Nahas, Satu Keluarga Hilang Di Sapu Longsor

- Jurnalis

Selasa, 17 November 2020 - 13:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

1tulah.com , BANYUMAS– Intensitas hujan yang tinggi di wilayah Kabupaten Banyumas membawa bencana longsor di sejumlah titik. Terparah akibat longsor, menenggelamkan rumah milik satu keluarga di Grumbul Kalicawang, Desa Banjarpanepen, Kecamatan Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, akibat tertimpa material tanah.

Kepala Desa Banjarpanepen, Mujiono menjelaskan, ada 4 korban dalam satu keluarga yang tertimbun tanah. Satu diantaranya telah ditemukan dalam kondisi meninggal, sementara tiga diantaranya dalam pencarian.

“Longsor itu sekitar jam 03.00 WIB pagi. Jadi kemungkinan yang punya rumah sedang tertidur lelap. Memang hujannya deras banget sejak semalam,” katanya disela proses pencarian warga, Selasa (17/11/2020).

Menurut Mujiono, ada tiga rumah warga yang terdampak longsor tersebut. Namun yang terparah adalah milik Basuki.

Ia bersama istri dan kedua anaknya tertimbun longsor. Sementara anak pertamanya selamat karena saat kejadian sedang tidak di rumah.

Baca Juga :  Air Mata di Sidang Korupsi Abdul Wahid: Momen UAS Bergetar Ucap ‘Aku Akan Tetap Membelamu’

“Dalam satu keluarga kan ada 5 jiwa. Pas kebetulan anak yang pertama lagi pergi, sehingga aman dan selamat. Yang suaminya, Pak Basuki dan istrinya bu Wagiyah itu meninggal. Yang sudah ditemukan baru satu istrinya, sedangkan   suami dan anaknya yang umur 9 dan 13 tahun masih dalam pencarian,” jelasnya.

Berdasarkan penuturan Mujiono, Wagiyah ditemukan terseret dari rumahnya sejauh 50 meter. Kondisinya terjepit batu dan tertimbun material longsoran.

“Tidak ada tanda-tanda akan terjadi longsor. Karena ini baru pertama kali terjadi seperti ini. Apalagi sampai menimbulkan korban jiwa,” ungkapnya.

Sementara itu Dandim 0701 Banyumas, Letkol Inf Chandra yang memimpin proses pencarian telah memerintahkan kepala desa agar mengevakuasi warga yang tinggal di sebelah lokasi longsor.

Baca Juga :  Di Balik Tumpukan Uang Rp50 Triliun Satgas PKH: Penyelamatan Hutan atau Alih Kelola Aset Swasta ke BUMN?

“Ada empat KK yang saya minta untuk diungsikan ke pak kades. Karena sangat berbahaya jika ada longsor susulan. Apalagi ini sudah mendung. Tidak menutup kemungkinan akan hujan lagi,” terangnya.

Chandra menjelaskan jika tebing di lokasi terjadinya longsoran sangat rawan. Proses evakuasi pun tersendat karena hanya dilakukan manual dari ratusan gabungan relawan.

“Ini alat berat tidak bisa masuk kesini karena akses jalan di beberapa titik tadi terputus. Hanya dimungkinkan kendaraan kecil dan roda dua. Tapi kita upayakan semaksimal mungkin agar proses evakuasi selesai pada hari ini,” tandasnya. (eni)

Sumber berita : suara.com

 

Berita Terkait

Tak Sampai 2 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Penggelapan Motor Ojol di Tanjung Priok
Komisi I DPRD Kalteng Puji Kinerja Bank Kalteng yang Kian Positif dan Sehat
Isu Gerindra Awasi Pergerakan Wapres Gibran Dipastikan Hoaks, Fraksi Bakal Layangkan Somasi
DPRD Kalteng Desak Penguatan Industri Pengolahan untuk Dongkrak Nilai Tambah SDA Daerah
Prabowo Targetkan Tutup hingga 800 BUMN Merugi demi Hemat Anggaran Triliunan Rupiah
Gaji Rp14 Juta Masuk Kategori MBR, Kelas Menengah Kini Berhak Dapat Rumah Subsidi?
Bawaslu Bartim Gandeng IWO dan PWI, Bangun Sinergi Demi Informasi Pengawasan yang Akurat
Jelang Muktamar ke-35 PBNU, Cak Imin Tegaskan Oknum Politik Praktis Harus Didepak

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 15:49 WIB

Tak Sampai 2 Jam, Polisi Tangkap Pelaku Penggelapan Motor Ojol di Tanjung Priok

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:24 WIB

Komisi I DPRD Kalteng Puji Kinerja Bank Kalteng yang Kian Positif dan Sehat

Rabu, 24 Juni 2026 - 09:11 WIB

Isu Gerindra Awasi Pergerakan Wapres Gibran Dipastikan Hoaks, Fraksi Bakal Layangkan Somasi

Rabu, 24 Juni 2026 - 04:05 WIB

DPRD Kalteng Desak Penguatan Industri Pengolahan untuk Dongkrak Nilai Tambah SDA Daerah

Selasa, 23 Juni 2026 - 11:43 WIB

Gaji Rp14 Juta Masuk Kategori MBR, Kelas Menengah Kini Berhak Dapat Rumah Subsidi?

Selasa, 23 Juni 2026 - 06:17 WIB

Bawaslu Bartim Gandeng IWO dan PWI, Bangun Sinergi Demi Informasi Pengawasan yang Akurat

Selasa, 23 Juni 2026 - 01:42 WIB

Jelang Muktamar ke-35 PBNU, Cak Imin Tegaskan Oknum Politik Praktis Harus Didepak

Senin, 22 Juni 2026 - 16:38 WIB

DPRD Kalteng: Pembangunan Inklusif 2026 Adalah Kunci Kesejahteraan Merata

Berita Terbaru