Menurut Ardiansah, listrik merupakan kebutuhan penting yang menunjang berbagai aktivitas masyarakat. Ketika pasokan terganggu dalam waktu lama, dampaknya dapat dirasakan mulai dari rumah tangga, kegiatan usaha hingga pelayanan publik.
“Kita memahami adanya gangguan dalam sistem kelistrikan. Namun, masyarakat sebagai pelanggan tentu berharap pelayanan listrik dapat berjalan dengan baik dan ketika terjadi pemadaman berkepanjangan, hak pelanggan juga mendapat perhatian,” ujar Ardiansah.
Ia berharap PLN dapat memberikan penjelasan secara terbuka mengenai penyebab gangguan serta langkah penanganan yang dilakukan untuk memulihkan pasokan listrik.
Selain itu, DPRD Kapuas mendorong agar pelanggan yang terdampak pemadaman dalam waktu lama mendapatkan kompensasi sesuai ketentuan dan mekanisme yang berlaku.
Ardiansah menilai pemberian kompensasi merupakan bentuk perhatian terhadap pelanggan yang mengalami dampak akibat gangguan pelayanan.
“Kami berharap ada solusi yang jelas bagi masyarakat. Kalau memang terdapat ketentuan mengenai kompensasi bagi pelanggan yang terdampak, tentu hal itu perlu diberikan sesuai aturan,” katanya.
Politisi Partai Golkar tersebut juga mendorong evaluasi terhadap sistem kelistrikan di Kabupaten Kapuas agar gangguan serupa dapat diminimalkan ke depan.
Menurutnya, peningkatan keandalan jaringan listrik diperlukan untuk mendukung aktivitas masyarakat sekaligus menjaga kelancaran kegiatan ekonomi daerah.
“Kami berharap pelayanan listrik di Kapuas semakin andal. Masyarakat membutuhkan kepastian pasokan listrik untuk menjalankan aktivitas sehari-hari, begitu juga dunia usaha dan pelayanan pemerintahan,” pungkasnya.
























![Seorang pria berusia 25 tahun berjuang antara hidup dan mati setelah menjadi korban penembakan dari mobil yang melintas di kawasan Brixton, London Selatan, pada Sabtu dini hari waktu setempat. [Istimewa]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/05/teror-london-360x200.jpg)

