Pemkab Bartim Gelar Apel Gabungan Antisipasi Unjuk Rasa Dan Mogok Kerja

- Jurnalis

Selasa, 6 Oktober 2020 - 06:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1tulah.com, TAMIANG LAYANG, Bupati Barito Timur adakan Apel Gabungan dalam Tema Kegiataan Antisipasi Unjuk Rasa Dan Mogok Kerja. Kegiataan tersebut di selenggarakan dihalaman Kantor Bupati Barito Timur dengan menjalankan protokol kesehatan yang sudah ditentukan oleh pemerintah, Senin (05/10/2020).

Apel gabungan tersebut turut dihadiri, Bupati Bartim, Ketua DPRD Bartim, Kapolres Bartim, Pabung Kodim 1012/Buntok, Kepala Kejaksaan Negeri Bartim, Asisten I, II, III, Staf Ahli Bupati, Kasat Pol PP Bartim, Kadishub Bartim, Kadiskominfo Bartim, Serikat Pekerja Bartim, Asosiasi Pengusaha Bartim, dan tamu undangan lainnya.

Sepeti yang kita ketahui dalam waktu dekat ini pemerintah akan mengesahkan Undang-undang Cipta Kerja atau yang lebih dikenal dengan sebutan Omnibuslaw Undang-undang Cipta Kerja.

Dalam upacara Bupati Ampera A. Y Mebas, SE., MM menyapaikan, terkait isu akan dilakukannya demo besar-besaran oleh buruh yang menolak disahkannya Undang-undang Cipta Kerja adalah tindakan yang tidak sejalan ditengah situasi pandemi Covid-19 dan situasi ekonomi tidak kondusif saat ini.

“Karena akan berdampak terhadap Kesehatan, Moral, Hukum dan Ekonomi. Kita tidak menginginkan adanya kerumunan orang banyak yang menimbulkan potensi kluster penyebaran baru Covid-19 ,” ucap Bupati

Setelah Apel Kegiataan tersebut Bupati Ampera A. Y Mebas, SE., MM menyapaikan kepada awak media, Terkait akan ada aksi demo secara internal pada tanggal 6 – 8 Oktober 2020, dengan itu kita mengantisipasi dan juga hari ini kita adakan apel kesiapan untuk penanganan dari demo tersebut.

“Saya sebagai Bupati bartim menghimbau seperti yang saya sampaikan tadi bahwa dalam menyampaikan pendapat adalah hak oleh warga negara, tetapi karna kita sedang dalam kondisi pandemi Covid-19 tidak perlu demo sebenarnya,” kata Ampera

Lanjutnya, kalau memang ada pendapat yang perlu disampaikan nanti bisa ke Pemerintah atau DPR dan nanti akan kita teruskan, karna dalam rangka ini juga kita sedang menghadapi pandemi Covid-19 jadi sama-sama kita menghindari hal-hal yang bersifat berkempul atau berkerumbunan.

“Dan juga secara nasional saat ini kita sedang mengalami kenaikan dalam kasus Covid-19,” pungkasnya (zek)

Berita Terkait

PJO PT.TPC Jelaskan Kronologis pengecekan Lapangan Terkait Keluhan Warga Bartim
Pemkab Bartim Gelar Upacara HUT ke-67 Provinsi Kalimantan Tengah
DPRD Bartim Gelar RDPU, Fasilitasi Permasalahan Warga Desa Muara Plantau dengan PT. HGE
Pesan Idul Fitri 1445H, Ketua DPRD Bartim: Jaga Toleransi Dalam Berkebangsaan
KNPI Bartim dan KT Magantis Tumbuhkan Spirit Toleransi di Kalangan Pemuda
Siap Bersaing di Pilkada Bartim, Ariantho S Muler Daftar ke Partai Hanura
Pemprov Kalteng Gelar Pasar Murah di Bartim, Khusus di Desa Tuyau Beras 10 Kg Gratis, Kok Bisa?
Gabungan Komunitas Relawan di Bartim Bagikan 1.200 Takjil

Berita Terkait

Sabtu, 1 Juni 2024 - 10:47 WIB

PJO PT.TPC Jelaskan Kronologis pengecekan Lapangan Terkait Keluhan Warga Bartim

Senin, 27 Mei 2024 - 12:35 WIB

Pemkab Bartim Gelar Upacara HUT ke-67 Provinsi Kalimantan Tengah

Kamis, 2 Mei 2024 - 16:19 WIB

DPRD Bartim Gelar RDPU, Fasilitasi Permasalahan Warga Desa Muara Plantau dengan PT. HGE

Jumat, 12 April 2024 - 07:24 WIB

Pesan Idul Fitri 1445H, Ketua DPRD Bartim: Jaga Toleransi Dalam Berkebangsaan

Kamis, 11 April 2024 - 09:47 WIB

KNPI Bartim dan KT Magantis Tumbuhkan Spirit Toleransi di Kalangan Pemuda

Selasa, 9 April 2024 - 14:17 WIB

Siap Bersaing di Pilkada Bartim, Ariantho S Muler Daftar ke Partai Hanura

Senin, 8 April 2024 - 16:19 WIB

Pemprov Kalteng Gelar Pasar Murah di Bartim, Khusus di Desa Tuyau Beras 10 Kg Gratis, Kok Bisa?

Minggu, 7 April 2024 - 12:36 WIB

Gabungan Komunitas Relawan di Bartim Bagikan 1.200 Takjil

Berita Terbaru