Barito Utara Waspada, Seluruh Kecamatan Masuk Zona Merah Covid-19

- Jurnalis

Sabtu, 7 November 2020 - 00:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1tulah.com, MUARA TEWEH-Seluruh kecamatan di Kabupaten Barito Utara (Barut) Kalimantan Tengah, dinyatakan masuk ke dalam zona merah Covid-19, berdasarkan data yang ditampilkan dalam situs resmi Pusat Informasi Covid-19 (Pusicov) Barito Utara.

Juru Bicara (jubir) Percepatan dan Penanganan Covid-19 Barut, Siswandoyo mengatakan, dengan adanya temuan 19 warga Desa Berong Kecamatan Gunung Purei terkonfirmasi Covid-19, status seluruh kecamatan di Barito Utara masuk zona merah.

“Kasus tersebar di semua kecamatan. Kecamatan Gunung Purei yang selama ini mampu bertahan di zona hijau alias nol kasus Covid, kini sudah pula tertular setelah 19 warga Desa Berong positif Covid-19,” kata Siswandoyo, Sabtu (7/11/2020).

Baca Juga :  Asap Karhutla Pekat, Jarak Pandang di Muara Teweh Diperkirakan 30 Meter

Berita Terkait : 20 Warga Barito Utara Positif Covid. 19 Diantaranya Warga Desa Berong

Berita Terkait : Berawal Dari Pesta Adat, 19 Warga Desa Berong Tertular Covid-19

Dari laporan tabel dan grafik Gugus Tugas setempat, Kecamatan terbanyak kasus Covid-19 adalah Teweh Tengah dengan 300 kasus. Kedua Kecamatan Gunung Purei dengan 19 kasus. Kecamatan Montallat 18 kasus. Kecamatan Teweh Baru 13 kasus.

Baca Juga :  Pemerintah Didorong Hadir Berikan Pelayanan Terbaik bagi Masyarakat

Kecamatan Teweh Selatan 11 kasus. Kecamatan Gunung Timang 7 kasus. Kecamatan Lahei 5 kasus. Sementara Kecamatan Teweh Timur  2 kasus, dan Kecamatan Lahei Barat 2 kasus.

Siswandoyo yang juga Plt Kadis Kesehatan ini menambahkan, jumlah kumulatif kasus Covid-19 di Barito Utara hingga saat ini  ada sebanyak 377 kasus. Pasien sembuh sebanyak 323 orang. Sementara pasien yang masih dirawat sampai saat ini berjumlah 41 pasien. Sedang meninggal dunia karena tertular Covid sebanyak 13 orang. (eni)

 

 

Berita Terkait

Pemerintah Didorong Hadir Berikan Pelayanan Terbaik bagi Masyarakat
Asap Karhutla Pekat, Jarak Pandang di Muara Teweh Diperkirakan 30 Meter
Diduga Tak Penuhi Kesepakatan, Warga Ambil Alih 1.731 Hektare Lahan Sawit PT AGU
Bupati Shalahuddin Tinjau Kembali Lokasi Karhutla di Teweh Selatan
Bupati dan Forkopimda Barut Turun Langsung Pantau Titik Api Karhutla
APBD Perubahan 2026 Fokus pada Program Prioritas yang Berdampak bagi Warga
Desa Teluk Malewai Percepat Realisasi DD dan ADD hingga 85 Persen
PWI Barut Jalin Silaturahmi dan Sinergi dengan Dewan Pers di Jakarta

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 12:15 WIB

Pemerintah Didorong Hadir Berikan Pelayanan Terbaik bagi Masyarakat

Sabtu, 19 September 2026 - 13:06 WIB

Asap Karhutla Pekat, Jarak Pandang di Muara Teweh Diperkirakan 30 Meter

Kamis, 17 September 2026 - 17:29 WIB

Diduga Tak Penuhi Kesepakatan, Warga Ambil Alih 1.731 Hektare Lahan Sawit PT AGU

Kamis, 17 September 2026 - 15:59 WIB

Bupati Shalahuddin Tinjau Kembali Lokasi Karhutla di Teweh Selatan

Rabu, 16 September 2026 - 00:15 WIB

Bupati dan Forkopimda Barut Turun Langsung Pantau Titik Api Karhutla

Selasa, 15 September 2026 - 20:12 WIB

APBD Perubahan 2026 Fokus pada Program Prioritas yang Berdampak bagi Warga

Selasa, 15 September 2026 - 10:46 WIB

Desa Teluk Malewai Percepat Realisasi DD dan ADD hingga 85 Persen

Kamis, 10 September 2026 - 18:09 WIB

PWI Barut Jalin Silaturahmi dan Sinergi dengan Dewan Pers di Jakarta

Berita Terbaru