Kadis PUPR Provinsi Tinjau Jalan Lemo – Batapah – Timpa

- Jurnalis

Minggu, 13 Juni 2021 - 21:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalteng, Shalahuddin.

Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalteng, Shalahuddin.

1tulah.com, MUARA TEWEH– Pemerintah Barito Utara (Barut) berencana mengusulkan  jalan Lemo -Batapah menjadi jalan provinsi. Terkait itu, Kepala Dinas PUPR Provinsi Kalteng, Shalahuddin meninjau langsung kondisi jalan, Minggu (13/6/2021).

“Hari ini kami meninjau langsung jalan Lemo- Batapah, dan hal ini juga perintah dari Bapak Gubernur. Jalan ini penting untuk memperpendek jarak tempuh menuju ibukota Palangkaraya,” ujar Shalahudin kepada wartawan, Minggu (13/6/2021) pagi.

Menurutnya, jika menggunakan jalan Lemo-Batapah-Timpa, warga Muara Teweh, bisa memperpendek jarak 1 jam. Jalan inipun tambah Shalahuddin, akan diusulkan menjadi jalan provinsi.

Kendalanya saat ini, kawasan disana, belum mendapat ijin pinjam pakai kawasan. Namun, ungkap Shalahuddin, pihak kabupaten berjanji akan mengurusnya ke pusat.

Baca Juga :  Fraksi Demokrat DPRD Kalteng Terima Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Beri Catatan Kritis Soal SILPA dan BUMD

“Saya rasa Pak Bupati nadalsyah bisa menyelesaiakan pengurusan ijin pinjam kawasan yang masih masuk kawasan hutan produksi, dan dinas PUPR Provinsi Kalteng, selalu mensupport hal dilakukan, apalagi terkait infrastruktur jalan,” terangnya.

Shalahuddin juga menambahkan, jalan Lemo-Batapah-Timpa, masuk dua kabupaten, Barito Utara dan Kapuas.

“Kalau tidak salah, 60 persennya jalan itu masuk wilayah Kapuas dan hanya 40 persen masuk Barito Utara. Jadi sangat cocok diusulkan menjadi jalan provinsi. Saat ini kawasan itu masih nol status, kita sambil menunggu ijin pinjam pakai kawasan kelar,” imbuhnya.

Baca Juga :  Harganas ke-33: DPRD Kalteng Tekankan Peran Strategis Keluarga Bentuk Karakter dan Kepedulian Lingkungan

Jalan Lemo-Batapah-Timpa dibangun untuk memperpendek jarak tempuh menuju ibukota Kalteng. Namun pembangunan jalan ini, pemkab Barut juga memikirkan pelebarn jalan dari Muara Teweh- menuju Desa Lemo. Selain sempit, rawan kecelakaan. Jalannya pun turun naik dan banyak tikungan tajam.

“Saya kalau lewat Jalan Lemo suka mabuk kalo naik mobil. Selain jalan sempit juga banyak turunan tajam dan tanjakan, apalagi jalan berkelok. Mesti dilebarkan biar aman dan lancar dan mengurangi resiko kecelakaan,” kata Mamat, warga Muara Teweh. (eni)

 

Berita Terkait

Gresini Racing Rombak Skuad, Joan Mir dan Dani Holgado Jadi Andalan Baru untuk MotoGP 2027
BRI Muara Teweh Ramaikan Batara Expo 2026 dengan Layanan Perbankan dan Info Karier
PORCAM 2026 Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda Murung Raya
Harapan Politisi Golkar Kalteng di Hari Bhayangkara ke-80: Polri Makin Dicintai Rakyat!
Sisi Gelap Piala Dunia 2026: Mesin Uang FIFA dan Pemicu Ledakan Judi Online
Penataan Kawasan Kumuh di Kelurahan Lanjas Dimulai, Bupati Resmikan Groundbreaking
Dukung Program MBG, Polri Targetkan Bangun 1.500 SPPG
Polda Metro Jaya Catat 2.216 Kasus Kejahatan 3C Hingga Juni 2026

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 21:21 WIB

Gresini Racing Rombak Skuad, Joan Mir dan Dani Holgado Jadi Andalan Baru untuk MotoGP 2027

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:27 WIB

BRI Muara Teweh Ramaikan Batara Expo 2026 dengan Layanan Perbankan dan Info Karier

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:48 WIB

PORCAM 2026 Jadi Ajang Pembinaan Atlet Muda Murung Raya

Kamis, 2 Juli 2026 - 07:23 WIB

Harapan Politisi Golkar Kalteng di Hari Bhayangkara ke-80: Polri Makin Dicintai Rakyat!

Kamis, 2 Juli 2026 - 07:12 WIB

Sisi Gelap Piala Dunia 2026: Mesin Uang FIFA dan Pemicu Ledakan Judi Online

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:14 WIB

Penataan Kawasan Kumuh di Kelurahan Lanjas Dimulai, Bupati Resmikan Groundbreaking

Rabu, 1 Juli 2026 - 21:28 WIB

Dukung Program MBG, Polri Targetkan Bangun 1.500 SPPG

Rabu, 1 Juli 2026 - 21:26 WIB

Polda Metro Jaya Catat 2.216 Kasus Kejahatan 3C Hingga Juni 2026

Berita Terbaru