Lopo Betang Ditargetkan Selesai Tahun 2023

- Jurnalis

Senin, 5 September 2022 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Mura Perdie M Yoseph (1tulah.com)

Bupati Mura Perdie M Yoseph (1tulah.com)

1tulah.com, PURUK CAHU – Peletakan batu pertama pembangunan tiang Lopo Betang dipimpin langsung Bupati Murung Raya (Mura) Perdie M Yoseph.

Dalam proses pembangunan tersebut, bupsti menargetkan Lopo Betang bisa selesai pada tahun 2023 mendatang, kemudian nantinya setelah selesai akan diresmikan bertepatan dengan hari jadi Kabupaten Murung Raya ke-21.

Peletakan batu pertama sekaligus pengecoran perdana Pembangunan tiang pancang Lopo Betang Perdie M Yoseph, dilokasi di Bumi Perkemahan Pramuka Puruk Cahu Seberang, pekan lalu.

Turut hadir Wakil Bupati Rejikinoor, Sekretaris Daerah Hermon, Wakapolres Murung Raya, Perwira Penghubung Kodim 1013 MTW, Sekretaris Umum DAD Mura Berhto Kuling, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Murung Raya, Ferdinand Wijaya, S.pt, M.AP dan kepala dinas pekerjaan umum, Paulus Karya Manginte serta kepala OPD dan undangan lainnya.

Baca Juga :  Mengurai Jalinan Bisnis Jhonlin Group dan Bank Mandiri di Balik Mega Akses Saham BYAN Rp26 Triliun

Bupati Perdie M Yoseph mengatakan, bahwa bangunan dua unit Lopo Betang ini dibangun secara bertahap di atas lahan seluas 2,7 Ha, dan dari luas lahan yang tersedia 9,4 Ha sesuai rencana detail tata ruang terbuka hijau seluas 78 Ha yang ada di Kota Puruk Cahu ini.

“Lopo Betang dibangun secara bertahap. tahap pertama tahun ini dibangun 1 unit berukuran 41×29 meter dan selanjutnya tahap ll akan dibangun pada tahun 2023 mendatang. Lopo Betang tersebut menggambarkan sebuah kekuatan identitas Dayak yang profesional dan seimbang,” kata Bupati Perdie yang juga sebagai ketua DAD Murung Raya, Senin (5/09)

Baca Juga :  Usut Tuntas Karhutla: Polri Identifikasi 97 Perusahaan Terlibat Kasus Pembakaran Hutan di Sumatra dan Kalimantan

Pembangunan Lopo Betang dengan diberi nama “Perdie M Yospeh” ini dibangun oleh pemerintah berada di jalur lalu lintas keluar masuk menuju Kota Puruk Cahu Kabupaten Murung Raya.

Ketika orang masuk atau keluar secara kota Puruk Cahu akan disambut dengan Lopo Betang sehingga tergambar di benak pikiran, bahwa khasanah budaya di Mura khususnya suku Dayak punya kebanggaan memiliki kesan tersendiri bagi masyarakat. (*)

Berita Terkait

DPD PAN Mura ‘Serbu’ CFD Puruk Cahu, Warga Rebutan Masker dan Vitamin C Gratis
BNPB: 17.942 Hektare Lahan Karhutla Belum Padam, Kalimantan Tengah Jadi Prioritas Utama
Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos Sembako & Cegah Stunting untuk 878 KPM di Jenamas
Pemkab Barito Selatan Raih APBN Rp 115 Miliar untuk Pengembangan RSUD Jaraga Sasameh Buntok
Bupati Eddy Raya Samsuri Resmi Lantik Dr. Ita Minarni Sebagai Sekda Definitif Barito Selatan
Gagalkan Penyelundupan 1,6 Ton Ketamin dari Malaysia, Sufmi Dasco Apresiasi Kerja Cepat Polri dan BNN
Satgas PKH Tegaskan Lahan Bekas Karhutla Dilarang Jadi Kebun Sawit, Sanksi Pidana Menanti
9 Cara Mengatasi Flek Hitam Menahun di Pipi Usia 45 Tahun ke Atas akibat Sinar Matahari

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 23:47 WIB

DPD PAN Mura ‘Serbu’ CFD Puruk Cahu, Warga Rebutan Masker dan Vitamin C Gratis

Minggu, 25 Oktober 2026 - 14:02 WIB

BNPB: 17.942 Hektare Lahan Karhutla Belum Padam, Kalimantan Tengah Jadi Prioritas Utama

Minggu, 25 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos Sembako & Cegah Stunting untuk 878 KPM di Jenamas

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:09 WIB

Pemkab Barito Selatan Raih APBN Rp 115 Miliar untuk Pengembangan RSUD Jaraga Sasameh Buntok

Minggu, 25 Oktober 2026 - 08:03 WIB

Bupati Eddy Raya Samsuri Resmi Lantik Dr. Ita Minarni Sebagai Sekda Definitif Barito Selatan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 05:50 WIB

Satgas PKH Tegaskan Lahan Bekas Karhutla Dilarang Jadi Kebun Sawit, Sanksi Pidana Menanti

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:10 WIB

9 Cara Mengatasi Flek Hitam Menahun di Pipi Usia 45 Tahun ke Atas akibat Sinar Matahari

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:00 WIB

Kerusakan Hutan & Konflik Agraria: WALHI Sebut Satgas PKH Hanya “Ganti Pemain” ke BUMN

Berita Terbaru