Melampaui Batas: Indonesia, Raksasa Kripto Kedua Terbesar di Asia-Pasifik dengan Pertumbuhan Tiga Digit

- Jurnalis

Selasa, 30 September 2025 - 02:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ndonesia kini menjadi pasar kripto terbesar kedua di Asia Pasifik. Foto: Tampilan layar saham PT Indokripto Koin Semesta Tbk usai Pencatatan Perdana Saham dengan kode COIN di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (9/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

ndonesia kini menjadi pasar kripto terbesar kedua di Asia Pasifik. Foto: Tampilan layar saham PT Indokripto Koin Semesta Tbk usai Pencatatan Perdana Saham dengan kode COIN di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Rabu (9/7/2025). [Suara.com/Alfian Winanto]

1TULAH.COM-Indonesia kini secara resmi menegaskan posisinya sebagai kekuatan dominan di pasar mata uang digital regional. Menurut laporan terbaru dari Chainalysis, “2025 Geography of Cryptocurrency Report”, Indonesia dinobatkan sebagai pasar kripto terbesar kedua di kawasan Asia-Pasifik (APAC), tepat berada di bawah Jepang.

Capaian luar biasa ini didukung oleh lonjakan adopsi yang fantastis. Dalam periode Juli 2024 hingga Juni 2025, Indonesia mencatatkan pertumbuhan on-chain value received sebesar 103 persen, sebuah pencapaian tiga digit yang menempatkan ekosistem kripto nasional di garis depan pertumbuhan global.

Lonjakan Adopsi: Generasi Muda dan Kebijakan Regulator Jadi Kunci

CEO Tokocrypto, Calvin Kizana, menyatakan bahwa pertumbuhan adopsi kripto di Indonesia sepenuhnya selaras dengan realitas di lapangan. Ia melihat adanya peningkatan signifikan, baik dari segi jumlah investor maupun aktivitas perdagangan.

“Pertumbuhan adopsi kripto di Indonesia sesuai dengan kenyataan di lapangan, di mana jumlah investor terus bertambah pesat dan aktivitas perdagangan, baik di pasar spot maupun derivatif (futures), menunjukkan peningkatan yang konsisten,” ujar Calvin.

Baca Juga :  Respons Aksi "Reformasi Militer", DPRD Kalteng Gelar Koordinasi Intensif Bersama TNI dan Polri

Calvin menekankan dua faktor utama di balik lonjakan 103 persen ini:

1. Peran Sentral Generasi Muda

Generasi muda (Millennial dan Gen Z) di Indonesia telah menjadi motor penggerak utama dalam memperkuat ekonomi digital nasional. Mereka bukan hanya pengguna, tetapi juga pendorong utama adopsi dan edukasi kripto di daerah-daerah melalui komunitas yang semakin solid dan berkembang pesat.

2. Kepastian Kebijakan Pemerintah dan Regulator

Pertumbuhan ini bukanlah kebetulan, melainkan hasil dari faktor-faktor yang saling berkaitan, termasuk peran regulator.

“Arah kebijakan pemerintah dan regulator seperti OJK [Otoritas Jasa Keuangan] yang terus memperkuat tata kelola industri memberi kepastian lebih besar bagi pelaku pasar, baik dari aspek perlindungan konsumen maupun peluang inovasi di sektor keuangan digital,” terang Calvin.

Kombinasi antara populasi yang melek digital (terutama generasi muda) dan kepastian regulasi inilah yang mendorong Indonesia mencatatkan pertumbuhan tiga digit, menegaskan bahwa ekosistem kripto nasional mulai mengambil peran sebagai pilar penting dalam pertumbuhan kawasan APAC.

Baca Juga :  21 Ucapan Hari Kartini 2026: Inspiratif, Powerful, dan Cocok untuk Caption Media Sosial

Asia-Pasifik: Episentrum Pertumbuhan Kripto Dunia

Capaian Indonesia semakin menonjol mengingat konteks regional. Asia-Pasifik sendiri telah menjadi kawasan dengan perkembangan kripto tercepat di dunia.

Data Chainalysis menunjukkan bahwa nilai transaksi on-chain bulanan di wilayah APAC melonjak drastis:

  • Juli 2022: Sekitar $81 miliar AS
  • Puncak (Desember 2024): $244 miliar AS

Meskipun volume transaksi sedikit menurun dari puncaknya, hingga pertengahan 2025, volume transaksi bulanan di APAC tetap bertahan di atas $185 miliar AS.

Dengan momentum kuat ini—didukung pertumbuhan investor yang pesat dan tata kelola yang semakin matang—Indonesia berpotensi besar untuk tampil sebagai hub kripto regional pada paruh kedua tahun 2025 dan memperkuat posisinya dalam ekosistem ekonomi digital dunia.

Capaian ini menjadi prestasi yang luar biasa bagi Indonesia yang kini berada di urutan kedua di APAC, menggarisbawahi pengaruhnya yang semakin besar dalam lanskap keuangan digital global. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Polres Lebak Usut Dugaan Penipuan Travel Umrah Bodong Rugikan Jemaah Ratusan Juta
Wakil Ketua II DPRD Kalteng Hadiri Retret Pimpinan Parlemen se-Indonesia di Akmil Magelang
21 Ucapan Hari Kartini 2026: Inspiratif, Powerful, dan Cocok untuk Caption Media Sosial
Penyelundupan Senjata Iran ke Sudan Digagalkan: Wanita Asal Los Angeles Ditangkap di Bandara LAX
Perkuat Sinergitas, Kasat Intelkam Polres Bartim Gelar Coffee Morning Bersama PWI dan IWO
Polisi Gagalkan Aksi Tawuran Pemuda di Wilayah Jakarta Timur
Tragedi di Bandara Karel Sadsuitubun: Ketua Golkar Nus Kei Tewas Ditikam, Dua Terduga Pelaku Diringkus.
Miris! KPK Sebut Pejabat Hasil Pilkada 2024 Korupsi Demi Kepentingan Pribadi dan THR
Tag :

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 16:39 WIB

Polres Lebak Usut Dugaan Penipuan Travel Umrah Bodong Rugikan Jemaah Ratusan Juta

Senin, 20 April 2026 - 15:44 WIB

Wakil Ketua II DPRD Kalteng Hadiri Retret Pimpinan Parlemen se-Indonesia di Akmil Magelang

Senin, 20 April 2026 - 11:09 WIB

Penyelundupan Senjata Iran ke Sudan Digagalkan: Wanita Asal Los Angeles Ditangkap di Bandara LAX

Senin, 20 April 2026 - 06:31 WIB

Perkuat Sinergitas, Kasat Intelkam Polres Bartim Gelar Coffee Morning Bersama PWI dan IWO

Minggu, 19 April 2026 - 20:49 WIB

Polisi Gagalkan Aksi Tawuran Pemuda di Wilayah Jakarta Timur

Minggu, 19 April 2026 - 18:40 WIB

Tragedi di Bandara Karel Sadsuitubun: Ketua Golkar Nus Kei Tewas Ditikam, Dua Terduga Pelaku Diringkus.

Minggu, 19 April 2026 - 18:23 WIB

Miris! KPK Sebut Pejabat Hasil Pilkada 2024 Korupsi Demi Kepentingan Pribadi dan THR

Minggu, 19 April 2026 - 13:34 WIB

Skandal Etika Pelajar: Viral Siswa SMAN 1 Purwakarta Acungkan Jari Tengah ke Guru, Berakhir Maaf Massal

Berita Terbaru