1TULAH.COM, Muara Teweh – Kodim 1013/Muara Teweh mengajak wartawam di Barito Utara (Barut), Kalteng, untuk menjadi garda terdepan dalam menjaga kekondusifan wilayah.
Demikian disampaikan Dandim 1013/Mtw, Letkol Inf Nurwahid, dalam acara Coffe Break dengan para wartawan Barut, Jumat, 9 Januari 2026.
Dandim Letkol Nurwahid mengungkapkan jika suatu pemberitaan bisa menjadi ancaman jika informasi disampaikan tidak benar atau hoaks.
“Oleh karena itu, kebenaran suatu berita harus selalu dikroscek di lapangan,” katanya.
Mantan perwira di Satuan Gultor 81/Anti Teror ini menerangkan, pemberitaan dapat menjadi buruk jika diarahkan kepada hal yang negatif.
“Satuan Gultor tidak hanya menangani ancaman teror atau penculikan, tapi juga ancaman yang timbul dari pemberitaan yang dapat mengarahkan opini publik ke hal negatif sehingga memicu gangguan,” terang Dandim Letkol Nurwahid.
Pada acara coffe break itu dia juga memuji profesionalisme jurnalis Barut selama ini dalam memberitakan informasi.
Dandim Letkol Nurwahid berharap sinergi yang kuat dapat terus terjalin selama masa tugasnya di Kodim 1013/Mtw untuk menjaga stabilitas daerah.
Dalam acara itu Ketua PWI Barut, H Deni Hariadi, menegaskan komitmen rekan-rekan jurnalis untuk menggali informasi sesuai dengan Kode Etik Jurnalistik atau KEJ dan prinsip profesionalisme.
Dia juga menerangkan dalam organisasi PWI terdapat struktur jenjang karier wartawan, mulai dari wartawan muda, madya, hingga utama.
Struktur ini, menurut H Deni bertujuan mengatur agar setiap jurnalis dapat menjalankan tugas jurnalistiknya secara profesional.
“Kami siap mengajak seluruh wartawan untuk bersinergi bersama Kodim 1013/Muara Teweh menjaga kondusifitas wilayah di Barito Utara,” tandas H Deni.
Editor: Aprie























