Pemkab Barut Belum Lakukan Rapiedtest Masal. Mau Mandiri? Ini TarifNya di Klinik

- Jurnalis

Sabtu, 16 Mei 2020 - 06:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1tulah.com,MUARA TEWEH – Warga masyarakat Kota Muara Teweh ternyata  banyak  yang hendak ikut rapied tes masal. Mereka berharap, pemerintah daerah bisa memfasilitasi. Namun, di tengah pandemi saat ini, tak sedikit warga justru melakukan rapied test sendiri ke klini-klinik yang ada di Muara Teweh. Mau tau harga nya sekali melakukan rapied test covid-19?Berikut rinciannya.
Klinik Tirta Medical Centre, Kelurahan Melayu,ternyata menerima rapiedtest covid-19. Adapun biayanya Rp440 ribu untuk cek covid-19 biasa. Sedang untuk cek covid yang dilampiri surat keterangan untuk bandara, di bandrol harga Rp490 ribu.

“Kami melayani setiap hari. Hari ini saja sudah 36 orang yang diperiksa. Warga yang datang untuk pemeriksaan mandiri terctatat puluhan orang dan dari perusahaan ratusan orang,” kata Eriza, salah petugas klinik jaga, di Klinik Tirta Medical,Sabtu(16/5/2020).

Bagaimana dengan Pemkab Barut, apakah akan melaksanakan rapied test masal dan gratis untuk warga masyarakatanya? Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Barut Siswandoyo, mengatakan pemerintah terus memesan alat rapid test. Sekitar 490 alat rapid tes sudah dipergunakan untuk memeriksa PDP, ODP, dan OTG. “Kita masih terus memesan alat rapid test,” ujar dia, Sabtu pagi.
Sementara Ketua Gugus Tugas Covid-19 kabupaten Barut Jainal Abidin, menyatakan Pemkab Barut melalui Dinas Kesehatan dan RSUD Muara Teweh telah melaksanakan rapid test terhadap orang orang yang kontak erat dengan pasien yg positif Covid-19. Juga dilaksanakan rapid test terhadap pasien pasien ODP dan PDP, serta  rapid test terhadap  tenaga kesehatan  yang mengangani kasus Covid-19 khususnya di RSUD Muara Teweh dan sebagian aparat jajaran Dinas Kesehatan.
“Selanjutnya untuk rapid test yang lebih luas atau massal, Pemkab Barut melalui Gugus Tugas Covid-19 merencanakan pengadaan RDT yang lebih banyak lagi.  Hal ini sudah dibahas dan disepakati bersama oleh TAPD dan Gugus Tugas Covid-19 Bidang Kesehatan kemarin,” kata Jainal.(eni)

Berita Terkait

Ketua Komisi II DPRD Barito Selatan: Perusahaan Harus Beri Karyawan Jaminan Sosial
Copa America 2021, Lucas Paqueta Bawa Brasil ke Final
Ini Pejelasan PUPR Jembatan Penyebrangan MuaraTeweh-Jingah Belum Bisa Digunakan
Haji Tajeri Minta Aparat Hukum dan Pemerintah Segera Menertibkan Distribusi Elpiji Melon
Ada Apa yah, KPK Kunjungi Kabupaten Barito Timur
Dua Mobil Adu Kuat di Jalan Negara Teweh-Kandui
Warga di Kecamatan Teweh Tengah Mengeluh Jalan dan Jembatan Banyak Rusak
Begini Ceritanya Hingga Lelaki ini Raup Omzet Puluhan Juta dari Bisnis Bunga

Berita Terkait

Selasa, 6 Juli 2021 - 16:06 WIB

Ketua Komisi II DPRD Barito Selatan: Perusahaan Harus Beri Karyawan Jaminan Sosial

Selasa, 6 Juli 2021 - 11:04 WIB

Copa America 2021, Lucas Paqueta Bawa Brasil ke Final

Senin, 17 Mei 2021 - 14:54 WIB

Ini Pejelasan PUPR Jembatan Penyebrangan MuaraTeweh-Jingah Belum Bisa Digunakan

Selasa, 11 Mei 2021 - 06:08 WIB

Haji Tajeri Minta Aparat Hukum dan Pemerintah Segera Menertibkan Distribusi Elpiji Melon

Rabu, 7 April 2021 - 21:19 WIB

Ada Apa yah, KPK Kunjungi Kabupaten Barito Timur

Kamis, 4 Maret 2021 - 10:09 WIB

Dua Mobil Adu Kuat di Jalan Negara Teweh-Kandui

Selasa, 2 Maret 2021 - 22:16 WIB

Warga di Kecamatan Teweh Tengah Mengeluh Jalan dan Jembatan Banyak Rusak

Sabtu, 20 Februari 2021 - 14:53 WIB

Begini Ceritanya Hingga Lelaki ini Raup Omzet Puluhan Juta dari Bisnis Bunga

Berita Terbaru