Giliran Kerusakan Jalan Kandui Majangkan dan Jalan Batu Raya 1 dan 2 Diviralkan Warga di Medsos

- Jurnalis

Kamis, 24 Maret 2022 - 16:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

gambar kiri jalan rusak Kandui-Majangkan. Sementara gambar kanan kondisi jalan rusak penghubung Desa baturaya1 dan 2. Foto.ist.

gambar kiri jalan rusak Kandui-Majangkan. Sementara gambar kanan kondisi jalan rusak penghubung Desa baturaya1 dan 2. Foto.ist.

1tulah.com, MUARA TEWEH– Warga masyarakat Barito Utara (Barut) Kalimantan Tengah sepertinya mempunyai cara ampuh agar kerusakan jalan di daerah mereka cepat ditangani.

Mereka memviralkan video atau gambar ke media sosial. Dengan begitu kondisi jalan rusak bisa langsung sampai dilihat oleh Bupati Barito Utara Nadalsyah.

Sebelumnya, warga memviralkan kerusakan jalan menuju Desa Jamut dan Mampuak di Kecamatan Teweh Timur. Terbaru kerusakan jalan Kandui-Majangkan dan kerusakn jalan penghubung Baturaya 1 dan 2 di Kecamatn Gunung Timang, Kabupaten Barito Utara.

Linimasa Facebook Rickooktavianuz Ricko diupload Rabu (23/3/2022) menulis “Jalan Kandui-Montallat rusak parah, tepatnya di Desa Majangkan, tolong diperhatikan bagi yang bersangkutan dibidang jalan”.

Baca juga : Jalan Jamut-Mampuak Rusak Parah Viral di Medsos, Warganet Minta Pemda Barut Segera Tangani

Unggahan tersebut mendapatkan respon dari 170 netizen dan 32 komentar. Di antara komentar atas nama Komalani. Berbunyi : ” Oh Tuhan tolong masyarakat yang memakai jalan agar dimudahkan hati orang yang ada peduli dengan jalan ini”.

Komentar lain oleh Edy Bima Rahman “Ditanamin pisang aja kalau seperti itu biar ada yang dipanen dan digoreng”.

Baca Juga :  Usut Korupsi Migas Bekasi Rp2 Triliun, Kejagung Endus Keterlibatan Perusahaan Riza Chalid

Umumnya para netizen meminta kepada Pemkab Barito Utara, agar segera memperbaiki jalan tersebut, karena, sangat menyulitkan kendaraan yang lewat.

Ocehan para netizen tentang kerusakan Jalan Kandui-Majangkan sudah kesekian kalinya. Sebelumnya seorang Tokoh Adat Barito Utara, Yulimensen juga menyebarkan lewat Facebook, tentang kerusalan jalan kabupaten di Desa Majangkan, Kecamatan Gunung Timang.

Dalam linimasa Facebooknya, Sabtu (12/3/2022), Yulimensen yang juga putera Gunung Timang ini mencuit ; Ruas jalan Kandui – Majangkan ada delapan titik harus segera diperbaiki minimal ada pengurukan/penimbunan batu belah atau batu kerikil untuk menutup kubangan,

Sebelumnya pada Februari 2022, mantan anggota DPRD Barito Utara Setuju Subiatubertus sudah menyampaikan, keluhan tentang kerusakan jalan antara Kandui-Majangkan. “Jalan ini sudah lama rusak. Masyarakat minta jalan tersebut segera diperbaiki,”ujar Tejo, sapaan akrabnya, Selasa (22/2/2022).

Baca juga : PUPR Pusat Kucurkan Dana Rp268,7 Miliar Preservasi Jalan Batas Kota-Malawaken-Benangin dan Lampeong

Senada dengan mereka, Edi Susanto melalui akun faceebook nya bernama Supateno juga mengungah kerusakan jalan penghubung Desa Baturaya 1 dan 2 yang rusak.

Dikatakannya, kalau mau cek jalan ke desa mreka harus menggunakan sepeda motor tinggi. Kalau sepeda motor biasa siap-siap bermalam di jalan. Kondisi jalan tambahnya banyak lobang besar. Saat musim hujan begini jalan kayak danau.

Baca Juga :  Bupati Shalahuddin Tinjau Kembali Lokasi Karhutla di Teweh Selatan

“Kalo mau cek pas sekarang2 ini mumpung kaya danau kalo musim panas kondisi jalan banyak lumpur,” kata dia.

Sementara itu Kepala Dinas PUPR Kabupaten Barito Utara M Iman Topik, saat dihubungi Kamis (23/3/2022) siang mengatakan, untuk perbaikan ruas Kandui-Majangkan tahun 2022 sudah teralokasi dan akan segera ditangani.

“Kita segera tangani, sambil menunggu proses administrasi. Kita mendapat bantuan melalui dana DAK 2022 dengan kegiatan “peningkatan jalan Kandui-Ketapang” dengan nilai Rp5,796 Miliar, ” kata Topik.

Sementara untuk kerusakn jalan penghubung dua desa Baturaya 1 dan Baturaya 2 dikatakannya mereka akan coba menangani hingga bisa fungsional.

Kerusakan jalan seakan serentak terjadi di Kabupaten Barito Utara. Selain di Kecamatan Gunung Timang, jalan rusak bisa terlihat jelas di Kecamatan Teweh Timur, Lahei, Montallat, Teweh Selatan, Teweh Baru, dan Teweh Tengah.

Kerusakan jalan seringkali dikeluhkan warga. Warga memviralkan di media sosial. Tetapi respon yang muncul dari pemerintah, justru warga diminta jangan memviralkan di medsos.(*)

Berita Terkait

Menteri P2MI Mukhtarudin Dorong Pemda dan Perguruan Tinggi Kalteng Siapkan SDM Unggul Siap Kerja di Luar Negeri
BMKG Prediksi Hujan Mulai Turun September–Oktober 2026, Karhutla Sumatera-Kalimantan Berpotensi Mereda
Buntut Karhutla dan Kabut Asap, Tim Hukum Nafas Kalbar Layangkan Gugatan Class Action ke Presiden Prabowo
Terjerat Kasus Korupsi Pemkab Bekasi, Ini Profil dan Aset Ipda Yayat Sudrajat yang Disita KPK
Penyandang Disabilitas Masuk Desil Mampu? KPDJ dan Bansos Penyandang Disabilitas Berpotensi Hangus
Tiga Pejuang Karhutla Kalteng Meninggal Dunia, DPRD Minta Jaminan Keselamatan Kerja Diperketat
Pemerintah Didorong Hadir Berikan Pelayanan Terbaik bagi Masyarakat
Pemerintah Kerahkan 64 Pesawat dan 54 Ribu Personel Gabungan Tangani Karhutla

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 10:25 WIB

Menteri P2MI Mukhtarudin Dorong Pemda dan Perguruan Tinggi Kalteng Siapkan SDM Unggul Siap Kerja di Luar Negeri

Rabu, 23 September 2026 - 06:05 WIB

BMKG Prediksi Hujan Mulai Turun September–Oktober 2026, Karhutla Sumatera-Kalimantan Berpotensi Mereda

Rabu, 23 September 2026 - 05:53 WIB

Buntut Karhutla dan Kabut Asap, Tim Hukum Nafas Kalbar Layangkan Gugatan Class Action ke Presiden Prabowo

Selasa, 22 September 2026 - 18:27 WIB

Terjerat Kasus Korupsi Pemkab Bekasi, Ini Profil dan Aset Ipda Yayat Sudrajat yang Disita KPK

Selasa, 22 September 2026 - 06:10 WIB

Tiga Pejuang Karhutla Kalteng Meninggal Dunia, DPRD Minta Jaminan Keselamatan Kerja Diperketat

Senin, 21 September 2026 - 12:15 WIB

Pemerintah Didorong Hadir Berikan Pelayanan Terbaik bagi Masyarakat

Senin, 21 September 2026 - 05:29 WIB

Pemerintah Kerahkan 64 Pesawat dan 54 Ribu Personel Gabungan Tangani Karhutla

Minggu, 20 September 2026 - 17:48 WIB

Koalisi Masyarakat Sipil Kecam Rencana Pembentukan Batalyon Baru TNI untuk Jaga Kekayaan Alam

Berita Terbaru