Korban Jiwa Akibat Gempa yang Mengguncang Cianjur Berjumlah 46 Orang dan 700 Lainnya Luka-Luka

- Jurnalis

Senin, 21 November 2022 - 19:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala BNPB Suharyanto saat melakukan konferensi pers terkait Gempa Bumi di Cianjur Jawa Barat. (Foto: tangkap layar)

Kepala BNPB Suharyanto saat melakukan konferensi pers terkait Gempa Bumi di Cianjur Jawa Barat. (Foto: tangkap layar)

1TULAH.COM – Akibat gempa bumi yang mengguncnag Cianjur, Jawa Barat pada hari ini, 21 November 2022, korban jiwa dilaporkan sebanyak 46 orang meninggal dunia dan 700 lainnya mengalami luka-luka.

Berdasarkan laporan kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto, hingga kini sebanyak 46 orang meninggal dunia akibat gempa bumi yang mengguncang wilayah Cianjur, Jawa Barat pada 21 November 2022.

Baca Juga :  Kualitas Udara Memburuk: 40 Wilayah di Semenanjung Malaysia Terdampak Kabut Asap Indonesia

“Ini kami barusan mendapat informasi dan Bupati Cianjur sudah menyampaikan, sekarang sudah ada 46 orang yang meninggal dunia,” ungkpa Suharyanto.

Ia juga mengungkapkan, bahwa jumlah korban yang mengalami luka-luka telah mencapai 700 orang. Para korban sudah mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Umum Kabupaten Cianjur.

“Sudah ada di RSUD Kabupaten Cianjur dan kurang lebih 700-an orang luka-luka,” sambungnya.

Baca Juga :  Pencarian Korban Hilang di Selat Sunda Resmi Dihentikan, Tangis Haru Warnai Pertemuan Keluarga dan Tim SAR

Suharyanto melanjutkan, rata-rata korban luka mengalami patah tulang akibat terkena reruntuhan bangunan.

“Ini luka-luka rata-rata patah tulang akibat terkena reruntuhan,” paparnya.

Sementara itu, pihak BNPB kan terus melakukan pemantauan terhadap dampak dari bencana alam tersebut.

“Update yang kami sampaikan akan terus berkembang, khususnya jumlah korban dan jumlah luka-luka,” pungkasnya. (Delia)

Berita Terkait

Pemerintah Kerahkan 64 Pesawat dan 54 Ribu Personel Gabungan Tangani Karhutla
Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Rencana Pembentukan Batalyon Baru TNI untuk Jaga Kekayaan Alam
Polisi Ungkap Motif Pria Tendang Wanita di Mal Senayan City, Isu Copet Dipastikan Hoaks
Ribuan Warga Murung Raya Terima Bantuan Program Kartu Huma Betang Sejahtera
DPRD Kalteng Dorong Percepatan SPPG 3T demi Pemerataan Program Makan Bergizi Gratis
Harga Cabai Melonjak Akibat Kemarau dan Masa Transisi Panen, Diperkirakan Pulih Oktober
KPK Ungkap 8 Titik Rawan Korupsi di Sektor Pertanahan ATR/BPN
KPK Respons Pernyataan Mahfud MD Terkait Nusron Wahid

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 05:29 WIB

Pemerintah Kerahkan 64 Pesawat dan 54 Ribu Personel Gabungan Tangani Karhutla

Minggu, 20 September 2026 - 17:48 WIB

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Rencana Pembentukan Batalyon Baru TNI untuk Jaga Kekayaan Alam

Minggu, 20 September 2026 - 17:33 WIB

Polisi Ungkap Motif Pria Tendang Wanita di Mal Senayan City, Isu Copet Dipastikan Hoaks

Minggu, 20 September 2026 - 16:51 WIB

Ribuan Warga Murung Raya Terima Bantuan Program Kartu Huma Betang Sejahtera

Minggu, 20 September 2026 - 05:20 WIB

Harga Cabai Melonjak Akibat Kemarau dan Masa Transisi Panen, Diperkirakan Pulih Oktober

Sabtu, 19 September 2026 - 20:57 WIB

KPK Ungkap 8 Titik Rawan Korupsi di Sektor Pertanahan ATR/BPN

Sabtu, 19 September 2026 - 20:54 WIB

KPK Respons Pernyataan Mahfud MD Terkait Nusron Wahid

Sabtu, 19 September 2026 - 16:00 WIB

Ramai Wacana Label Non-Halal pada Kemasan Rokok, Bagaimana Hukumnya dalam Islam?

Berita Terbaru