Bupati Bekasi Terjaring OTT KPK, Ruang Kerja Disegel dan 10 Orang Digiring ke Jakarta

- Jurnalis

Jumat, 19 Desember 2025 - 07:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang ditangkap KPK. (ANTARA/Pradita Kurniawan Syah).

Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang ditangkap KPK. (ANTARA/Pradita Kurniawan Syah).

1TULAH.COM-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengejutkan publik melalui serangkaian Operasi Tangkap Tangan (OTT). Kali ini, lembaga antirasuah tersebut berhasil mengamankan Bupati Bekasi, Ade Kuswara Kunang, dalam operasi senyap yang digelar di wilayah Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Kabar penangkapan orang nomor satu di Kabupaten Bekasi tersebut dikonfirmasi langsung oleh pihak internal KPK pada Jumat (19/12/2025) dini hari.

Konfirmasi KPK Terkait Penangkapan Bupati Bekasi

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, membenarkan bahwa tim satuan tugas (satgas) KPK telah melakukan kegiatan tangkap tangan di Bekasi. Salah satu pihak yang terjaring dalam operasi tersebut adalah Bupati Bekasi.

“Benar, salah satunya (Bupati Bekasi ditangkap). Masih dilakukan pemeriksaan di dalam,” ujar Budi Prasetyo saat memberikan keterangan kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.

Saat ini, Ade Kuswara Kunang dilaporkan sedang menjalani pemeriksaan intensif oleh tim penyidik untuk mendalami dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkannya.

Baca Juga :  Siap Diterapkan 2027, Kebijakan Tidak Naik Kelas Kembali Diberlakukan

10 Orang Diamankan dalam Operasi Senyap

Selain sang Bupati, KPK juga mengamankan sejumlah pihak lainnya dalam rangkaian OTT di Bekasi. Total ada sekitar 10 orang yang dibawa ke markas KPK untuk dimintai keterangan.

“Tim sudah mengamankan sekitar sepuluh orang,” ungkap Budi.

Hingga berita ini diturunkan, KPK belum merinci identitas ke-10 orang tersebut maupun latar belakang jabatan mereka. Namun, beredar kabar bahwa beberapa ruangan di kantor Bupati Bekasi telah disegel oleh penyidik guna kepentingan barang bukti.

Maraton OTT: Sebelumnya KPK Sasar Jaksa di Banten

Aksi penangkapan di Bekasi ini merupakan kelanjutan dari intensitas tinggi kerja KPK dalam sepekan terakhir. Sebelum menyasar Bekasi, KPK juga melakukan operasi senyap di wilayah Banten dan Jakarta pada Rabu (17/12/2025) malam.

Dalam operasi di Banten tersebut, KPK mengamankan sembilan orang, termasuk oknum Jaksa di Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten. Dari operasi tersebut, petugas berhasil menyita barang bukti berupa uang tunai dalam jumlah besar.

  • Barang Bukti: Uang tunai sekitar Rp900 juta.

  • Lokasi Operasi: Jakarta dan wilayah Banten.

  • Status Pemeriksaan: Masih dalam tahap pengembangan intensif.

Baca Juga :  LBH Yogyakarta Terima 48 Aduan Pengangkapan Sewenang-wenang dan Massa Hilang Pasca-Ricuh Demo Malioboro

Menunggu Status Hukum dan Konstruksi Perkara

Terkait nasib hukum Ade Kuswara Kunang dan para pihak yang terjaring OTT di Bekasi, KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status mereka, apakah akan ditetapkan sebagai tersangka atau sekadar saksi.

Budi Prasetyo menegaskan bahwa rincian mengenai kronologi penangkapan, konstruksi perkara, hingga status hukum para pihak akan disampaikan dalam konferensi pers resmi.

“Nanti perkembangannya seperti apa, status hukumnya bagaimana, termasuk kronologi, konstruksi perkara. Nanti kami akan sampaikan secara lengkap pada kesempatan berikutnya,” tandas Budi. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Menteri HAM Natalius Pigai Dorong Restorative Justice untuk Film “Pesta Babi” Dandhy Laksono
Buntut Video Viral di Terminal Kedamin, Kapolres Kapuas Hulu Siap Jalankan Hukum Adat
Soal Putusan MA Batalkan Suket SMA Gibran, Gerindra: Hormati Proses Hukum dan Minta Kemenkeu/Kementerian Terkait Beri Penjelasan
Peluang Indonesia Bertahan di Emerging Market MSCI Capai Di Atas 50 Persen, BEI Makin Optimistis
Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos dan Cadangan Pangan untuk Tiga Desa di Dusun Selatan
Pemkab Mura Dukung Peningkatan Kinerja Jamkrida
Kukuhkan ABPEDNAS Mura, Heriyus Harapkan Desa Semakin Kuat dan Mandiri
Kalteng Mulai Hujan, Relawan Karhutla Palangka Raya Tetap Waswas Sisa Titik Api
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 13:23 WIB

Menteri HAM Natalius Pigai Dorong Restorative Justice untuk Film “Pesta Babi” Dandhy Laksono

Minggu, 1 November 2026 - 10:47 WIB

Buntut Video Viral di Terminal Kedamin, Kapolres Kapuas Hulu Siap Jalankan Hukum Adat

Minggu, 1 November 2026 - 08:19 WIB

Soal Putusan MA Batalkan Suket SMA Gibran, Gerindra: Hormati Proses Hukum dan Minta Kemenkeu/Kementerian Terkait Beri Penjelasan

Minggu, 1 November 2026 - 07:28 WIB

Peluang Indonesia Bertahan di Emerging Market MSCI Capai Di Atas 50 Persen, BEI Makin Optimistis

Minggu, 1 November 2026 - 02:02 WIB

Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos dan Cadangan Pangan untuk Tiga Desa di Dusun Selatan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:32 WIB

Pemkab Mura Dukung Peningkatan Kinerja Jamkrida

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Kukuhkan ABPEDNAS Mura, Heriyus Harapkan Desa Semakin Kuat dan Mandiri

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Kalteng Mulai Hujan, Relawan Karhutla Palangka Raya Tetap Waswas Sisa Titik Api

Berita Terbaru