Tekanan Publik Mengguncang PDIP! Beranikah Megawati Soekarno Puteri Menonaktifkan Deddy Sitorus dari DPR RI?

- Jurnalis

Senin, 1 September 2025 - 05:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus (Suara,com/Lilis)

Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus (Suara,com/Lilis)

1TULAH.COM-Badai politik yang menumbangkan sejumlah anggota dewan kini mengarah ke PDI Perjuangan (PDIP). Setelah NasDem memecat Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach, serta partai-partai lain melakukan evaluasi internal, kini sorotan tajam publik beralih pada kader PDIP, Deddy Sitorus.

Di media sosial, seruan untuk menindak tegas Deddy Sitorus semakin menguat, mempertanyakan mengapa ia masih aman di posisinya padahal dianggap telah “melukai hati rakyat”.

Kemarahan publik ini dipicu oleh dugaan pernyataan Deddy Sitorus yang dianggap merendahkan dan arogan. Kalimat yang disinyalir menyiratkan superioritasnya sebagai pejabat di atas “rakyat jelata” menjadi bensin yang menyulut api kemarahan.

Di tengah situasi di mana rakyat menuntut empati dari para wakilnya, pernyataan ini dianggap sangat melukai perasaan. Di platform X, seruan untuk menindak Deddy Sitorus menggema keras, membandingkan sikap PDIP dengan langkah cepat yang diambil partai lain.

Baca Juga :  Tekan Angka Stunting, Pemkab Mura Perkuat Kolaborasi 

Standar Ganda dan Ujian Konsistensi bagi Partai “Wong Cilik”

Langkah sigap yang dilakukan NasDem, Gerindra, dan beberapa partai lain dalam merespons kemarahan publik telah menciptakan standar baru dalam akuntabilitas politik. Publik kini menuntut perlakuan yang sama rata bagi semua partai.

Sebagai partai pemenang pemilu dengan jargon “partai wong cilik”, PDIP kini berada di bawah tekanan berat. Sikap diam PDIP dalam kasus Deddy Sitorus dianggap sebagai inkonsistensi yang ironis. Publik menilai ini sebagai standar ganda: PDIP bisa bersikap garang terhadap lawan politik, namun terlihat lembek dan melindungi kadernya sendiri yang bermasalah.

Keputusan yang diambil oleh Ketua Umum Megawati Soekarnoputri dan jajaran elite PDIP akan menjadi penentu. Jika memecat Deddy Sitorus, PDIP akan dianggap responsif terhadap suara rakyat dan konsisten dengan janjinya. Namun, langkah ini juga bisa dicap sebagai tindakan reaktif karena tekanan publik, bukan dari kesadaran internal.

Baca Juga :  Penyelundupan Senjata Iran ke Sudan Digagalkan: Wanita Asal Los Angeles Ditangkap di Bandara LAX

Risiko dan Taruhan Citra PDIP

Di sisi lain, mempertahankan Deddy Sitorus memiliki risiko yang jauh lebih besar. PDIP bisa dicap sebagai partai yang arogan, tidak mendengar kritik, dan melindungi kadernya yang telah melukai perasaan publik. Citra “partai wong cilik” yang telah dibangun bertahun-tahun berisiko luntur seketika.

Seluruh mata kini tertuju pada PDIP. Keputusan mereka akan menunjukkan apakah partai ini masih sejalan dengan suara rakyat yang mereka perjuangkan, atau justru sudah terpisah jauh dari denyut nadi grassroots. Tindakan yang mereka ambil akan menjadi ujian integritas dan konsistensi yang menentukan masa depan citra partai di mata publik. (Sumber:Suara.com)

Berita Terkait

Tekan Angka Stunting, Pemkab Mura Perkuat Kolaborasi 
Polres Lebak Usut Dugaan Penipuan Travel Umrah Bodong Rugikan Jemaah Ratusan Juta
Wakil Ketua II DPRD Kalteng Hadiri Retret Pimpinan Parlemen se-Indonesia di Akmil Magelang
21 Ucapan Hari Kartini 2026: Inspiratif, Powerful, dan Cocok untuk Caption Media Sosial
Penyelundupan Senjata Iran ke Sudan Digagalkan: Wanita Asal Los Angeles Ditangkap di Bandara LAX
Perkuat Sinergitas, Kasat Intelkam Polres Bartim Gelar Coffee Morning Bersama PWI dan IWO
Polri Bongkar Sindikat Peredaran Uang Palsu Dolar AS di Banten
Polisi Gagalkan Aksi Tawuran Pemuda di Wilayah Jakarta Timur
Tag :

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 20:48 WIB

Tekan Angka Stunting, Pemkab Mura Perkuat Kolaborasi 

Senin, 20 April 2026 - 16:39 WIB

Polres Lebak Usut Dugaan Penipuan Travel Umrah Bodong Rugikan Jemaah Ratusan Juta

Senin, 20 April 2026 - 15:44 WIB

Wakil Ketua II DPRD Kalteng Hadiri Retret Pimpinan Parlemen se-Indonesia di Akmil Magelang

Senin, 20 April 2026 - 11:18 WIB

21 Ucapan Hari Kartini 2026: Inspiratif, Powerful, dan Cocok untuk Caption Media Sosial

Senin, 20 April 2026 - 11:09 WIB

Penyelundupan Senjata Iran ke Sudan Digagalkan: Wanita Asal Los Angeles Ditangkap di Bandara LAX

Senin, 20 April 2026 - 06:31 WIB

Perkuat Sinergitas, Kasat Intelkam Polres Bartim Gelar Coffee Morning Bersama PWI dan IWO

Minggu, 19 April 2026 - 20:57 WIB

Polri Bongkar Sindikat Peredaran Uang Palsu Dolar AS di Banten

Minggu, 19 April 2026 - 20:49 WIB

Polisi Gagalkan Aksi Tawuran Pemuda di Wilayah Jakarta Timur

Berita Terbaru

Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Percepatan Penurunan Stunting yang digelar di Aula A Kantor Bupati Mura, Senin (20/4/2026).

Berita

Tekan Angka Stunting, Pemkab Mura Perkuat Kolaborasi 

Senin, 20 Apr 2026 - 20:48 WIB