Jalan Nasional Muara Tapus HSU Rusak Parah-Rawan Kecelakaan, Warga Keluhkan Minimnya Perhatian Pemprov Kalsel

- Jurnalis

Senin, 17 Maret 2025 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Junaidi salah seorang tokoh pemuda di Kabupaten HSU, saat memperlihatkan kondisi jalan nasional yang rusak parah, di Desa Muara Tapus, Kecamatan Amuntai Tengah, HSU, Kalsel. Foto: Junaidi untuk 1tulah.com

Junaidi salah seorang tokoh pemuda di Kabupaten HSU, saat memperlihatkan kondisi jalan nasional yang rusak parah, di Desa Muara Tapus, Kecamatan Amuntai Tengah, HSU, Kalsel. Foto: Junaidi untuk 1tulah.com

1TULAH.COM, Amuntai – Jalan nasional di Desa Muara Tapus, Kecamatan Amuntai Tengah, Kalimantan Selatan (Kalsel), kini menjadi momok bagi para pengendara maupun warga di Hulu Sungai Utara (HSU).

Banyak terdapat lubang menganga, minimnya penerangan, serta kondisi licin, saat terjadi hujan menjadikan jalur ini rawan kecelakaan, warga pun resah karena belum ada tindakan nyata dari Balai Pelaksana Jalan Nasioanl XI Kalsel.

Junaidi seorang tokoh pemuda di HSU, mengaku menerima banyak keluhan dari masyarakat. Ia mengungkapkan bahwa sudah banyak pengendara, terutama pengguna motor roda dua, yang terjatuh akibat lubang, ditambah minimnya penerangan, sehingga sulit terlihat di malam hari.

“Hampir setiap hari ada laporan dari masyarakat, maupun bagi pengendara yang masuk. Kondisinya ini semakin membahayakan, apalagi saat hujan. Ini bukan sekadar keluhan biasa, ini soal keselamatan nyawa!” ungkapnya, Senin, 17 Maret 2025.

Baca Juga :  Distranaker Mura dan Kejari Perkuat Penanganan Hukum Perdata dan TUN

Menurutnya, sebagai jalan nasional, seharusnya perbaikan dilakukan dengan cepat. Namun, hingga kini, warga belum melihat adanya upaya konkret dari pihak terkait. Akan tetapi dari video yang beredar, sudah ada respons positif dari pihak terkait, dan masih menunggu kelanjutannya.

“Jangan sampai kita hanya bisa menunggu korban berikutnya tanpa adanya tindakan. Pemprov Kalsel melalaui Balai Pelaksana Jalan Nasioanl XI Kalsel, harus segera turun tangan, sebelum memakan korban jiwa,” ungkapnya lagi.

Tokoh pemuda ini juga menambahkan bahwa secara pribadi ia tidak akan pernah berhenti maupun bosan, dalam menyerap dan menyuarakan aspirasi masyarakat di Kabupaten HSU, baik secara langsung maupun melalui media sosial.

Baca Juga :  Ribuan Warga Murung Raya Terima Bantuan Program Kartu Huma Betang Sejahtera

“Kita akan terus berjuang menyuarakan kepentingan masyarakat, dengan hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan orang banyak, selama kita tidak menyalahi sebuah aturan,” kata Junaidi.

Salah seorang warga Desa Muara Tapus, berharap pemerintah, tidak tinggal diam, dan segera melakukan perbaikan demi keselamatan pengguna jalan.

“Sebagai masyarakat setempat, tentunya kami tidak ingin ada korban lebih banyak, beruntung belum memakan korban jiwa. Di tahun ini kami menghendaki perbaikan harus segera dilakukan, atau diprioritaskan, mengingat jalan tersebut berstatus sebagai jalan Nasional,” ujar Rahman.

Penulis: Windi Hidayat

Editor: Aprie

Berita Terkait

Pemerintah Didorong Hadir Berikan Pelayanan Terbaik bagi Masyarakat
Ribuan Warga Murung Raya Terima Bantuan Program Kartu Huma Betang Sejahtera
Asap Karhutla Pekat, Jarak Pandang di Muara Teweh Diperkirakan 30 Meter
Gubernur Agustiar Sabran Salurkan 300 Paket Sembako dan KHBS untuk Warga Kalampangan
Diduga Tak Penuhi Kesepakatan, Warga Ambil Alih 1.731 Hektare Lahan Sawit PT AGU
Bupati Shalahuddin Tinjau Kembali Lokasi Karhutla di Teweh Selatan
Pemprov Kalteng Salurkan 1,85 Juta Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau
Gubernur Agustiar Sabran Salurkan Bantuan bagi Mahasiswa Terdampak Karhutla Kalteng

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 12:15 WIB

Pemerintah Didorong Hadir Berikan Pelayanan Terbaik bagi Masyarakat

Minggu, 20 September 2026 - 16:51 WIB

Ribuan Warga Murung Raya Terima Bantuan Program Kartu Huma Betang Sejahtera

Sabtu, 19 September 2026 - 13:06 WIB

Asap Karhutla Pekat, Jarak Pandang di Muara Teweh Diperkirakan 30 Meter

Jumat, 18 September 2026 - 22:23 WIB

Gubernur Agustiar Sabran Salurkan 300 Paket Sembako dan KHBS untuk Warga Kalampangan

Kamis, 17 September 2026 - 17:29 WIB

Diduga Tak Penuhi Kesepakatan, Warga Ambil Alih 1.731 Hektare Lahan Sawit PT AGU

Kamis, 17 September 2026 - 15:59 WIB

Bupati Shalahuddin Tinjau Kembali Lokasi Karhutla di Teweh Selatan

Kamis, 17 September 2026 - 14:52 WIB

Pemprov Kalteng Salurkan 1,85 Juta Liter Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau

Kamis, 17 September 2026 - 14:46 WIB

Gubernur Agustiar Sabran Salurkan Bantuan bagi Mahasiswa Terdampak Karhutla Kalteng

Berita Terbaru