“Kita berharap masyarakat tetap waspada dan tidak melakukan aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran. Pencegahan akan jauh lebih baik daripada harus menangani kebakaran setelah terjadi,” ujar Thosibae Limin.
Ia menilai upaya pencegahan karhutla tidak hanya menjadi tugas pemerintah maupun petugas pemadam. Peran masyarakat di tingkat desa dan kelurahan juga sangat diperlukan, terutama dalam mengawasi lingkungan sekitar.
Thosibae juga mengingatkan agar masyarakat berhati-hati ketika melakukan aktivitas yang berkaitan dengan penggunaan api di lahan. Hal tersebut penting untuk menghindari api merembet dan sulit dikendalikan.
Selain kewaspadaan masyarakat, ia mendorong penguatan koordinasi antara pemerintah daerah, aparat, relawan, serta pihak terkait lainnya. Dengan koordinasi yang baik, potensi kebakaran diharapkan dapat diketahui dan ditangani lebih cepat.
“Kalau semua pihak bergerak bersama, potensi karhutla bisa ditekan. Masyarakat juga jangan ragu melaporkan apabila melihat adanya titik api atau aktivitas yang dapat membahayakan lingkungan,” katanya.
Politisi PDI Perjuangan tersebut berharap kesiapsiagaan menghadapi karhutla terus ditingkatkan di seluruh wilayah Kabupaten Kapuas. Menurutnya, menjaga lingkungan dari ancaman kebakaran merupakan tanggung jawab bersama demi melindungi masyarakat dan sumber daya alam daerah.(*)
Penulis : Yehezkiel
Editor : Dadang Hardiwan
























![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

