Karhutla 2025 Turun 43%: Kunci Sukses Presiden Prabowo dan Penegakan Hukum Polri

- Jurnalis

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 06:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menhut Raja Juli Antoni audiensi terkait Karhutla dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (24/10/2025). [Dok POLRI]

Menhut Raja Juli Antoni audiensi terkait Karhutla dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (24/10/2025). [Dok POLRI]

1TULAH.COM-Angka Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Indonesia pada tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berhasil ditekan secara signifikan.

Pencapaian ini disebut sebagai hasil dari kepemimpinan presiden yang tegas (decesive) dan kolaborasi lintas lembaga yang solid, khususnya dukungan penuh dari Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dalam penegakan hukum.

Menteri Kehutanan (Menhut) Raja Juli Antoni mengungkapkan kabar baik ini usai audiensi dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Jumat (24/10/2025).

Penurunan Drastis Luas Karhutla 2025

Menhut Raja Juli Antoni membeberkan data penurunan yang mencolok: luas lahan yang terbakar di tahun 2025 turun menjadi 213 ribu hektare, dari sebelumnya 376 ribu hektare pada tahun 2024. Penurunan ini mencapai lebih dari 43%.

Menurut Antoni, ada tiga faktor kunci utama yang melandasi keberhasilan penekanan angka Karhutla:

1. Kepemimpinan Tegas Presiden Prabowo Subianto

Faktor utama adalah kepemimpinan Presiden Prabowo yang dinilai sangat tegas dan terperinci dalam menangani masalah Karhutla. Presiden disebut pernah dua kali memimpin rapat terbatas (ratas) khusus mengenai Karhutla dan berbicara sangat detail mengenai strategi penanganan.

Baca Juga :  Kunjungan Kerja ke Kalsel, DPRD Kalteng Perkuat Fungsi Legislasi dan Pembentukan Perda

2. Koordinasi Lintas Sektor yang Solid

Penanganan Karhutla memerlukan kerja sama yang terpadu. Koordinasi yang semakin solid antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI, dan Polri menjadi kunci percepatan respons dan penanganan di lapangan.

3. Penegakan Hukum yang Efektif

Peran Polri dalam penegakan hukum dinilai sangat efektif dalam memberikan efek jera bagi para pelaku pembakaran lahan, baik individu maupun korporasi. “Di beberapa tempat efek jera karena penegakan hukum yang cukup baik dan efektif dari pihak kepolisian mengakibatkan orang yang nakal, angkanya dapat ditekan dengan baik,” kata Antoni.

Selain itu, kontribusi aktif dari masyarakat, termasuk Masyarakat Peduli Api (MPA), Pramuka, dan komunitas lokal, turut membantu secara masif dalam upaya pencegahan dan pemadaman Karhutla.

Polri Perkuat Strategi Pencegahan dan Penindakan

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membenarkan adanya penguatan strategi pencegahan dan penegakan hukum oleh Polri. Konsistensi penegakan hukum menjadi faktor penting yang berujung pada penurunan sebaran lahan terbakar.

Baca Juga :  Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi Serda Heri, Kru Terakhir Helikopter MI-17 yang Jatuh di Seruyan

Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa terjadi peningkatan signifikan pada jumlah tersangka kasus Karhutla sepanjang tahun 2025.

Tahun Jumlah Tersangka Kasus Karhutla (Perorangan)
2024 47 orang
2025 83 orang
Kenaikan +36 orang

Peningkatan jumlah tersangka ini menunjukkan keseriusan dan efektivitas Polri dalam menindak pelaku yang kedapatan sengaja membakar hutan dan lahan.

Kapolri menjelaskan, satgas gabungan di pusat dan daerah terus bekerja memonitor titik panas melalui command center, mempercepat respons pemadaman, dan menegakkan kewajiban mitigasi bagi perusahaan perkebunan.

“Harapan kami kebakaran hutan di tahun 2026-2027 bisa kita kurangi sehingga luasan lahan yang terbakar juga bisa berkurang,” pungkas Kapolri, sembari menegaskan komitmen Polri untuk terus memperkuat kerja sama dengan Kementerian Kehutanan.

Kolaborasi antara kepemimpinan tegas Presiden, sinergi lintas lembaga, dan penegakan hukum yang konsisten membuktikan bahwa ancaman Karhutla dapat dikendalikan, membawa harapan akan lingkungan yang lebih sehat dan bebas asap bagi Indonesia di tahun-tahun mendatang. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Status Istri Siri Disudutkan, Kemen PPPA Tegaskan Korban Pembunuhan Madiun Berhak Atas Keadilan
Heriyus Dorong Pejabat Mura Berinovasi dan Adaptif
Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi Serda Heri, Kru Terakhir Helikopter MI-17 yang Jatuh di Seruyan
Komnas HAM Nilai Penegakan Hukum Karhutla Belum Berpihak pada Masyarakat Terdampak
Isu Penyadapan Presiden Prabowo: Seskab Teddy Indra Wijaya Dikabarkan Sempat Diperiksa POM TNI
Bareskrim Tetapkan Anggota Polri Berinisial SU Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Presiden Prabowo, Apa Perannya dalam Kasus Ini?
Hadir Langsung di Sidang Roy Suryo, Jokowi Buka Suara Soal Foto Berkumis & Kacamata di Ijazah
Bunda PAUD Barsel Hj. Permana Sari Tekankan Pentingnya Fondasi Emas Anak di Usia Dini
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 16:39 WIB

Status Istri Siri Disudutkan, Kemen PPPA Tegaskan Korban Pembunuhan Madiun Berhak Atas Keadilan

Jumat, 6 November 2026 - 14:38 WIB

Heriyus Dorong Pejabat Mura Berinovasi dan Adaptif

Jumat, 6 November 2026 - 14:22 WIB

Tim SAR Gabungan Berhasil Evakuasi Serda Heri, Kru Terakhir Helikopter MI-17 yang Jatuh di Seruyan

Jumat, 6 November 2026 - 12:50 WIB

Komnas HAM Nilai Penegakan Hukum Karhutla Belum Berpihak pada Masyarakat Terdampak

Jumat, 6 November 2026 - 06:51 WIB

Isu Penyadapan Presiden Prabowo: Seskab Teddy Indra Wijaya Dikabarkan Sempat Diperiksa POM TNI

Jumat, 6 November 2026 - 06:42 WIB

Bareskrim Tetapkan Anggota Polri Berinisial SU Jadi Tersangka Kasus Penyadapan Presiden Prabowo, Apa Perannya dalam Kasus Ini?

Kamis, 5 November 2026 - 17:52 WIB

Hadir Langsung di Sidang Roy Suryo, Jokowi Buka Suara Soal Foto Berkumis & Kacamata di Ijazah

Kamis, 5 November 2026 - 13:33 WIB

Bunda PAUD Barsel Hj. Permana Sari Tekankan Pentingnya Fondasi Emas Anak di Usia Dini

Berita Terbaru

Pelantikan puluhan pejabat  lingkup pemkab Murung Raya oleh bupati Heriyus, Jumat (6/11/2026).

Daerah

Stardian Dipercaya Pimpin Dinas PUPR Murung Raya

Jumat, 6 Nov 2026 - 16:34 WIB

Pelantikan puluhan pejabat  lingkungan Pemerintah Kabupaten Murung Raya oleh bupati Heriyus, Jumat (6/11/2026).

Berita

Heriyus Dorong Pejabat Mura Berinovasi dan Adaptif

Jumat, 6 Nov 2026 - 14:38 WIB