1TULAH.COM, DPRD BARUT – Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Barito Utara, Hj Nety Herawati, menilai bahwa saat ini merupakan waktu yang tepat untuk mendorong pembangunan infrastruktur pendidikan yang merata di seluruh wilayah Barito Utara. Menurutnya, pemerataan tersebut penting guna memastikan setiap masyarakat mendapatkan akses pendidikan yang layak dan berkualitas.
Ia menyebut, upaya tersebut sejalan dengan komitmen Bupati H Shalahuddin dan Wakil Bupati Felix Sonadie Y Tingan yang menempatkan sektor pendidikan sebagai salah satu prioritas utama dalam pembangunan daerah, sehingga diharapkan mampu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di masa mendatang.
Menurut Nety, perhatian serius terhadap pembangunan infrastruktur pendidikan sangat penting mengingat pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang harus menjadi prioritas dalam pembangunan daerah.
“Momentum kepemimpinan Bupati Shalahuddin dan Wakil Bupati Felix Sonadie saat ini harus kita manfaatkan sebaik-baiknya untuk memastikan pemerataan akses pendidikan di seluruh wilayah Barito Utara,” ujar Nety, Rabu (11/3/2026).
Nety menyampaikan apresiasinya terhadap berbagai kebijakan yang telah diambil pemerintah daerah di bawah kepemimpinan Shalahuddin-Felix. Salah satu yang mendapat perhatian adalah penyetujuan tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) inisiatif DPRD, termasuk Raperda tentang Penyelenggaraan Penghargaan Pendidikan, yang disetujui dalam rapat paripurna beberapa waktu lalu .
“Raperda Penyelenggaraan Penghargaan Pendidikan ini sangat sejalan dengan visi, misi, dan program unggulan pemerintah daerah dalam lima tahun ke depan. Kami berharap dengan adanya perda ini, akses pendidikan bagi seluruh anak, termasuk mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu, dapat terjamin,” jelasnya .
Wakil Bupati Felix Sonadie dalam rapat paripurna tersebut sebelumnya menegaskan bahwa perda ini diharapkan dapat memastikan tidak ada lagi peserta didik berprestasi atau berasal dari keluarga tidak mampu yang tidak bisa melanjutkan pendidikan hanya karena kendala biaya .
Selain kebijakan regulasi, Nety juga menyoroti rencana pembangunan Universitas Barito Utara yang dinilai sebagai langkah strategis dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat Barito Utara. Universitas yang direncanakan memiliki tujuh program studi ini diharapkan dapat menjadi pusat pendidikan berkualitas di wilayah Kalimantan Tengah .
“Universitas Barito Utara akan membantu meningkatkan angka partisipasi pendidikan tinggi, khususnya di daerah kita, sekaligus mengurangi hambatan biaya bagi siswa yang sebelumnya harus melanjutkan pendidikan ke luar daerah. Ini adalah bukti nyata komitmen kita bersama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing,” tambah Nety .
Terkait infrastruktur pendidikan secara keseluruhan, Nety juga mendukung program 100 Hari Kerja yang diluncurkan Pemerintah Kabupaten Barito Utara di bawah kepemimpinan Bupati Shalahuddin dan Wakil Bupati Felix Sonadie.
Dalam program tersebut, bidang pendidikan menjadi salah satu fokus utama, termasuk pembentukan Tim Teknis di lingkungan Dinas Pendidikan untuk merumuskan regulasi pemberian bantuan beasiswa bagi pelajar dari jenjang dasar hingga perguruan tinggi .
“Pemerataan pendidikan tidak hanya soal pembangunan gedung sekolah, tetapi juga menyangkut kualitas pengajaran, ketersediaan tenaga pendidik, serta akses bagi masyarakat di wilayah terpencil. Saya optimis dengan sinergi antara DPRD dan pemerintah daerah saat ini, semua itu bisa diwujudkan,” pungkas Nety.(*)
Penulis : Yehezkiel
Editor : Apri

![Salah satu episode di Ini Talkshow Net TV. [YouTube Net TV]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/sule-360x200.jpg)


















![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)



