Gawat! Stok Oksigen di RSUD Muara Teweh Menipis. 213 Tabung Masih Antri Pengisian di Banjarmasin

- Jurnalis

Minggu, 25 Juli 2021 - 22:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Ilustrasi Oksigen menipis

Foto. Ilustrasi Oksigen menipis

1tulah.com, MUARA TEWEH– Stok oksigen medis di RSUD Muara Teweh menipis. Kondisi tersebut berimbas penanganan pasien Covid-19 terancam tidak maksimal. Seperti diketahui, beberapa pekan terakhir, tren kasus Covid-19 di Barito Utara mengalami peningkatan. Bahkan kini ada sebanyak 50 pasien di rawat intensif.

Informasi diperoleh 1tulah.com di lapangan, sejak sabtu (24/7/) kemarin, stok oksigen di RSUD Muara Teweh tersisa 63 tabung. Lalu cukupkah untuk digunakan bagi pasien Covid-19 dan pasine lain?

Direktur RSUD Muara Teweh, drg Dwi Agus Setidjowati di konfirmasi 1tulah.com, Minggu (25/7) tak memberikan komentar terkait stok oksigen medis di rumah sakit.

Baca Juga :  Satu Kolam Isinya Jenazah Semua, dr Gia Pratama Ceritakan Ngerinya Praktikum Anatomi di FK

Namun Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Barito Utara Siswandoyo membenarkan jika stok oksigen di rumah sakit menipis.

“Oksigen di RSUD memang belum ada tambahan pasokan dari hari Kamis yang lalu. 213 tabung yang kita antrikan di Banjar masih belum terisi.  Kami sudah menghubungi beberapa distributor melalui pihak ketiga masih belum ada kepastian karena hari libur,” ujar Siswandoyo kepada 1tulah.com, Minggu (25/7/2021) malam.

Dia memstikan terkait ketersediaan sto oksigen baru bisa diketahui, Senin besok.

Baca Juga :  Sikap Pinkan Mambo Saat Dihujat Netizen Karena Ngamen di Jalan: "Yang Penting Gak Minta Sama Kalian"

Ketika didesak 1tulah.com terkait sisa stok yang ada di rumah sakit saat ini, Siswandoyo yang juga menjabat Kepala Dinas Kesehatan Barito Utara ini mengatakan, sekarang masih ada perkiraan 50 oksigen.

“Kami berharap besok dapat pasokan dan keadan ini semoga bisa segera teratasi,” tutupnya melalui pesan tertulis WhatApps.

Menipisnya stok oksigen dipicu adanya kebutuhannya yang meningkat belakangan ini. Penyebabnya, adalah kenaikan jumlah pasien terkonfirmasi positif covid-19.(*)

Reporter : Deni Hariadi

 

Berita Terkait

Polisi Kepulauan Babel Gerebek Gudang Peleburan Timah Ilegal
Update Kasus Ijazah Palsu: Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan oleh Penyidik Polda Metro
Bantu Masyarakat Berpenghasilan Rendah, Pemkab Barsel Kucurkan Dana Bedah Rumah Rp20 Juta
Bupati Mura Pantau Ketersediaan dan Harga Bahan Pokok Menjelang Ramadan
Pemkab Mura Dorong Guru Tetap Solid dan Aktif 
SAKIP 2025, Pemkab Murung Raya Kembali Catat Prestasi Positif
Ketua TP-PKK Mura Dorong Lansia Tetap Produktif dan Bahagia
Miris! Guru Madrasah Ngadu ke DPR Soal Gaji Rp300 Ribu per Bulan

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 15:12 WIB

Polisi Kepulauan Babel Gerebek Gudang Peleburan Timah Ilegal

Kamis, 12 Februari 2026 - 06:06 WIB

Update Kasus Ijazah Palsu: Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan oleh Penyidik Polda Metro

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:55 WIB

Bupati Mura Pantau Ketersediaan dan Harga Bahan Pokok Menjelang Ramadan

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:44 WIB

Pemkab Mura Dorong Guru Tetap Solid dan Aktif 

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:26 WIB

SAKIP 2025, Pemkab Murung Raya Kembali Catat Prestasi Positif

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:57 WIB

Ketua TP-PKK Mura Dorong Lansia Tetap Produktif dan Bahagia

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:40 WIB

Miris! Guru Madrasah Ngadu ke DPR Soal Gaji Rp300 Ribu per Bulan

Rabu, 11 Februari 2026 - 17:21 WIB

Diikuti 171 Posyandu dan 17 UPT Puskesmas Se-Barut, PT SMM Gelar SMM–PAMA Healthy Award 2026

Berita Terbaru

Ilustrasi Niat Puasa. (Unsplash)

Nasional

Kemenag Aceh Perkirakan 19 Februari jadi Awal Ramadhan 1447 H

Kamis, 12 Feb 2026 - 15:21 WIB