Korupsi Berjamaah DD/ADD Desa Dirung, 5 Tersangka Ditahan Kejaksaan Mura

  • Bagikan

1tulah.com,PURUK CAHU-Kejaksaan Murung Raya(Mura) ternyata tidak hanya sesumbar guna menuntaskan kasus-kasus endapan(lama,red) di Kabupaten Murung Raya. Buktinya, satu kasus tindak pidana korupsi dana desa,  mulai diungkap dan dituntaskan ke meja peradilan.

Jumat(24/7/2020) hari ini, Kejaksaan menahan lima tersangka dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan dan penggunaan Dana Desa( DD) sebesar Rp 1. 3 Miliar dan Alokasi Dana Desa( ADD) Rp 848 Juta, Desa Dirung Kecamatan Murung Tahun anggarn 2018.

Adapun kelima tersangka, merupakan empat perangkat desa dan satu orang rekanan pelaksana protyek. Mereka, Kades Dirung  MP, sekdes EK, Bendahara/Kaur Keuangan DL dan sekretaris BPD,  serta, SPD selaku penyedia Barang dan Jasa Pakan dan bibit ternak.

Kelima tersangka, Jumat(24/7) dilakukan pemeriksaan di kantor Kejaksaan Mura. Dan oleh pihak jaksa penyidik, usai diperiksa langsung di tahan untuk 20 hari ke depan. “Kelima tersangka ini kami titipkan di tahana Polres Mura,” kata Suyanto, Kejari Murung Raya.

Apa modus kelima tersangka ini hingga terjerat tindak pidana korupsi dana desa dan dana alokasi desa? Suyanto yang didampingi Kasi Pidsus, Sugianto menjelaskan, penyidik telah nenemukan bukti yang cukup adanya perbuatan tindak pidana korupsi dalam penggunaan dan pengelolaan DD dan ADD Desa Dirung TA 2018.

Modusnya, permintaan/penerimaan fee, Kegiatan desa yang tidak direalisasikan dan penggunaan dana desa tidak sesuai dengan peruntukannya. Selain itu,  pajak tahun 2018 yang tidak dibayarkan  dan penerimaan uang DD/ADD untuk kepentingan pribadi.

“Selain itu, penyidik juga telah menemukan Kerugian negara sebesar Rp 279.213.000 berdasar LHP-K Inspektorat Kabupaten Murung Raya,” kata Kajari.

Ditambahkannya, berdasar kesimpulan temuan diatas dalam ekspost perkara perlu adanya tindakan cepat dengan melakukan penahanan berdasar surat Penetapan Penahanan tanggal 24 Juli 2020 no reg 6/O.2.16/Fd/07/2020 yang sudah ditanda Tangani Kajari untuk mempercepat proses peradilan.

Sementara itu pengacara dari kelima tersangka, Herman Subagiio, memberi penjelasan bahwa selaku kuasa Hukum dari para tersangka dirinya akan melakukan upaya hukum.

“Kami akan segera melakukan upaya hukum untuk melakukan upaya penangguhan penahanan dan mendampingi proses hukum selanjutnya,” timpal Herman Subagio kepada awak media.(Sur/eni)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *