Aduh, Tagihan Listrik Naik, Pelanggan di Muara Teweh Ramai “Teriak” di Medsos

- Jurnalis

Sabtu, 6 Juni 2020 - 02:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1tulah.com,MUARA TEWEH-Pelanggan PLN di Kota Muara Teweh ramai-ramai  “teriak” di media sosial(medsos), gegara tagihan listrik membengkak. Mereka mempertanyakan kenapa kenaikan dilakukan sepihak tanpa ada pemberitahuan. Apalagi saat pandemi Covid-19 saat ini, pekerjaan dan perekonomian terganggu.

Beragam meme pertanyaan diteriakan warga di medsos. Seperti salah akun milik marwan Samiun, berbunyi, Hallo PLN!!!!!! Ada apa ini??? Kog tagihan bulan Mei Rp 1.938.000. Biasanya cuma sekitar Rp 440.000,-

Lain lagi dengan akun milik Fredian Abnya Naswa Najla, di statusnya bertuliskan, masya Allah PLN kami naik 90 persen tanpa ada pemberitahuan.  Terkait lonjakan ini, Senin nanti akan ramai, warga atau pelanggan yang akan mendatangi kantor PLN Muara Teweh.

Terkait keluhan dan teriakan pelanggan di media sosial dan group-group What App, Manager PLN ULP Muara Teweh, Gustiyadi Fathur Rahmadi mengatakan, tak ada kenaikan listik. Lonjakan tagihan listrik di Bulan Juni disebabkan adanya penyesuaian tagihan rekening listrik akibat perubahan mekanisme pencatatan meter Pelanggan Pascabayar diawal Pandemi Covid-19 yang dilakukan dengan cara menghitung rata-rata penggunaan listrik pelanggan 3 bulan terakhir untuk tagihan April dan Mei.

Baca Juga :  Bupati Barito Utara Gowes Bersama Warga, Sekaligus Meninjau Venue “Barito Utara Bertabigh”

“Di awal Pandemi Covid-19 sudah kami sampaikan bahwa, tagihan listrik di Bulan April dan Mei kita lakukan hitung rata-rata 3 bulan sebelumnya. Itu sebagai upaya PLN untuk memutus penyebarluasan Covid-19 antara petugas PLN dan Pelanggan,” kata Fathur, Jumat (5/6).

Fathur menjelaskan mekanisme penghitungan rata-rata tersebut mengakibatkan terjadinya selisih antara jumlah pemakaian listrik yang digunakan oleh Pelanggan dengan jumlah yang ditagihkan oleh PLN. Sehingga akan ada Pelanggan yang membayar tagihan listrik tidak sesuai dengan jumlah konsumsi listrik yang digunakan, untuk itu PLN akan melakukan penyesuaian jika Petugas PLN sudah melakukan pencatatan meter kembali.

“Jadi karena dihitung rata-rata, maka tagihan April dan Mei ada pelanggan yang membayar lebih banyak dan lebih sedikit dari seharusnya. Jika Pelanggan kelebihan bayar, maka PLN akan mengembalikan dana tersebut dengan cara mengurangi tagihan di bulan berikutnya, jika Pelanggan kurang bayar, maka PLN akan melakukan penyesuaian tagihan ke Pelanggan,” terangnya.

Baca Juga :  Pembangunan Jembatan Tumpung Laung Ditargetkan Selesai 2028

Untuk tagihan rekening listrik di Bulan Juni, Fathur mengatakan Petugas PLN sudah melakukan pencatatan meter secara langsung ke setiap Pelanggan. Sehingga setelah dihitung berdasarkan pencatatan meter langsung, PLN mendapatkan data pasti antara selisih jumlah pemakaian listrik dan tagihan rekening yang dibayarkan oleh Pelanggan pada bulan April dan Mei yang lalu.

“Maka dari itu jika Pelanggan merasa terjadi lonjakan tagihan listrik di Juni ini, berarti jumlah tagihan rekening di bulan April dan Mei yang telah dibayar oleh pelanggan kurang dari jumlah yang seharusnya. Maka di Juni ini kita tagihkan yang kurang tersebut,” ungkapnya.

Fathur juga menjelaskan, kalau masyarakat atau pelanggan ragu, pihaknya memberikan ruang untuk bertanya ke kantor PLN.(eni)

 

Berita Terkait

Pembangunan Jembatan Tumpung Laung Ditargetkan Selesai 2028
Bupati Barito Utara Gowes Bersama Warga, Sekaligus Meninjau Venue “Barito Utara Bertabigh”
PWI Barito Utara Audiensi dengan Kapolres, Bahas Sinergi dan Tugas Jurnalistik
Hadiri HUT Kodam XXII/Tambun Bungai, Wabup Barut Tekankan Kolaborasi Bersama TNI
Polres Barito Utara Ungkap Kasus Pencurian Tembaga di Stasiun TVRI
Pemkab Barito Utara Lakukan Kaji Tiru di Kulon Progo untuk Tingkatkan Tata Kelola
Perkuat Sinergi, Pemkab Barito Utara Lakukan Kaji Tiru ke Kabupaten Bantul
Bupati Gunungkidul Sambut Kunjungan Bupati Barito Utara untuk Kaji Tiru Tata Kelola Pemerintahan

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 20:45 WIB

Pembangunan Jembatan Tumpung Laung Ditargetkan Selesai 2028

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 20:11 WIB

Bupati Barito Utara Gowes Bersama Warga, Sekaligus Meninjau Venue “Barito Utara Bertabigh”

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:49 WIB

PWI Barito Utara Audiensi dengan Kapolres, Bahas Sinergi dan Tugas Jurnalistik

Senin, 10 Agustus 2026 - 19:14 WIB

Hadiri HUT Kodam XXII/Tambun Bungai, Wabup Barut Tekankan Kolaborasi Bersama TNI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:45 WIB

Polres Barito Utara Ungkap Kasus Pencurian Tembaga di Stasiun TVRI

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 18:34 WIB

Pemkab Barito Utara Lakukan Kaji Tiru di Kulon Progo untuk Tingkatkan Tata Kelola

Jumat, 7 Agustus 2026 - 11:43 WIB

Perkuat Sinergi, Pemkab Barito Utara Lakukan Kaji Tiru ke Kabupaten Bantul

Rabu, 5 Agustus 2026 - 18:38 WIB

Bupati Gunungkidul Sambut Kunjungan Bupati Barito Utara untuk Kaji Tiru Tata Kelola Pemerintahan

Berita Terbaru

Bupati Barito Utara H. Shalahuddin bersama rombongan meninjau progres pembangunan Jembatan Tumpung Laung

Muara Teweh

Pembangunan Jembatan Tumpung Laung Ditargetkan Selesai 2028

Selasa, 25 Agu 2026 - 20:45 WIB