Turki Kecam Rencana AS di Gaza: Palestina Bukan Properti Donald Trump!

- Jurnalis

Senin, 10 Februari 2025 - 21:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi di Gaza akibat serangan Israel kepada Hamas (sumber: suara.com)

Kondisi di Gaza akibat serangan Israel kepada Hamas (sumber: suara.com)

1TULAH.COM – Pernyataan sampai perencanaan Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait pemindahan warga Palestina dari Gaza, hingga menjadikan properti terbesar di dunia menerima kecaman dari berbagai negara.

Kali ini dari Ketua Parlemen Turki Numan Kurtulmus, dia menyatakan bahwa Palestina bukanlah “kupon” yang bisa dijualbelikan seenaknya oleh Donald Trump. Dia menegaskan bahwa Tanah Palestina baik di jalur Gaza adalah milik rakyat Palestina.

“Mereka (AS) mengatakan jika Anda menyerahkan tempat ini (Gaza Palestina) kepada kami, kami akan menjadikannya resor yang indah. Saya ingin mengatakan ini dengan sangat jelas.

Baca Juga :  Donald Trump Ancam Naikkan Tarif Mobil Uni Eropa Jadi 25 Persen

Tanah orang-orang Muslim Palestina, tanah orang-orang Kristen Palestina bukanlah kupon untuk dijual kepada Trump dan perusahaan-perusahaannya,” tutur Kurtulmus dengan tegas, dilansir dari kantor berita Anadolu.

Kurtulmus menegaskan bahwa tanah Palestina adalah milik rakyat Palestina dan sepenuhnya merupakan bagian dari tanah air rakyat Palestina, dengan ini keputusan untuk itu adalah milik bangsa Palestina.

Kemudian, sambungnya lagi, tidak boleh ada pembicaraan apa pun terkait dengan kedaulatan Palestina selain diputuskan oleh mereka yang menjadi bagian dari negara nasional Palestina.

Diketahui sebelumnya pada Selasa (4/2), Trump menyebut Gaza sebagai “lahan pembongkaran” dan mengatakan bahwa AS akan “mengambil alih” rekonstruksi di daerah kantung Palestina tersebut. Ia juga memberikan saran relokasi massal warga Palestina ke negara lain, seperti Mesir atau Yordania, sebagai bagian dari rencananya untuk mengubah Jalur Gaza menjadi “Riviera Timur Tengah”.

Baca Juga :  Sejarah Terulang! Arsenal Lolos ke Final Liga Champions Usai Singkirkan Atletico Madrid

Gerakan Palestina Hamas mengecam pernyataan Trump yang mengusir warga Palestina dari Jalur Gaza dan membangun kendali AS atas wilayah tersebut. Tak hanya itu, sejumlah negara anggota Uni Eropa, serta negara lain seperti Mesir dan China juga turut menentang keras inisiatif Trump tersebut

Penulis : Wanda Hanifah Pramono

Sumber Berita : Suara.com

Berita Terkait

Setelah Hancurkan Patung Yesus, Tentara Israel Kini Lecehkan Patung Bunda Maria di Lebanon
Sejarah Terulang! Arsenal Lolos ke Final Liga Champions Usai Singkirkan Atletico Madrid
Dilema Marc Marquez di Awal Musim MotoGP 2026: Berkah Terselubung bagi Dominasi Aprilia?
Donald Trump Ancam Naikkan Tarif Mobil Uni Eropa Jadi 25 Persen
Mencekam! Penembakan Membabi Buta di Coldharbour Lane Brixton, 4 Orang Jadi Korban
Keretakan di Jantung Minyak Dunia: UEA Mundur dari OPEC, “The Beginning of the End”?
Keamanan Piala Dunia 2026 Dipertanyakan usai Penembakan yang Menargetkan Trump
Ekonomi Global Terguncang! Iran Blokade Selat Hormuz, Harga Minyak Brent Tembus 107 Dolar AS
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 00:33 WIB

Setelah Hancurkan Patung Yesus, Tentara Israel Kini Lecehkan Patung Bunda Maria di Lebanon

Rabu, 6 Mei 2026 - 06:20 WIB

Sejarah Terulang! Arsenal Lolos ke Final Liga Champions Usai Singkirkan Atletico Madrid

Selasa, 5 Mei 2026 - 10:26 WIB

Dilema Marc Marquez di Awal Musim MotoGP 2026: Berkah Terselubung bagi Dominasi Aprilia?

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:30 WIB

Donald Trump Ancam Naikkan Tarif Mobil Uni Eropa Jadi 25 Persen

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:21 WIB

Mencekam! Penembakan Membabi Buta di Coldharbour Lane Brixton, 4 Orang Jadi Korban

Kamis, 30 April 2026 - 10:37 WIB

Keretakan di Jantung Minyak Dunia: UEA Mundur dari OPEC, “The Beginning of the End”?

Selasa, 28 April 2026 - 21:02 WIB

Keamanan Piala Dunia 2026 Dipertanyakan usai Penembakan yang Menargetkan Trump

Senin, 27 April 2026 - 14:45 WIB

Ekonomi Global Terguncang! Iran Blokade Selat Hormuz, Harga Minyak Brent Tembus 107 Dolar AS

Berita Terbaru