Dapur Warga Ambruk Terbawa Arus, Pelindo Samarinda Kerahkan Armada Amankan Tongkang

- Jurnalis

Minggu, 4 Januari 2026 - 15:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi - Jembatan Mahakam Samarinda. [kaltimtoday.co]

Ilustrasi - Jembatan Mahakam Samarinda. [kaltimtoday.co]

1TULAH.COM-PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 Samarinda bersama Subholding Pelindo Jasa Maritim (SPJM) menunjukkan komitmen tinggi terhadap keselamatan pelayaran dan infrastruktur publik.

Merespons insiden kapal tongkang bermuatan batu bara yang menabrak pilar Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu), tim gabungan langsung dikerahkan untuk melakukan evakuasi darurat pada Minggu (4/1/2026) dini hari.

Kronologi Kejadian di Sungai Mahakam

Insiden bermula ketika sebuah kapal tongkang bermuatan batu bara dilaporkan kehilangan kendali dan menyenggol pilar Jembatan Mahulu sekitar pukul 01.17 WITA. Kejadian ini menambah daftar insiden serupa yang terjadi di alur Sungai Mahakam dalam kurun waktu satu bulan terakhir.

Sekretaris Perusahaan Subholding Pelindo Jasa Maritim (SPJM), Tubagus Patrick, menyatakan bahwa pihaknya segera mengambil langkah taktis begitu mendapatkan laporan.

“Sejak menerima informasi kejadian, kami langsung berkoordinasi dan menurunkan dukungan operasional yang dibutuhkan demi keselamatan jembatan serta pengguna alur pelayaran,” ujar Tubagus di Samarinda (4/1/2025).

Baca Juga :  Viral! Foto Gunakan Tabung Oksigen di Palangka Raya, Menkes Budi Gunadi Sadikin Klarifikasi: Murni untuk Edukasi Warga

Langkah Taktis dan Pengerahan Armada Tugboat

Sebagai bagian dari standar prosedur kesiapsiagaan darurat, SPJM mengerahkan armada kapal tunda (tugboat) untuk mengamankan posisi tongkang. Fungsi utama armada ini adalah menarik dan mengendalikan ponton yang tidak terkendali ke lokasi labuh yang lebih aman agar tidak membahayakan struktur jembatan lebih lanjut.

Proses evakuasi berlangsung cepat dan berhasil diselesaikan pada pukul 03.50 WITA. Fokus utama penanganan meliputi:

  1. Stabilitas Struktur: Memastikan pilar jembatan tidak menerima tekanan berkelanjutan dari beban tongkang.

  2. Pengamanan Jalur: Menjaga agar alur transportasi Sungai Mahakam tetap bisa dilalui dengan aman.

  3. Mitigasi Risiko: Mencegah potensi kerusakan tambahan pada pemukiman warga di pinggiran sungai.

Dampak Terhadap Pemukiman Warga

Insiden kali ini dilaporkan tidak hanya berdampak pada infrastruktur jembatan, tetapi juga menyasar rumah warga di Jalan Cipto Mangunkusumo.

Baca Juga :  Selamat, Pecatur Muda Murung Raya Raih Juara 3 Nasional

Benturan tongkang tersebut mengakibatkan dapur milik warga bernama Ribut Waluyo ambruk dan hanyut terbawa arus sungai beserta seluruh perabotannya.

General Manager Pelindo Regional 4 Samarinda, Captain Suparman, menegaskan bahwa komunikasi intensif dengan pemangku kepentingan terus dilakukan.

“Kami memastikan proses penanganan berjalan aman dan terkoordinasi untuk meminimalisasi dampak kerugian yang lebih luas bagi masyarakat,” tegasnya.

Sinergi Lintas Instansi

Keberhasilan evakuasi singkat ini merupakan hasil sinergi antara Pelindo, kepolisian, dan instansi terkait. Pamapta I Polresta Samarinda, Ipda Rifqhi Sactio, membenarkan adanya laporan masyarakat dan langsung melakukan pengamanan di lokasi kejadian guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Ke depannya, Pelindo Regional 4 Samarinda dan SPJM berkomitmen untuk terus meningkatkan pengawasan dan kesiapsiagaan di wilayah perairan Samarinda guna menjamin kelancaran logistik dan keselamatan aset negara serta masyarakat. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Menteri HAM Natalius Pigai Dorong Restorative Justice untuk Film “Pesta Babi” Dandhy Laksono
Buntut Video Viral di Terminal Kedamin, Kapolres Kapuas Hulu Siap Jalankan Hukum Adat
Soal Putusan MA Batalkan Suket SMA Gibran, Gerindra: Hormati Proses Hukum dan Minta Kemenkeu/Kementerian Terkait Beri Penjelasan
Peluang Indonesia Bertahan di Emerging Market MSCI Capai Di Atas 50 Persen, BEI Makin Optimistis
Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos dan Cadangan Pangan untuk Tiga Desa di Dusun Selatan
Pemkab Mura Dukung Peningkatan Kinerja Jamkrida
Kukuhkan ABPEDNAS Mura, Heriyus Harapkan Desa Semakin Kuat dan Mandiri
Kalteng Mulai Hujan, Relawan Karhutla Palangka Raya Tetap Waswas Sisa Titik Api
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 13:23 WIB

Menteri HAM Natalius Pigai Dorong Restorative Justice untuk Film “Pesta Babi” Dandhy Laksono

Minggu, 1 November 2026 - 10:47 WIB

Buntut Video Viral di Terminal Kedamin, Kapolres Kapuas Hulu Siap Jalankan Hukum Adat

Minggu, 1 November 2026 - 08:19 WIB

Soal Putusan MA Batalkan Suket SMA Gibran, Gerindra: Hormati Proses Hukum dan Minta Kemenkeu/Kementerian Terkait Beri Penjelasan

Minggu, 1 November 2026 - 07:28 WIB

Peluang Indonesia Bertahan di Emerging Market MSCI Capai Di Atas 50 Persen, BEI Makin Optimistis

Minggu, 1 November 2026 - 02:02 WIB

Pemkab Barito Selatan Salurkan Bansos dan Cadangan Pangan untuk Tiga Desa di Dusun Selatan

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:32 WIB

Pemkab Mura Dukung Peningkatan Kinerja Jamkrida

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Kukuhkan ABPEDNAS Mura, Heriyus Harapkan Desa Semakin Kuat dan Mandiri

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:49 WIB

Kalteng Mulai Hujan, Relawan Karhutla Palangka Raya Tetap Waswas Sisa Titik Api

Berita Terbaru