1tulah.com,MUARA TEWEH-Satu lagi pasien dengan pengawasan(PDP) di RSUD Muara Teweh meninggal dunia, Jumat(3/7) sekira pukul 06.00 WIB. Dirujuk kerumah sakit, Kamis(2/7) siang, dengan keluhan penyakit hemo dialisis. Diambil rapidtest reaktif(bukan positif Covid-19).
Direktur RSUD Muara Teweh drg Dwi Agus Setijowati membenarkan, dari 10 reaktif rapid test, ada satu orang meninggal dunia. “Ada satu yang meninggal,” katanya kepada wartawan.
Terpisah, Juru bicara(jubir) percepatan dan penanganan Covid-19 Barut, Siswandoyo membenarkan jika satu pasien PDP meninggal dunia, Jumat(3/7) pagi, sekira pukul 06.00 WIB. Pasien berinisial CH. Dari UGD dengan keluhan penyakit Hemo dealisis. Rapidtest reaktif.
“Pemakamannya akan kita lakukan menggunakan protokol kesehatan. Pasien sempat diambil swab nya, namun hasil belum diketahui,” kata Siswandoyo, Jumat(3/7).























![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

