Menu

Mode Gelap

Berita · 20 Jul 2021 06:35 WIB

Presiden Turki Tayyip Erdogan Ultimatum Taliban


 Tayyip Erdogan (foto: AFP/Adem Altan) Perbesar

Tayyip Erdogan (foto: AFP/Adem Altan)

1tulah.com, JAKARTA – Presiden Turki, Tayyip Erdogan memberi ultimatum kepada kelompok bersenjata Taliban agar tidak lagi apa yang dia sebut sebagai “menduduki”Afghanistan, Senin (19/7/2021).

Seperti dikutip Suara.com, jaringan 1tulah.com, Selasa (20/7/2021), ultimatum itu disampaikan Erdogan berkait rencana Turki untuk menjaga dan mengoperasikan bandar udara di Kabul, Ibu Kota Afghanistan setelah militer Amerika Serikat dan NATO ditarik mundur dari negara itu tahun ini.

Rencana Turki itu ditentang keras oleh Taliban, yang menilai bahwa keberadaan militer Turki di Kabul adalah sama saja dengan pendudukan atas Afghanistan.

“Taliban harus mengentikan pendudukan atas tanah saudara-saudara mereka dan menunjukkan kepada dunia bahwa perdamaian berlaku di Afghanistan,” kata Erdogan sebelum melaksanakan kunjungannya ke Siprus bagian utara.

Erdogan juga mengatakan bahwa sebagai muslim, perilaku Taliban terhadap sesama muslim di Afghanistan, tidak mencerminkan cara-cara yang Islami.

Bandar Udara Kabul

Turki sendiri berkali-kali menekankan bahwa bandar udara Kabul harus tetap beroperasi untuk menjamin misi-misi diplomatik di Afghanistan.

Ankara dan Washington sekarang ini sedang dalam pembicaraan berkait sokongan finansial, politik, dan logistik untuk pasukan Turki yang akan bertugas di Bandar Udara Kabul.

Taliban di sisi lain menentang keras rencana Turki ini.

“Jika pejabat Turki tidak mempertimbangkan kembali keputusan mereka dan terus menduduki negara kami,  Emirat Islam akan berhadapan dengan mereka,” kata Taliban dalam pernyataan resminya.

Erdogan menanggapi santai ancaman Taliban itu. Ia mengatakan Turki dan Taliban akan menggelar pertemuan untuk membahasnya.

“Insyaallah, kami akan melihat seperti apa pembicaraan dengan Taliban nanti dan ke arah pembicaraan itu akan bermuara,” kata Erdogan.

Dia menambahkan, “Dalam pernyataan Taliban, tidak ada frase ‘Kami tak menginginkan Turki’.”

Sumber: Reuters/Hurriyet Daily/DW

 

 

Artikel ini telah dibaca 2 kali

badge-check

Penulis

Baca Lainnya

Viral Suara Pengamen Bawakan Lagu Bon Jovi, Warganet : Keren Suaranya

26 September 2022 - 09:40 WIB

Viral pengamen mirip vokalis Bon Jovi (tangkapan youtube)

Tukang Ojek dan Nelayan Bakal Terima Bansos, Pencairan Oktober-Desember, Lengkapi Syarat-syaratnya Ini

26 September 2022 - 08:36 WIB

Sadis, Polwan BNN Diduga Aniaya dan Sekap Perempuan

26 September 2022 - 08:33 WIB

Ilustrasi - polwan BNN diduga aniaya dan sekap perempuan (suara.com)

Kejurda Grasstrack 2022 Barsel, Jaring Pebalap Lokal di Ajang Porprov 2023

26 September 2022 - 08:25 WIB

Berteman dengan 4 Zodiak Ini, Dijamin deh Selalu Riang Gembira

26 September 2022 - 07:50 WIB

Heboh, Suara Ledakan Keras di Asrama Polisi, Ini Penjelasan Kapolda Jateng

26 September 2022 - 06:38 WIB

Suara Ledakan
Trending di Berita