1TULAH.COM-Hubungan politik antara Presiden ke-6 RI, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), dan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), kini menjadi sorotan publik.
Langkah tegas SBY yang berencana menempuh jalur hukum terhadap akun-akun penyebar fitnah terkait isu ijazah palsu Jokowi dinilai bukan sekadar upaya pembersihan nama baik, melainkan strategi politik tingkat tinggi.
Direktur Eksekutif Aljabar Strategic Indonesia, Arifki Chaniago, membaca langkah ini sebagai upaya serius SBY untuk memutus narasi negatif yang mencoba membenturkan dirinya dengan Jokowi.
Memutus Rantai Fitnah dan Spekulasi Konflik
Menurut Arifki, SBY ingin memberikan batasan yang jelas agar spekulasi liar di media sosial tidak berkembang menjadi bola salju konflik antar-tokoh bangsa. Dengan menargetkan sumber tudingan melalui jalur hukum, SBY menegaskan bahwa dirinya tidak terlibat dalam substansi debat ijazah.
“Langkah hukum yang diambil oleh Pak SBY tepat. Diamnya SBY selama ini tidak menguntungkan karena isu ijazah Jokowi dinikmati oleh berbagai kelompok politik. Jika tidak disikapi, situasi ini akan mengunci ruang komunikasi antara SBY dan Jokowi di masa depan,” ujar Arifki, Kamis (1/1/2026).
Poin Utama Analisis Arifki Chaniago:
-
Klarifikasi Posisi Politik: SBY ingin memperjelas bahwa dirinya tidak berada dalam barisan yang mencoba mendelegitimasi Jokowi.
-
Menjaga Hubungan Baik: Mempertahankan relasi yang sudah harmonis, terutama setelah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) masuk dalam kabinet sebagai Menteri ATR/BPN.
-
Stabilitas Menuju 2029: Mencegah eskalasi konflik elite yang bisa dimanfaatkan oleh aktor politik lain menjelang kompetisi 2029.
Demokrat Geram: SBY Terganggu dengan Fitnah Anonim
Sebelumnya, Ketua Bappilu Partai Demokrat, Andi Arief, mengungkapkan bahwa SBY merasa sangat terganggu dengan gelombang fitnah di media sosial, khususnya TikTok. Akun-akun anonim tersebut menggiring opini seolah SBY adalah dalang di balik gerakan Roy Suryo terkait isu ijazah.
“Sangat masif sekali fitnah yang dilakukan akun anonim… seolah-olah Bapak SBY berada di balik isu ijazah palsu Pak Jokowi. Bahkan ada yang menyebut Pak SBY berkolaborasi dengan Ibu Megawati. Ini tidak benar,” tegas Andi Arief melalui unggahan di akun X miliknya.
Andi menjelaskan bahwa keseharian SBY saat ini jauh dari intrik politik praktis. SBY lebih fokus pada kegiatan seni seperti melukis, membina klub bola voli LavAni, dan menghabiskan waktu di Pacitan. Urusan politik harian telah sepenuhnya didelegasikan kepada AHY.
Menjaga Keseimbangan Elite Jelang RUU Pemilu 2026
Langkah hukum SBY juga dipandang strategis mengingat agenda politik nasional yang akan semakin dinamis. Pada tahun 2026, Indonesia dijadwalkan masuk dalam pembahasan RUU Pemilu.
Arifki menilai Jokowi masih merupakan figur sentral dalam kerangka keseimbangan elite. Dengan meredam isu personal melalui jalur hukum, SBY sebenarnya sedang melakukan investasi politik untuk menjaga stabilitas nasional.
“Dalam politik, menjaga hubungan tidak selalu dilakukan melalui dukungan terbuka, tetapi juga dengan membatasi eskalasi konflik. Pilihan SBY untuk tidak masuk ke ruang debat publik soal ijazah adalah upaya menjaga jarak dari konflik sekaligus mempertahankan relasi dengan Jokowi,” tambah Arifki.
Politik Putih SBY
Partai Demokrat menegaskan akan memberikan somasi dan menempuh jalur hukum jika serangan terhadap martabat SBY terus berlanjut. Hal ini sesuai dengan prinsip “Politik Putih” yang selalu diajarkan SBY: tidak menyerang dan tidak memfitnah, namun akan melawan jika dizalimi.
Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa stabilitas komunikasi antara para mantan pemimpin negara adalah kunci utama dalam menghadapi transisi dan dinamika politik Indonesia ke depan. (Sumber:Suara.com)

![Curahan hati Aisyah Thisia Agustiar, istri Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), menjadi sorotan setelah videonya saat mengikuti forum pengajian Menata Hati beredar di media sosial. [Instagram Aisyah Thisia Agustiar]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/10/thisiah-agustiar-360x200.jpg)
![Shandy Aulia [Instagram/shandyaulia]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/10/sandy-aulia-360x200.jpg)




![Tampang AKBP Wisnu Perdana Putra Kapolres Kapuas Hulu yang Ngaku Khilaf Tampar Warga [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/11/kapolres-kapuas-225x129.jpg)

![Ilustarsi [Suara.com/Ist/MSCI-Gemini]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/11/msci-225x129.jpg)






![Tampang AKBP Wisnu Perdana Putra Kapolres Kapuas Hulu yang Ngaku Khilaf Tampar Warga [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/11/kapolres-kapuas-360x200.jpg)







![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

