Pemkab Mura Gelar Gerakan Pangan Murah untuk Jaga Stabilitas Harga dan Bantu Masyarakat

- Jurnalis

Senin, 8 Juni 2026 - 14:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Mura melalui Dinas Ketahanan Pangan menggelar Gerakan Pangan Murah di halaman Kantor Kelurahan Beriwit, Kecamatan Murung, Senin (8/6/2026).

Pemkab Mura melalui Dinas Ketahanan Pangan menggelar Gerakan Pangan Murah di halaman Kantor Kelurahan Beriwit, Kecamatan Murung, Senin (8/6/2026).

1tulah.com, Puruk Cahu – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Murung Raya (Mura) melalui Dinas Ketahanan Pangan menggelar Gerakan Pangan Murah di halaman Kantor Kelurahan Beriwit, Kecamatan Murung, Senin (8/6/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau sekaligus menjaga stabilitas harga pangan di wilayah Kabupaten Murung Raya.

Bupati Murung Raya, Heriyus, melalui Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Murung Raya, Rony Paska, mengatakan Gerakan Pangan Murah merupakan bentuk kepedulian pemerintah daerah dalam merespons kenaikan harga sejumlah komoditas pangan yang dipengaruhi berbagai faktor, termasuk meningkatnya biaya distribusi. “Melalui kegiatan ini, pemerintah ingin meringankan beban masyarakat sekaligus menjaga daya beli dengan menyediakan kebutuhan pokok bersubsidi,” ujarnya.

Baca Juga :  Penanganan Karhutla Butuh Sinergi Lintas Sektor: WALHI Tegaskan Perusahaan Konsesi Tak Boleh Lepas Tangan

Ia menjelaskan, program tersebut didanai melalui Belanja Tidak Terduga (BTT) dan menyediakan berbagai kebutuhan pokok, seperti beras, gula pasir, minyak goreng, kopi, teh, serta mi instan dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar.

Baca Juga :  Perkuat Penegakan Hukum Karhutla, Kejagung dan Polri Bakal Gelar Rakor Terbatas

Menurut Rony, Gerakan Pangan Murah juga menjadi bagian dari upaya mendukung visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Murung Raya dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memperkuat ketahanan pangan daerah.

Masyarakat terlihat antusias memanfaatkan kegiatan tersebut. Sejak pagi, warga berdatangan untuk membeli berbagai kebutuhan pokok yang dijual dengan harga terjangkau, sehingga diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga sekaligus mengurangi dampak fluktuasi harga pangan di pasaran. (Sur)

Berita Terkait

Orang Tua Wajib Tahu: Mengapa Asap Kebakaran Hutan Sangat Berbahaya Bagi Balita?
Geger Benda Berkabel Ditemukan di Perkebunan Kotim Usai Dentuman Misterius Membahana
MUI dan Publik Desak Hukuman Mati Kasus Korupsi Bencana BNPB, Begini Respon Resmi KPK
Innalillahi, Ulama Kharismatik KH Syukron Ma’mun “Singa Podium” Meninggal Dunia
Penanganan Karhutla Butuh Sinergi Lintas Sektor: WALHI Tegaskan Perusahaan Konsesi Tak Boleh Lepas Tangan
HUT ke-75 Presiden Prabowo Subianto: Ucapan Berkelas Istri Gubernur Kaltim & Kalteng Disorot, Unggahan Setkab Banjir Sindiran
KPK Jerat Kepala BPK Jateng dan Bupati Klaten dalam Skandal Pengondisian Laporan Keuangan
Mengapa Langit Palangka Raya Berubah Kuning Kecokelatan? Ini Bahaya Asap Karhutla & Dampaknya bagi Paru-Paru

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Orang Tua Wajib Tahu: Mengapa Asap Kebakaran Hutan Sangat Berbahaya Bagi Balita?

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:49 WIB

Geger Benda Berkabel Ditemukan di Perkebunan Kotim Usai Dentuman Misterius Membahana

Minggu, 18 Oktober 2026 - 14:02 WIB

MUI dan Publik Desak Hukuman Mati Kasus Korupsi Bencana BNPB, Begini Respon Resmi KPK

Minggu, 18 Oktober 2026 - 13:55 WIB

Innalillahi, Ulama Kharismatik KH Syukron Ma’mun “Singa Podium” Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:55 WIB

Penanganan Karhutla Butuh Sinergi Lintas Sektor: WALHI Tegaskan Perusahaan Konsesi Tak Boleh Lepas Tangan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:16 WIB

KPK Jerat Kepala BPK Jateng dan Bupati Klaten dalam Skandal Pengondisian Laporan Keuangan

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 08:05 WIB

Mengapa Langit Palangka Raya Berubah Kuning Kecokelatan? Ini Bahaya Asap Karhutla & Dampaknya bagi Paru-Paru

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:07 WIB

Bupati Shalahuddin dan Wabup Felix Kunjungi Montallat, Pantau Infrastruktur serta Salurkan Bantuan

Berita Terbaru