Perawat serta tenaga medis lainnya merupakan garda depan dalam penanganan pasien corona. Sepanjang hari mereka berada di rumah sakit, dengan protokol ketat, sebab bersentuhan langsung dengan para pasien. Kerja mereka tentu berat, melelahkan. Berikut curhat suka dan duka salah tenaga kesehatan di Muara Teweh, yang ikut menangani pasien covid 19.
H Domi Sono memang tidak bertugas di rumah sakit. Ia justru berkantor di Dinas Kesehatan, bidang pencegahan dan pengendalian penyakit(P2P). namun, ia sering terlibat dalam penanganan pasien covid-19. Selain masuk dalam team gugus tugas, ia juga kerap diperintah kan atasannya membantu penuh terkait protokol kesehatan dalam pemakaman.
“Sudah dua kali kami ikut membantu pemakaman pasien covid-19. Alhamdulillah semua dilakukan iklas dan berjalan lancar. Aku bangga bisa membantu orang lain biarpun penuh resiko, terutama saat pandemi saat ini, ” kata Domi kepada 1tulah.com.
Tidak itu saja, dirinya juga pernah di minta ikut mengantar 3 pasien positif Corona(klaster Gowa), ke Palangkaraya, beberapa waktu lalu. Rasa takut, pasti ada dan manusiawi. Apalagi kalau membayangkan memakai APD di perjalanan Muara Teweh-Palangkaraya, tentu sangat gerah. Tapi semua karena tugas dan SOP protokol kesehatan tetap di jalankan.
Bagaimana dengan keluarga dirumah? di ceritakan Domi, anak dan istrinya sudah mengerti pekerjaan dan resiko terkait pekerjaan dirinya. Karenanya jika tiba dirumah, wajib mencuci tangan dan langsung melepas pakaian yang di pakai dan segera di cuci,” terang lelaki memiliki dua orang anak ini.
Lalu apa suka dukanya, menjalani tugas berat ini? sukanya, dirinya senang bisa membantu masyarakat yang memang membutuhkan pertolongan. Apalagi pekerjaan yang dilakukan sesuai keinginan mereka yang membutuhkan. Jadi biarkan pekerjana itu beresiko, tak jadi masalah. “Ada kebanggan tersendiri yang tidak bisa di ucapkan dengan kata-kata ataupun lainnya,” beber Domi.
Sementara dukanya, ketika ada tenaga kesehatan yang terpapar pasti menjadi pukulan berat, tidak saja keluarga tetapi semua medis dan tenaga kesehatan ikut merasakannya.Dan meski di daerah ini(Muara Teweh), tidak ada tenaga medis dan kesehatan yang positif Covid-19, akan tetapi, keresahan sempat terjadi, ketika perawat pernah kontak.
“Suka dan duka ini menjadi pelajaran dan pengalaman, sekaligus buat kita semua selalu waspada, mari bentengi diri dengan mentaati protokol kesehatan dan lebih utama, jangan panik apalagi cemas,” pungkasnya.(*)


![Twibbon Idul Fitri 1447 H. [kolase Twibbonize]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/03/tiwbbon-lebaran-360x200.jpg)
![Vidi Aldiano meninggal dunia, pidato Sheila Dara viral: suami saya selamanya. [Instagram]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/03/vidi-aldioano-istri-360x200.jpg)
![Dokter Richard Lee akhirnya dijebloskan ke sel Polda Metro Jaya pada Jumat (6/3/2026) pukul 21.50 terkait kasus dugaan tindak pidana perlindungan konsumen dan UU Kesehatan. [Tiara Rosana/Suara.com]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/03/dokter-richard-ditahan-360x200.jpg)
![Chiki Fawzi [Instagram]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/03/chika-fauzi-360x200.jpg)
![Ilustrasi vape. [Dok. Antara]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/vapeee-225x129.jpg)







![Ilustrasi vape. [Dok. Antara]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/vapeee-360x200.jpg)

![Ilustrasi pelaku pelecehan seksual di UI. [Suara.com/Emma]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/pelecehan-kampus-360x200.jpg)







