Tiga Penambang Tradisional Tewas Tertimbun Tanah Longsor

- Jurnalis

Selasa, 8 Desember 2020 - 07:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1tulah.com, PURUK CAHU – Tiga penambang emas tradisional di Desa Olong Hanangan Kecamatan Tanah Siang Selatan Kabupaten Murung Raya (Mura) Kalimantan Tengah tertimbun tanah longsor. Mereka Diban (55), Lapri (25) dan Reji (23) dan semuanya dilaporkan tewas.

Peristiwa naas itu terjadi pada Senin siang (7/12) sekitar pukul 13.00 Wib di lokasi tambang rakyat.  Dua korban berhasil ditemukan sore hari dan satu korban ditemukan Selasa (8/12/2020) dini hari.

Informasi yang diperoleh 1tulah.com dilapangan, Senin siang itu ketiga korban sedang bekerja dilokasi pertambangan milik pribadi. Mereka mencari emas dengan cara menyedot di bawah bebukitan. Tiba-tiba tanah longsor dan mengubur ketiga korban tersebut hidup-hidup.

Baca Juga :  Waspada! Kemarau 2026 Datang Lebih Awal, DPRD Kalteng Ingatkan Potensi Karhutla di Kotim

Melihat kejaian itu penamban emas lain berupaya melakukan pertolongan dengan menggali tanah longsor itu dengan alat seadanya. Korban terakhir ditemukan di timbunan tanah longsor di kedalaman kurang lebih 4 meter dalam kondisi sudah tak bernyawa.

Data dari TRC BPBD Mura mengatakan,  lokasi PETI berada di Desa Olong Hanangan yang di pekerjakan sekitar 20 orang masyarakat setempat.

Baca Juga :  Pinkan Mambo Tetap Ngamen di Jalan Meski Dibantu Ivan Gunawan, Netizen: Bunda Maia Benar!

Sekitar jam 13.00 Wib tengah hari terjadi longsor di dalam lobang yang di perkirakan luas 50 meter dengan kedalaman sekitar 12 meter dan menelan korban 3 waga setempat.

Sebelumnya dua korban berhasil ditemukan dan dievakuasi dari timbunan longsor yakni Diban (55) dan Lapri (25) .

Kapolres Mura AKBP I Putu Gede Widyana melalui Kasat Reskrim AKP Ronny M Nababan membenarkan kejadian. “Semua korban sudah ditemukan, satu korban berhasil ditemukan dini hari,” kata Ronny.(sur/eni)

Berita Terkait

Jejak Karier Hery Susanto: Dari Aktivis KAHMI hingga Jadi Ketua Ombudsman yang Ditangkap Kejagung
Pinkan Mambo Tetap Ngamen di Jalan Meski Dibantu Ivan Gunawan, Netizen: Bunda Maia Benar!
Dolar AS Perkasa karena Data Pekerjaan Solid, Rupiah Tertekan ke Rp17.180
Pemkab Bartim Mediasi Sengketa Lahan Warga Desa Unsum dengan PT Bartim Coalindo dan PT MUTU
Kemenkes RI Soroti Maraknya Promosi Vape di Medsos
Respons Aksi “Reformasi Militer”, DPRD Kalteng Gelar Koordinasi Intensif Bersama TNI dan Polri
Skandal Chat Mesum FH UI: 16 Mahasiswa Terseret, Alarm Keras bagi Dunia Pendidikan
Harga Emas Hari Ini 16 April 2026: Antam Tembus Rekor Rp3 Juta per Gram!

Berita Terkait

Jumat, 17 April 2026 - 10:36 WIB

Jejak Karier Hery Susanto: Dari Aktivis KAHMI hingga Jadi Ketua Ombudsman yang Ditangkap Kejagung

Jumat, 17 April 2026 - 10:26 WIB

Pinkan Mambo Tetap Ngamen di Jalan Meski Dibantu Ivan Gunawan, Netizen: Bunda Maia Benar!

Jumat, 17 April 2026 - 10:12 WIB

Dolar AS Perkasa karena Data Pekerjaan Solid, Rupiah Tertekan ke Rp17.180

Kamis, 16 April 2026 - 19:42 WIB

Pemkab Bartim Mediasi Sengketa Lahan Warga Desa Unsum dengan PT Bartim Coalindo dan PT MUTU

Kamis, 16 April 2026 - 15:04 WIB

Kemenkes RI Soroti Maraknya Promosi Vape di Medsos

Kamis, 16 April 2026 - 13:10 WIB

Respons Aksi “Reformasi Militer”, DPRD Kalteng Gelar Koordinasi Intensif Bersama TNI dan Polri

Kamis, 16 April 2026 - 10:25 WIB

Skandal Chat Mesum FH UI: 16 Mahasiswa Terseret, Alarm Keras bagi Dunia Pendidikan

Kamis, 16 April 2026 - 09:08 WIB

Harga Emas Hari Ini 16 April 2026: Antam Tembus Rekor Rp3 Juta per Gram!

Berita Terbaru