Bulan Depan Kawin, Nagih Hutang, Wanita Ini Justru Tewas Dibunuh Kekasih Gelapnya

- Jurnalis

Jumat, 20 November 2020 - 21:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1tulah.com, SEMARANG– Pesta janur kuning (pernikahan) yang hendak dilakoni EL (26) batal. Warga Ngabean, Gunung Pati Kota Semarang ini justru tewas dibunuh AS (40) selingkuhan EL karena di tagih hutang.

Belum diketahui dengan cara apa pelaku membunuh EL. Peristiwanya terjadi di kost pelaku, saat keduanya bertemu. Sebelum membunuh, keduanya sempat melakukan hubungan badan.

Usai itu, EL (korban) menagih uang yang dipinjam pelaku sebanyak Rp 11 juta. Namun. Permintaan bayar hutang itu membuat AS marah hingga akhirnya AS nekat membunuh EL.

“Menurut informasi korban sebentar lagi akan menikah dengan calon yang lain. Bukan pelaku,” kata Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Auliansyah Lubis,seperti dilansir suara.com, Jumat (20/11/2020).

Baca Juga :  Kunjungi Polres Mura, Wabup Rahmanto Tekankan Koordinasi Jaga Kamtibmas

Pelaku mengaku kenal dengan korban sejak 1,5 tahun yang lalu. Mereka berkenalan di sebuah tempat wisata. Semenjak pertemuan itu, mereka mulai berkomunikasi secara intensif hingga akhirnya pacaran.

“Mereka bertemu di sebuah tempat wisata. Mereka juga mempunyai hubungan khusus, ” ucapnya.

Selain tersinggung karena ditagih hutang sebanyak Rp11 juta, pelaku juga takut karena korban mengancam akan membongkar hubungan gelapnya kepada istri pelaku.

“Hutang pelaku kepada korban sudah agak lama. Sebelum ada pandemi Covid-19, ” Imbuhnya.

Setelah EL dibunuh, pelaku memasukan korban ke dalam sleeping bag. Kemudian korban dibawa ke Gunung Pati tepatnya di semak-semak pinggir Jalan Pramuka pada Jumat (13/11) yang lalu.

“Dia membawa korban yang susah dalam keadaan meninggal menggunkan sepeda motor,” ujarnya.

Sebelum korban dibuang ke semak-semak, pelaku juga mengambil handphone dan kalung korban untuk dijual. Setelah itu, ia kembali ke Jalan Pramuka menggunakan sepeda motor korban. Setelah itu, pelaku kembali ke kost menggunakan driver ojek online.

Baca Juga :  Pelantikan Kepala BRAN Menuai Kritik: Penunjukan Komjen Dedi Prasetyo Dinilai Bermasalah

“Dia ingin membuat seolah-olah meninggal karena kecelakaan. Sengaja korban dipakaikan helm lagi supaya kelihatan kecelakaan,” imbuhnya. (eni)

 

Berita Terkait

Presiden Prabowo Luncurkan Ekspor Baterai EV dan 11 Proyek Industri di Maluku Utara
KPK Usut Laporan PCNU Sekadau Soal Dugaan Politik Uang di Muktamar Ke-35 NU
DPRD Kalteng Minta Program Pasar Murah Diperluas ke Seluruh Kabupaten
Usut Dana Hibah KPU, Kejari Mura Sita Sejumlah Dokumen
Ribuan Warga Antarkan Nadalsyah, Bupati Mura Heriyus Turut Hadir
Prabowo Buka Suara Soal Perlawanan Koruptur Saat Satgas PKH Selamatkan Uang Negara Rp52 Triliun
MK Tegaskan Tak Berwenang Diskualifikasi Gibran Rakabuming Raka dari Jabatan Wapres
Putusan Akhir Sidang PHPU 2026: MK Tegaskan Tak Temukan Bukti Ijazah SMA Gibran Rakabuming Raka

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:45 WIB

Presiden Prabowo Luncurkan Ekspor Baterai EV dan 11 Proyek Industri di Maluku Utara

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:48 WIB

KPK Usut Laporan PCNU Sekadau Soal Dugaan Politik Uang di Muktamar Ke-35 NU

Kamis, 8 Oktober 2026 - 05:39 WIB

DPRD Kalteng Minta Program Pasar Murah Diperluas ke Seluruh Kabupaten

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:16 WIB

Ribuan Warga Antarkan Nadalsyah, Bupati Mura Heriyus Turut Hadir

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:48 WIB

Prabowo Buka Suara Soal Perlawanan Koruptur Saat Satgas PKH Selamatkan Uang Negara Rp52 Triliun

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:40 WIB

MK Tegaskan Tak Berwenang Diskualifikasi Gibran Rakabuming Raka dari Jabatan Wapres

Rabu, 7 Oktober 2026 - 05:33 WIB

Putusan Akhir Sidang PHPU 2026: MK Tegaskan Tak Temukan Bukti Ijazah SMA Gibran Rakabuming Raka

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:17 WIB

DPR Sahkan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan, Penahanan Ijazah Resmi Dilarang!

Berita Terbaru