Ini Kronologisnya Syekh Baleelah Diserang Saat Menjadi Khatib Salat Jumat di Masjidil Haram

- Jurnalis

Minggu, 23 Mei 2021 - 11:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1tulah.com-  Khatib salat jumat di Masjidil Haram  Syekh Baleelah nyaris menjadi korban penyerangan pria memakai baju ihram. Serangan tidak sampai melukai khatib karena petugas keamanan sigap melumpuhkan pelaku.

Seperti dilansir Saudi Gazette di kutip Suara.com, jaringan media 1tulah.com, Sabtu 22 Mei 2021, juru bicara kepolisian wilayah Makkah menyampaikan, pasukan keamanan Masjidil Haram telah menangkap pria yang mencoba mencapai mimbar khatib.

Saat imam sedang menyampaikan khutbah salat Jumat di Masjidil Haram. Seorang pria berusaha menyerang ke dalam mimbar khotbah, namun berhasil diamankan petugas.

Baca Juga :  Kerusakan Ekologis dan Ancaman Kesehatan: Mengapa Karhutla di Sumatra dan Kalimantan Tak Kunjung Usai?

“Pria itu segera ditangkap dan tindakan hukum telah dimulai terhadapnya,” kata juru bicara.

Aksi pria ini viral di media sosial dan ramai dibahas. Pria ini tiba-tiba muncul dari baris belakang jemaah salat Jumat.

Di dekat mimbar khotbah nampak dua orang pasukan keamanan menjaga. Pria yang berlari dan mendekat ke mimbar itu kemudian diamankan oleh pasukan keamanan yang bersiaga.

Baca Juga :  Rahmanto: FSQ Jadi Sarana Syiar Islam dan Pelestarian Seni Islami

Dilansir dari Arab News, pria yang menggangu jalannya salat Jumat itu berpakaian ihram dan membawa senjata sejenis tongkat dengan cepat ditangkap oleh sepasukan keamanan.

Kejadian tersebut juga terekam kamera dan disebarluaskan di media sosial. Salah satunya oleh pemilik akun Twitter @hsharifain.

Dalam caption unggahannya dia menuliskan: video : Upaya seorang pria untuk mendekati Khotib selama Jumat Khutbah digagalkan oleh petugas keamanan”.(*)

 

Berita Terkait

KPK Jerat Kepala BPK Jateng dan Bupati Klaten dalam Skandal Pengondisian Laporan Keuangan
Mengapa Langit Palangka Raya Berubah Kuning Kecokelatan? Ini Bahaya Asap Karhutla & Dampaknya bagi Paru-Paru
Dinsos Barsel Alokasikan Bansos Sembako dan Kursi Roda pada APBD Perubahan 2026
Dua Emiten Haji Isam Jaminkan Saham Rp73 T ke Bank Mandiri, Ini Penjelasan Manajemen
2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kemerdekaan Pers dan Kriminalisasi Jurnalis Jadi Sorotan Dunia
Tingkatkan Ketepatan Data, Kemendagri Evaluasi Layanan Pengusulan Satyalancana Karya Satya PNS
Kabut Asap Karhutla Capai Timor Leste, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat
Atasi Krisis Air Bersih hingga Infrastruktur, DPRD Kalteng Soroti Aspirasi Warga Gunung Mas

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:16 WIB

KPK Jerat Kepala BPK Jateng dan Bupati Klaten dalam Skandal Pengondisian Laporan Keuangan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:05 WIB

Mengapa Langit Palangka Raya Berubah Kuning Kecokelatan? Ini Bahaya Asap Karhutla & Dampaknya bagi Paru-Paru

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:18 WIB

Dinsos Barsel Alokasikan Bansos Sembako dan Kursi Roda pada APBD Perubahan 2026

Jumat, 16 Oktober 2026 - 05:31 WIB

Dua Emiten Haji Isam Jaminkan Saham Rp73 T ke Bank Mandiri, Ini Penjelasan Manajemen

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:28 WIB

2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran: Kemerdekaan Pers dan Kriminalisasi Jurnalis Jadi Sorotan Dunia

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:21 WIB

Tingkatkan Ketepatan Data, Kemendagri Evaluasi Layanan Pengusulan Satyalancana Karya Satya PNS

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:05 WIB

Kabut Asap Karhutla Capai Timor Leste, ASEAN Didesak Gelar Rapat Darurat

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:52 WIB

Atasi Krisis Air Bersih hingga Infrastruktur, DPRD Kalteng Soroti Aspirasi Warga Gunung Mas

Berita Terbaru