Kemenag Aceh Perkirakan 19 Februari jadi Awal Ramadhan 1447 H

- Jurnalis

Kamis, 12 Februari 2026 - 15:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Niat Puasa. (Unsplash)

Ilustrasi Niat Puasa. (Unsplash)

1TULAH.COM – Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh memperkirakan awal Ramadhan 1447 Hijriah jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

Perkiraan tersebut didasarkan pada data falakiyah yang menunjukkan posisi hilal pada 29 Syaban masih berada di bawah ufuk sehingga tidak memungkinkan untuk dirukyat.

Kepala Kanwil Kemenag Aceh Azhari menyampaikan bahwa ijtima terjadi pada Selasa, 17 Februari 2026 pukul 19.01 WIB, setelah matahari terbenam.

Baca Juga :  Suket Ijazah Wapres Gibran Tak Sah, PDIP Mulai Jajaki Hak Angket Lintas Fraksi

Pada saat matahari terbenam pukul 18.52 WIB, posisi hilal di Observatorium Tgk Chiek Kuta Karang, Lhoknga, tercatat minus 0,97 derajat dengan elongasi 0,93 derajat.

Kondisi serupa juga terjadi di seluruh wilayah Indonesia dengan ketinggian hilal antara minus satu hingga minus 2,4 derajat.

Baca Juga :  Soal Putusan MA Batalkan Suket SMA Gibran, Gerindra: Hormati Proses Hukum dan Minta Kemenkeu/Kementerian Terkait Beri Penjelasan

Dengan posisi tersebut, hilal dipastikan tidak dapat terlihat sehingga bulan Syaban diistikmalkan menjadi 30 hari dan 1 Ramadhan diperkirakan jatuh pada 19 Februari 2026.

Meski demikian, keputusan resmi tetap menunggu hasil sidang isbat Menteri Agama yang dijadwalkan pada 17 Februari 2026 pukul 19.00 WIB.

Penulis : Laili R

Berita Terkait

Soal Putusan MA Batalkan Suket SMA Gibran, Gerindra: Hormati Proses Hukum dan Minta Kemenkeu/Kementerian Terkait Beri Penjelasan
Peluang Indonesia Bertahan di Emerging Market MSCI Capai Di Atas 50 Persen, BEI Makin Optimistis
Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos dan Cadangan Pangan untuk Tiga Desa di Dusun Selatan
Pemkab Mura Dukung Peningkatan Kinerja Jamkrida
Kukuhkan ABPEDNAS Mura, Heriyus Harapkan Desa Semakin Kuat dan Mandiri
Kalteng Mulai Hujan, Relawan Karhutla Palangka Raya Tetap Waswas Sisa Titik Api
Pajak Pembalut 11 Persen Tuai Kritik: Dinilai Bebani Kebutuhan Dasar Perempuan
Suket Ijazah Wapres Gibran Tak Sah, PDIP Mulai Jajaki Hak Angket Lintas Fraksi
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 08:19 WIB

Soal Putusan MA Batalkan Suket SMA Gibran, Gerindra: Hormati Proses Hukum dan Minta Kemenkeu/Kementerian Terkait Beri Penjelasan

Minggu, 1 November 2026 - 07:28 WIB

Peluang Indonesia Bertahan di Emerging Market MSCI Capai Di Atas 50 Persen, BEI Makin Optimistis

Minggu, 1 November 2026 - 02:02 WIB

Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos dan Cadangan Pangan untuk Tiga Desa di Dusun Selatan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:32 WIB

Pemkab Mura Dukung Peningkatan Kinerja Jamkrida

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Kalteng Mulai Hujan, Relawan Karhutla Palangka Raya Tetap Waswas Sisa Titik Api

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Pajak Pembalut 11 Persen Tuai Kritik: Dinilai Bebani Kebutuhan Dasar Perempuan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Suket Ijazah Wapres Gibran Tak Sah, PDIP Mulai Jajaki Hak Angket Lintas Fraksi

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 06:07 WIB

Desakan Sanksi Terberat untuk Korporasi Penyebab Karhutla

Berita Terbaru

Sekda Mura, Lynda Kristiane, saat mengikuti Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB) PT Jamkrida Kalimantan Tengah Tahun 2026 secara daring melalui Zoom dari Aula A Kantor Bupati Mura, Jumat (30/10/2026).

Berita

Pemkab Mura Dukung Peningkatan Kinerja Jamkrida

Sabtu, 31 Okt 2026 - 22:32 WIB