1TULAH.COM – Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan layanan publik di lingkungan Kementerian Agama tidak boleh terganggu meski ASN menerapkan work from home setiap Jumat.
Ia menyebut kebijakan tersebut harus tetap mengutamakan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Seluruh satuan kerja diminta memastikan layanan tetap berjalan optimal dan mudah diakses, baik secara daring maupun langsung.
Pengaturan teknis pelaksanaan WFH diserahkan kepada masing-masing pimpinan unit kerja. Namun, layanan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat seperti pencatatan nikah dan layanan keagamaan lainnya wajib tetap tersedia.
Menag juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi agar pelayanan tidak terhambat. Digitalisasi dinilai menjadi kunci untuk menjaga standar layanan di tengah perubahan pola kerja.
Selain itu, aspek inklusivitas juga menjadi perhatian. Kelompok rentan seperti lansia, penyandang disabilitas, hingga ibu hamil harus tetap mendapatkan akses layanan secara optimal.
Kebijakan ini sekaligus diarahkan untuk efisiensi energi, mulai dari pembatasan kendaraan dinas hingga pengurangan perjalanan dinas. Pemerintah berharap langkah ini dapat menjaga keseimbangan pelayanan publik.
Penulis : Dedy Hermawan

![Penyanyi Rossa melaporkan 78 akun medsos yang memfitnah dirinya oplas ke Bareskrim Polri, Jumat (17/4/2026). [Tiara Rosana/Suara.com]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/04/rossa-360x200.jpg)


![Twibbon Idul Fitri 1447 H. [kolase Twibbonize]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/03/tiwbbon-lebaran-360x200.jpg)
![Vidi Aldiano meninggal dunia, pidato Sheila Dara viral: suami saya selamanya. [Instagram]](https://1tulah.com/wp-content/uploads/2026/03/vidi-aldioano-istri-360x200.jpg)



















