.com, Sabtu (23/10/2021).

Baca Juga :  SAKIP 2025, Pemkab Murung Raya Kembali Catat Prestasi Positif

Mulanya, Sri tidak mendapat gaji sebagai tenaga pendidik. Kemudian, Ia mulai mendapatkan honor, meski hanya Rp 50 ribu. Kemudian naik menjadi Rp 100 ribu. Kekinian honornya mencapai Rp 300 ribu.

Rumah gedek yang dihuninya itu ternyata menumpang di lahan milik Perhutani.

“Akhirnya kami bangun empat tahun silam. Adanya seperti ini. Kami tinggali bersama. Meski bersama kambing ya tidak masalah. Itu juga rezeki kami. Kami syukuri,” ujarnya.

Jauh dalam hatinya, dia ingin memiliki tempat tinggal yang layak. Sekaligus, dia bisa segera diangkat jadi aparatur sipil negara (ASN). Bahkan, sesuai dengan kualifikasi minimal, dia bisa mendaftar calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

Baca Juga :  Bupati Mura Pantau Ketersediaan dan Harga Bahan Pokok Menjelang Ramadan

Tak sedikit dukungan yang mengalir untuk Sri. Rekan-rekan guru di sekolah tempat dia mengajar kerap memperhatikannya. Bahkan, sering memberikan bantuan. Hati mereka teriris saat pertama kali datang ke rumah Sri.

“Pernah datang ke rumah bersama rekan-rekan lain saat Bu Sri melahirkan. Semua menangis, tidak bisa membayangkan kalau hujan angin bagaimana dengan kondisi rumahnya. Kami sarankan agar sekeluarga tidur di atas, agar tidak digigit binatang. Memang benar satu atap dengan kambing. Air pun sulit di sana,” terang Supatmi, rekan sejawat Sri di SD Negeri Pandean 4.

Berita Terkait

Anomali Kurs Rupiah: Inflow Masif tapi Loyo, Ini Penjelasan Menkeu Purbaya
Danantara Umumkan 24 Raksasa Global Peserta Tender Energi Hijau di 4 Kota
Perkuat Ekonomi Lokal, Pemkab Barito Selatan Sosialisasikan Inovasi Daerah Tahun 2026
Gugus Tugas Mura Diminta Aktif, Ini Targetnya
Polisi Kepulauan Babel Gerebek Gudang Peleburan Timah Ilegal
Update Kasus Ijazah Palsu: Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan oleh Penyidik Polda Metro
Bantu Masyarakat Berpenghasilan Rendah, Pemkab Barsel Kucurkan Dana Bedah Rumah Rp20 Juta
Bupati Mura Pantau Ketersediaan dan Harga Bahan Pokok Menjelang Ramadan

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 07:56 WIB

Anomali Kurs Rupiah: Inflow Masif tapi Loyo, Ini Penjelasan Menkeu Purbaya

Jumat, 13 Februari 2026 - 07:48 WIB

Danantara Umumkan 24 Raksasa Global Peserta Tender Energi Hijau di 4 Kota

Jumat, 13 Februari 2026 - 07:36 WIB

Perkuat Ekonomi Lokal, Pemkab Barito Selatan Sosialisasikan Inovasi Daerah Tahun 2026

Kamis, 12 Februari 2026 - 22:18 WIB

Gugus Tugas Mura Diminta Aktif, Ini Targetnya

Kamis, 12 Februari 2026 - 15:12 WIB

Polisi Kepulauan Babel Gerebek Gudang Peleburan Timah Ilegal

Kamis, 12 Februari 2026 - 06:06 WIB

Update Kasus Ijazah Palsu: Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan oleh Penyidik Polda Metro

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:05 WIB

Bantu Masyarakat Berpenghasilan Rendah, Pemkab Barsel Kucurkan Dana Bedah Rumah Rp20 Juta

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:55 WIB

Bupati Mura Pantau Ketersediaan dan Harga Bahan Pokok Menjelang Ramadan

Berita Terbaru

Pj Sekda Mura Sarwo Mintarjo mengikuti Bmtek Penguatan Instrumen Evaluasi Mandiri Kabupaten/Kota Layak Anak yang diselenggarakan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) Republik Indonesia melalui zoom meeting.

Berita

Gugus Tugas Mura Diminta Aktif, Ini Targetnya

Kamis, 12 Feb 2026 - 22:18 WIB