Indonesia Siap Jadi Pusat Halal Dunia Melalui D-8 Halal Expo Indonesia 2026

- Jurnalis

Kamis, 15 Januari 2026 - 07:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indonesia resmi meluncurkan D-8 Halal Expo Indonesia 2026. (dok. Ist)

Indonesia resmi meluncurkan D-8 Halal Expo Indonesia 2026. (dok. Ist)

1TULAH.COM-Indonesia semakin mengukuhkan posisinya sebagai pemain utama dalam industri syariah global. Langkah ambisius ini ditegaskan melalui peluncuran D-8 Halal Expo Indonesia 2026 dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, Selasa (14/1/2026).

Gelaran ini bukan sekadar pameran biasa, melainkan platform strategis yang akan menjadi pusat gravitasi ekonomi halal internasional.

Transformasi Menjadi Hub Kolaborasi Global

D-8 Halal Expo Indonesia 2026 dijadwalkan berlangsung di Senayan Tennis Indoor, Jakarta, pada April 2026. Acara ini ditetapkan sebagai side event resmi dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) D-8 2026, yang mempertemukan delapan negara berkembang dengan potensi ekonomi syariah raksasa.

Momentum ini menandai transformasi signifikan Halal Expo Indonesia dari skala nasional menjadi hub kolaborasi global di bawah kerangka kerja sama Developing-8 (D-8).

Diplomasi Ekonomi Melalui Produk Halal

Direktur Sosial Budaya dan Kemitraan Strategis Kementerian Luar Negeri RI, Ary Aprianto, menyatakan bahwa expo ini adalah instrumen diplomasi ekonomi yang krusial.

“Ini bukan sekadar pameran dagang, tetapi titik awal kolaborasi strategis yang dapat meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha dan memperkuat posisi D-8 dalam peta ekonomi halal dunia,” ujar Ary.

Baca Juga :  KPK Minta Aset Pejabat yang Tak Dilaporkan dalam LHKPN Dapat Dirampas Negara

Memperkuat Ekosistem Syariah Nasional

Dari perspektif domestik, Direktur Bisnis dan Kewirausahaan Syariah KNEKS, Putu Rahwidiyasa, menjelaskan bahwa kegiatan ini sinkron dengan arah kebijakan nasional untuk membangun rantai nilai halal terintegrasi.

Sesuai arahan Presiden RI selaku Ketua KNEKS, penguatan jaringan ekonomi antarnegara anggota D-8 sangatlah penting. Expo ini menjadi fasilitas bagi pelaku usaha lokal untuk masuk ke dalam ekosistem global yang lebih luas.

Peluang Emas bagi Pelaku Usaha

Dukungan penuh juga datang dari Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia. Mohamad Bawazeer, Ketua Komite Tetap ICCD dan D-8 KADIN, melihat acara ini sebagai gerbang emas.

  • Bagi Pengusaha Nasional: Akses langsung ke pasar D-8 yang berpenduduk lebih dari 1,2 miliar jiwa.

  • Bagi Negara Anggota: Peluang kemitraan strategis dengan Indonesia untuk memenuhi kebutuhan produk halal dunia.

  • Fokus Utama: Kolaborasi Business-to-Business (B2B) untuk mendorong pertumbuhan ekonomi riil.

Ekonomi Halal sebagai Jangkar Stabilitas Global

Di tengah ketidakpastian geopolitik dan gangguan rantai pasok global, ekonomi halal muncul sebagai solusi stabilitas baru. Industri ini telah berkembang melampaui nilai keagamaan, bertransformasi menjadi instrumen pembangunan berkelanjutan dan inklusif.

Baca Juga :  Mencetak generasi kritis di Era AI, PT AlamTri Gandeng Komunitas Pendidikan

Sektor strategis yang akan terlibat dalam D-8 Halal Expo 2026 meliputi:

  1. Industri Pangan Halal & Manufaktur

  2. Farmasi dan Kosmetik Halal

  3. Teknologi Digital & Logistik

  4. Keuangan Syariah

  5. Pariwisata Ramah Muslim (Halal Tourism)

Target Konkret: Bukan Sekadar Seremonial

CEO SkyConnection selaku penyelenggara, Aryo Wibisono, menekankan bahwa expo ini dirancang dengan pendekatan end-to-end yang berorientasi pada hasil.

Target utama dari penyelenggaraan ini mencakup:

  • Buyer Terkurasi: Menghadirkan pembeli potensial dari mancanegara.

  • Output Legal & Bisnis: Penandatanganan Letter of Intent (LoI) dan Memorandum of Understanding (MoU).

  • Investasi: Peningkatan nilai perdagangan dan arus investasi ke sektor halal Indonesia.

Kesimpulan

Melalui visi Keketuaan Indonesia di D-8: “Navigating Global Shifts: Strengthening Equality, Solidarity, and Cooperation for Shared Prosperity,” Indonesia siap membuktikan diri sebagai penghubung strategis ekonomi halal dunia.

Apakah Anda pelaku usaha yang ingin merambah pasar internasional? Jangan lewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari ekosistem halal global. Pantau terus informasi mengenai pendaftaran dan partisipasi di D-8 Halal Expo Indonesia 2026 melalui kanal resmi pemerintah dan penyelenggara. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Menteri HAM Natalius Pigai Dorong Restorative Justice untuk Film “Pesta Babi” Dandhy Laksono
Buntut Video Viral di Terminal Kedamin, Kapolres Kapuas Hulu Siap Jalankan Hukum Adat
Soal Putusan MA Batalkan Suket SMA Gibran, Gerindra: Hormati Proses Hukum dan Minta Kemenkeu/Kementerian Terkait Beri Penjelasan
Peluang Indonesia Bertahan di Emerging Market MSCI Capai Di Atas 50 Persen, BEI Makin Optimistis
Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos dan Cadangan Pangan untuk Tiga Desa di Dusun Selatan
Pemkab Mura Dukung Peningkatan Kinerja Jamkrida
Kukuhkan ABPEDNAS Mura, Heriyus Harapkan Desa Semakin Kuat dan Mandiri
Kalteng Mulai Hujan, Relawan Karhutla Palangka Raya Tetap Waswas Sisa Titik Api
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 13:23 WIB

Menteri HAM Natalius Pigai Dorong Restorative Justice untuk Film “Pesta Babi” Dandhy Laksono

Minggu, 1 November 2026 - 10:47 WIB

Buntut Video Viral di Terminal Kedamin, Kapolres Kapuas Hulu Siap Jalankan Hukum Adat

Minggu, 1 November 2026 - 08:19 WIB

Soal Putusan MA Batalkan Suket SMA Gibran, Gerindra: Hormati Proses Hukum dan Minta Kemenkeu/Kementerian Terkait Beri Penjelasan

Minggu, 1 November 2026 - 07:28 WIB

Peluang Indonesia Bertahan di Emerging Market MSCI Capai Di Atas 50 Persen, BEI Makin Optimistis

Minggu, 1 November 2026 - 02:02 WIB

Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos dan Cadangan Pangan untuk Tiga Desa di Dusun Selatan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:32 WIB

Pemkab Mura Dukung Peningkatan Kinerja Jamkrida

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Kukuhkan ABPEDNAS Mura, Heriyus Harapkan Desa Semakin Kuat dan Mandiri

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Kalteng Mulai Hujan, Relawan Karhutla Palangka Raya Tetap Waswas Sisa Titik Api

Berita Terbaru