Buntut Pemerasan di DWP 2024, Oknum Polisi Dihukum Demosi Selama 8 Tahun

- Jurnalis

Kamis, 2 Januari 2025 - 22:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Polisi (Unsplash)

Ilustrasi Polisi (Unsplash)

1TULAH.COM – Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) mengungkapkan bahwa seorang anggota polisi menerima sanksi demosi selama delapan tahun akibat keterlibatannya dalam kasus pemerasan terhadap penonton konser Djakarta Warehouse Project (DWP) 2024. Sanksi ini dijatuhkan melalui sidang Komisi Kode Etik Polri (KKEP).

Menurut Komisioner Kompolnas, Choirul Anam, anggota polisi yang dijatuhi sanksi demosi adalah seorang kepala unit (kanit) berinisial D.

Dalam kasus tersebut, nama eks Kanit 5 Subdit 2 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Kompol Dzul Fadlan, disebut terlibat dan mendapat perhatian dalam persidangan.

Baca Juga :  Setelah Hancurkan Patung Yesus, Tentara Israel Kini Lecehkan Patung Bunda Maria di Lebanon

Choirul Anam menjelaskan bahwa D juga dikenakan sanksi penempatan khusus (patsus) selama 30 hari, selain dinyatakan telah melakukan perbuatan tercela.

Choirul menambahkan bahwa D memainkan peran signifikan dalam peristiwa pemerasan ini, meskipun detail perannya tidak diungkapkan lebih lanjut.

Ia menyebutkan bahwa kasus pemerasan tersebut memang direncanakan, meskipun perencanaan lebih intensif terjadi pada hari pelaksanaan konser.

Dalam kasus ini, sidang etik sebelumnya telah memberikan sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) kepada tiga anggota Polri lainnya.

Baca Juga :  Kronologi Kecelakaan Bus ALS di Muratara: Berawal Hindari Lubang Hingga Tabrak Truk Tangki, 16 Orang Tewas di TKP

Mereka adalah eks Kasubdit III Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKBP Malvino Edward Yusticia, eks Direktur Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Donald Parlaungan Simanjuntak, dan eks Panit 1 Unit 3 Subdit 3 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya AKP Yudhy Triananta Syaeful.

Kasus ini menjadi sorotan karena menunjukkan pelanggaran kode etik yang serius di tubuh Polri, sekaligus menyoroti pentingnya penegakan integritas di institusi kepolisian.

Penulis : Laili R

Berita Terkait

Playing Smart with a $20 Voucher Unlocks New Paths in No Deposit Bonuses
PayID withdrawal streamlines cashouts for online pokies Australia with scatter bonus flair
Scatter symbols add a surprising twist to the casual Aussie pokies session
Live casino tables offer a surprising twist to what Aussie players expect from online gaming
GlitchSpin Casino – Quick Wins on the Go for the Mobile‑Centric Player
Aviator Game invites players into a sleek and simple world of online crash betting
Aviator Game’s clean interface invites a fresh look at casual online betting
Buntut Kerusuhan Stadion Lukas Enembe, Polres Jayapura Lakukan Penyelidikan
Tag :

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 10:03 WIB

Playing Smart with a $20 Voucher Unlocks New Paths in No Deposit Bonuses

Senin, 11 Mei 2026 - 09:18 WIB

PayID withdrawal streamlines cashouts for online pokies Australia with scatter bonus flair

Senin, 11 Mei 2026 - 08:58 WIB

Scatter symbols add a surprising twist to the casual Aussie pokies session

Senin, 11 Mei 2026 - 08:22 WIB

GlitchSpin Casino – Quick Wins on the Go for the Mobile‑Centric Player

Senin, 11 Mei 2026 - 08:11 WIB

Aviator Game invites players into a sleek and simple world of online crash betting

Senin, 11 Mei 2026 - 07:33 WIB

Aviator Game’s clean interface invites a fresh look at casual online betting

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:37 WIB

Buntut Kerusuhan Stadion Lukas Enembe, Polres Jayapura Lakukan Penyelidikan

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:14 WIB

Bupati Mura Minta Distribusi BBM Diawasi Ketat

Berita Terbaru

Entertainment

Al Ghazali dan Alyssa Daguise Resmi Umumkan Kelahiran Anak Pertama

Senin, 11 Mei 2026 - 10:58 WIB