1TULAH.COM – Bertepatan dengan peringatan Hari Santri 2025, Presiden Prabowo Subianto resmi menyetujui pembentukan Direktorat Jenderal (Ditjen) Pesantren di lingkungan Kementerian Agama.
Keputusan ini menandai tonggak sejarah baru dalam memperkuat peran strategis pesantren dan mengakhiri proses pengusulan yang telah berlangsung sejak 2019.
Menteri Agama Nasaruddin Umar menyambut gembira kabar ini dan memberikan apresiasi khusus kepada Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi’i yang berperan besar dalam mempercepat realisasi pembentukan Ditjen Pesantren.
Syafi’i menyatakan persetujuan tersebut merupakan “kado terindah bagi para santri” dan menegaskan bahwa Ditjen akan memperkuat fungsi pesantren dalam pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.
Salah satu tugas utama Ditjen Pesantren adalah melakukan konsolidasi dan pendataan pondok pesantren secara nasional, termasuk menjangkau pesantren yang selama ini belum terdata atau tersentuh bantuan pemerintah.
Dengan adanya Ditjen ini, pemerintah berharap dapat memantau seluruh pesantren secara positif dan memastikan fungsinya berjalan optimal.
Menteri Agama menambahkan bahwa sistem pendataan dan sertifikasi pesantren akan diintensifkan agar data yang diperoleh lebih valid.
Hal ini penting agar program pembinaan pesantren dapat berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat dan bangsa.
Dengan pembentukan Ditjen Pesantren, diharapkan pesantren ke depan dapat semakin berdaya dan berkontribusi besar dalam pembangunan bangsa, terutama dalam ranah pendidikan keagamaan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.
Penulis : Nova Elisa Putri

![Curahan hati Aisyah Thisia Agustiar, istri Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), menjadi sorotan setelah videonya saat mengikuti forum pengajian Menata Hati beredar di media sosial. [Instagram Aisyah Thisia Agustiar]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/10/thisiah-agustiar-360x200.jpg)
![Shandy Aulia [Instagram/shandyaulia]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/10/sandy-aulia-360x200.jpg)




















![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

