1tulah.com, MUARA TEWEH– Masyarakat Barito Utara(Barut) Kalimantan Tengah mesti terus meningkatkan kewaspadaan. Taat dengan menerapkan protokol kesehatan, untuk menjaga diri. Pandemi COVID-19 terus bertambah di daerah ini.
Hari ini, Jumat(18/9/2020), kasus pasien terkonfirmasi COVID-19 bertambah dua orang. Dengan penambahan ini, di Kota Muara Teweh, jumlah kumulatif kasus menjadi 226 kasus terkonfirmasi COVID-19, dengan angka kematian sudah mencapai 9 orang.
Juru bicara(jubir) Gugus Tugas Percepatan dan penanganan COVID-19 Barut, Siswandoyo membenarkan ada penambahan dua pasien baru terkonfirmasi COVID-19.
“Keduanya berjenis kelamin laki-laki, dan merupakan warga Kota Muara Teweh. Keduanya masing-masing Tn TG (47) dari Kelurahan Melayu dan Tn SY (48) dari Kelurahan Lanjas,” kata Siswandoyo, Jumat(18/9/2020) sore.
Dengan adanya dua tambahan pasien baru, saat ini pasien COVID-19 yang dirawat ada sebanyak 64 pasien. Sementara pasien sembuh 153, dan yang meninggal 9 orang, serta kumulatif jumlah warga terkonfirmasi COVID-19 sebanyak 226.
Mereka dirawat selain di RSUD Muara Teweh juga ada yang di rawt rujukan ke rumah sakit di Palangka Raya.
Saat ini, Kecamatan Teweh Tengah menjadi zona merah, dengan temuan kasus sebanyak 199 kasus. Terbanyak dari dua kelurahan Lanjas dan Melayu. Urutan kedua Kecamatan Montallat sebanyak 12 kasus, Kecamatam Lahei 5 kasus , Teweh Baru 4 kasus, Gunung Timang 3 kasus, Teweh Selatan 2 kasus, Teweh Timur 1 kasus. Sementara Kecamatan Lahei Barat dan Kecamatan Gunun Purei 0 kasus.(eni)

![Salah satu episode di Ini Talkshow Net TV. [YouTube Net TV]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/sule-360x200.jpg)




















![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)



